Menanti Cinta Suamiku

Menanti Cinta Suamiku
Memasuki Ruang Operasi


__ADS_3

Semua orang sudah memberi kata-kata penyemangat kepada Dira, agar Dira tidak merasa takut untuk menjalani operasi yang sudah di depan mata. Suasana haru sangat terasa saat kedua mertua Dira memberi semangat dan pelukan pada menantu kesayangan mereka tersebut.


"Kamu harus janji sama mama kalau kamu akan kuat dan berjuang untuk sembuh. Jangan menyerah karena banyak orang yang menantimu nak. Ada si kembar dan Arya yang sangat membutuhkanmu. Mama hanya ingin kamu sembuh itu saja. Mama mohon jangan patahkan hati banyak orang yang sangat menyayangimu. Mama mohon bertahanlah sekali lagi." Pinta Davina memeluk erat menantunya.


"Sudah waktunya Dira di bawa ke ruang operasi." Ucap Dani menyudahi acara haru biru antara menantu dan mertua itu.

__ADS_1


Dira di bawa ke ruang operasi dengan Arya yang setia berada di sampingnya, mendampingi sang pujaan hati sampai ke depan ruang operasi. Arya dengan terpaksa melepaskan tautan tangannya pada sang istri yang akan memasuki ruang operasi. Ingin rasanya Arya mendampingi istrinya, ikut masuk ke ruang operasi menggenggam kuat tangan Dira sebagai tanda dukungannya pada sang istri. Hal itu terpaksa urung di lakukan karena sudah peraturan dari rumah sakit, bahwa pasien tidak boleh di dampingi selama operasi berlangsung.


"Cukup sampai di sini saja pihak keluarga bisa mendampingi ibu Dira. Mohon tunggu di luar saja." Ucap seorang suster yang ikut menemani Dira.


Semua orang patuh dengan ucapan suster tersebut, termasuk Arya dengan berat hati melepaskan sang istri yang akan masuk ke ruang operasi. Di ciumnya seluruh wajah Dira, air mata yang Arya tahan sedari tadi akhirnya jatuh juga. sekuat apapun arya berusaha tegar tetap saja rasa takut itu meruntuhkan pertahanannya.

__ADS_1


Dengan lembut Dira menghapus air mata suaminya, Dira dapat merasakan ketulusan Arya dengan kata-katanya. Kini Dira sudah berhasil mendapatkan cinta lelaki itu, bahkan Arya begitu mencintainya sangat dalam. Membuat Dira semakin semangat untuk berjuang, harapan untuk sembuh dari sakitnya semakin kuat setelah melihat banyak orang yang begitu menyayanginya, terlebih saat Dira mengingat kedua buah hatinya. Apa yang di katakan oleh Lisa benar, dia tidak boleh menyerah begitu saja. Perjuangan yang ia lewati untuk mendapatkan cinta suaminya sangatlah berat jadi sudah waktunya dia untuk menikmati manisnya di cintai oleh orang yang ia cintai.


"Kakak jangan menangis lagi, Dira akan berusaha untuk berjuang dan sembuh. Doakan agar operasinya berjalan dengan lancar, agar Dira bisa berkumpul dengan keluarga kecil kita. Terima kasih karena sudah mencintai wanita yang jauh dari kesempurnaan seperti Dira kak. Dira juga mencintai kakak jauh dari sebelum kita menikah. Terima kasih karena sudah mewujudkan impian Dira selama ini." Tutur Dira menitihkan air matanya.


Arya sangat bahagia karena cinta istrinya masih untuknya, di kecupnya kening Dira begitu lama dan dalam menyalurkan rasa cinta dan sayangnya pada wanita itu.

__ADS_1


"Terima kasih masih Sudi bertahan mencintai laki-laki sepertiku, berjuanglah istriku kami menunggumu disini." Ucap Arya melepas Dira yang sudah mulai memasuki ruangan operasi.


Mohon maaf lahir dan batin, author minta maaf kalau ada kata-kata yang tidak berkenan di hati. Maaf kalau sudah beberapa hari tidak up, author lagi mudik dan menikmati kebersamaan dengan keluarga author. maklum jarang ngumpul sama orang tua setelah menikah.


__ADS_2