TAK SEINDAH SURGA S1/S2

TAK SEINDAH SURGA S1/S2
Bab 100. Pernikahan Reno dan Yuni


__ADS_3

Hari pernikahan Reno dan Yuni sudah semakin dekat. Hanya tinggal esok hari saja. Semua persiapan pun sudah sembilan puluh sembilan persen jadi. Malam hari ini Yuni tidak bisa tertidur nyenyak. Dia malah sedikit gugup karena jujur saja, dia tidak bisa membendung rasa takutnya kalau-kalau ada terjadi hal negatif mengenai pernikahannya.


Namun, Yuni cepat-cepat menyingkirkan perasaan itu. Dia berusaha mengganti semua pikiran negatifnya menjadi pikiran positif. Walaupun itu tidak mudah tapi Yuni terus berusaha. Kegagalan pernikahannya dengan Dodi masih melekat dihatinya.


Beberapa hari ini Yuni sudah menjalani prosesi adat yang masih dipercaya oleh pihak keluarga. Seperti dipingit berapa hari sebelum hari pernikahan tiba. Tidak boleh bertemu dengan calon pengantinnya, dan Yuni menjalankannya walau tetap saja dia masih bisa bertemu dengan Reno melalui ponsel.


Yuni tidak akan bisa kalau tidak mendengar kabar mengenai Reno meski satu hari pun. Untungnya zaman sekarang ada ponsel yang bisa menghubungkan kabar keduanya secara cepat. Sehingga dia tidak perlu untuk membendung rasa rindunya kepada pria itu lebih lama.


Walaupun ibunya terus mengingatkan supaya Yuni tidak berhubungan dengan Reno melalui telepon dalam beberapa hari. Namun, tentu saja Yuni tidak bisa. Dia terus mencuri-curi waktu supaya bisa berhubungan dengan calon suaminya. Itu juga untuk mengurangi rasa gugupnya.


Tadi pagi Yuni juga sudah menjalani prosesi luluran. Dia merasa sebagai seorang putri yang dilayani oleh dayang-dayangnya. Bahkan ketika dia sedang dilulur, dia sampai tidak sadar kalau dirinya tertidur pulas. Mungkin juga efek dari beberapa minggu lalu wanita itu kelelahan karena mempersiapkan acara pernikahannya. Maka dari itu, Yuni sampai keenakan.


"Tidurlah, Yuni. Ini sudah malam, besok acara pernikahan kamu. Memangnya kamu mau kalau di acara pernikahan kamu nanti, kamu malah ngantuk atau enggak kuat terus tiba-tiba kamu pingsan?" Ibunya mendatangi Yuni di kamarnya karena masih menemukan kalau putrinya itu belum terlelap.


"Aku nggak bisa tidur, Ma. Aku kepikiran besok. Khawatir banget loh. Lagi pula, aku tadi juga sudah tidur pas di lulur." Yuni mencoba membela dirinya tetapi Mamanya tidak mau tahu dan terus membujuknya untuk tidur. Akhirnya Yuni tidak punya pilihan lain selain berbaring di atas ranjangnya.


Untuk kali ini Yuni menahan diri supaya tidak menghubungi Reno. Untuk satu kali ini saja dia akan mengikuti prosesi adat dengan baik dan benar. Namun, tak lama mamanya kembali ke dalam kamar dan mengambil ponsel milik putrinya itu.


"Ini HP-nya Mama sita dulu ya, besok baru mama kasih lagi ke kamu. Mama melakukan ini supaya kamu nggak begadang," kata Mamanya yang diangguki oleh Yuni.


Sekarang tidak ada lagi alasan untuk Yuni begadang. Namun, dia juga masih belum bisa tertidur sehingga wanita itu hanya bolak-balik ke kanan, ke kiri, tengkurap dan terlentang di ranjangnya. Begitu terus untuk beberapa waktu.

__ADS_1


Kondisi seperti ini tidak berbeda jauh dengan yang terjadi di rumah maminya Reno. Lelaki itu juga terus berusaha untuk tenang agar acara besok tidak ada kesalahan.


