
...Apapun caranya aku akan mendapatkan kamu kembali Nafisah....
...~ Anugrah Dwi Altaf Aksara...
...Happy Reading...
Altaf membelokkan mobilnya ke kanan dan melajukan mobilnya dengan kecepatan di atas rata-rata karena jalanan sedang sepi.
Tak memerlukan waktu lama Altaf sampai ditujuan nya tempat yang kumuh dan dipenuhi oleh sampah tapi Altaf tak mementingkan tujuannya datang ke sini.
" Bani periksa tempat ini. " Titah Altaf karena sengaja dia membawa Bani, Bani pun mengangguk patuh.
Ponselnya pun kembali bergetar ia segera melihatnya ketika dia memutarkan balik badannya pria yang di carinya berada di hadapannya sambil tersenyum.
" Rupa nya anda sudah sampai. Waw, sungguh luar biasa aku tak menyangka kau sangat lincah dalam bertindak. " Kata Rasyid.
Altaf yang sedari tadi menahan emosi langsung berlari menarik kerah baju Rasyid.
" Katakan dimana Nafisah. " Teriak Altaf
Rasyid masih dengan tersenyum menghempaskan tangan Altaf
" Santai jangan emosi bro, apa lo tak menganggap gue sebagai sahabat lo lagi. " Balas Rasyid dengan enteng sekali.
__ADS_1
" SAHABAT?! Mana ada sahabat yang menusuk sahabatnya sendiri. Jangan lo pikir gue nggak tau lo sama Tyas dan gara-gara lo gue bercerai dengan Tyas. Dan sekarang lo menyembunyikan Nafisah.." Altaf mengepalkan tangannya menahan amarah.
" Cepat katakan dimana Nafisah. " Teriak Altaf lagi.
" Nafisah tak ada di sini. " Ucap Rasyid.
Brakk
" Brengsek!. " Satu pukulan mendarat di pipi Rasyid, anak buah nya Rasyid datang hendak memukul Altaf tapi di cegah oleh Rasyid yang menahan perih di sudut pipinya.
" Katakan dimana Nafisah. " Lagi dan lagi Altaf berteriak.
" Sudah ku bilang Nafisah tak ada di sini. " Balas Rasyid lagi sambil memegang sudut bibir nya.
Altaf menatap tajam ke arah Rasyid, kurang ajar dia berani sekali dia menipunya.
" Om tampan, mba Nafisah kemana?. " Tanya anak kecil yang menghampiri Rasyid, di sini tak terlalu ramai karena anak-anak sedang sibuk dengan pekerjaan nya masing-masing.
" Mba Nafisah sedang pergi sayang. " Jawab Rasyid menunduk memegang kepala Rara, dia menyuruh anak buahnya untuk mengajak Rara pergi.
" Jangan berani menipu ku Rasyid. " Pekik Altaf ingin mengajar pria itu tapi ia tahan agar emosi nya tak terkuras.
" Aku tak menipumu memang Nafisah tadi ada di sini tapi dia sedang pergi ke rumah sahabatnya dan aku mau kau bicara dengan mu. " Balas Rasyid
__ADS_1
Altaf terdiam mendengar apa yang di inginkan Rasyid
" Ceraikan Nafisah. " Ucapan itu membuat Altaf tambah emosi penuh amarah
" Apaan-apaan kau menyuruh ku tak cukup kau dan Tyas menipu jangan pikir ku tak tau ya, kamu pernah menghamili Tyas itu membuat ku bercerai dengan Tyas dan sekarang kau menyuruh ku menceraikan Nafisah. LICIK sekali kau!. " Amarah Altaf
" Urusan kau dengan Tyas bukan urusan ku Altaf. "
" Bukan urusanmu?! Tapi kamu adalah masalah dari semua ini. " Altaf menatap tajam Rasyid.
" Cukup ya aku tak akan kalah dengan mu Rasyid dan sampai kapan pun aku tak akan menceraikan Nafisah.. Paham?!. "
Sekarang Rasyid yang menatap Altaf
" Masih belum berubah kau Altaf, EGOIS. " Balas Rasyid
" Ingat ya Rasyid kalau sampai terjadi sesuatu sama Nafisah aku tak akan segan-segan sama kamu, PAHAM!. " Titah Altaf.
" Siap Abang jago, kita liat saja siapa yang akan Nafisah pilih. " Balas Rasyid
Altaf langsung pergi masuk mobil dan menyuruh Bani untuk mengantar kan dia ke rumah seseorang yang dia yakin di sana lah Nafisah berada.
To be continue...
__ADS_1