***


Acara pernikahan pun telah tiba. Reno dan Yuni sama-sama senang karena wedding organizer yang mereka sewa benar-benar mengerjakan tema rustic seperti yang kedua pengantin inginkan. Mereka tidak salah memilih wedding organizer. Keduanya merasa sama-sama puas.


Seperti yang dikatakan oleh Yuni bulan lalu mengenai gaun pernikahan yang akan dia pakai usai ijab qabul diucapkan itu adalah gaun berwarna hijau emerald. Kedua pengantin juga sudah berganti pakaian dari kebaya putih ke gaun. Saat ini mereka sedang ada di proses pemotretan tahap kedua.


Sedari tadi Reno tidak bisa mengalihkan pandangannya dari kecantikan Yuni yang sudah resmi menjadi istrinya. Dia jadi teringat acara ijab qabul tadi pagi. Dia begitu gemetar namun Reno berusaha mengatasinya dan dia bersyukur karena akhirnya proses yang begitu sakral itu berhasil dilewati.


Semua sanak saudara dari keluarga Yuni maupun Reno pun berdatangan. Pernikahan mereka diadakan di sebuah gedung dan digelar secara megah. Bahkan tidak jarang dari tamu undangan yang memuji kecantikan dekorasi pernikahan keduanya.


"Iya makasih ya sudah datang. Silakan dinikmati hidangannya, semoga suka," balas Yuni.


Satu per satu dari tamu undangan saling memberikan ucapan selamat kepada kedua mempelai. Teman-teman Yuni juga sebagian ada yang datang. Bahkan teman kantornya pun datang hanya untuk memberikan ucapan selamat kepada Yuni.Tentu saja wanita itu merasa terharu melihat beberapa teman dapat menghadiri pestanya.


Hari berlanjut ke sore, saat ini kedua mempelai sudah berganti gaun menjadi warna mauve. Begitu juga dengan bridesmaid. Di antara bridesmaid terdapat Mia dan Rachel. Keduanya tampak ikut berbahagia menyaksikan pernikahan keduanya.


Yuni merasa menjadi ratu satu hari di hari ini. Dia dilayani oleh banyak orang, menjadi pusat perhatian, banyak menerima ucapan selamat, dipuji-puji dan masih banyak lagi. Dia bahagia terlebih lagi saat dia menyadari bahwa status Reno sekarang bukan lagi kekasihnya. Namun, sudah berganti menjadi suaminya.


Acara pesta pernikahan masih berlanjut hingga ke malam hari. Sesuai jadwal, Yuni akan mengenakan gaun berwarna silver dan Reno akan memakai tuxedo berwarna hitam. Tadinya pria itu menawarkan diri untuk memakai tuxedo berwarna putih atau silver tetapi Yuni menolak. Katanya, Reno akan lebih gagah kalau memakai tuxedo hitam dengan hiasan bunga di sakunya.

__ADS_1


Untuk pesta malam hari lebih terkesan bebas dengan dress code berwarna silver. Apabila pernikahan Reno dan Yuni ketika pagi sampai sore berada di dalam gedung, berbeda dengan acara pernikahan mereka saat malam hari. Semuanya berada di sisi pantai. Lagu-lagu barat dan sesekali musik disko diputar oleh mereka. Dan untuk acara malam hari lebih dominan diisi oleh anak-anak muda seperti teman-temannya Reno maupun teman-temannya Yuni. Sehingga tidak banyak orang tua di sana. Kecuali beberapa keluarga inti yang masih ikut menemani.


Yuni benar-benar senang karena dia berhasil mewujudkan pesta pernikahan impiannya. Mungkin terlihat sedikit nyeleneh, aneh dan berbeda dari para pengantin-pengantin lainnya, tapi Yuni maupun Reno tidak takut untuk mengambil perbedaan tersebut. Bagi mereka ini adalah pesta yang mereka inginkan sehingga mereka tetap mewujudkannya. Walaupun ada beberapa keluarga yang sedikit menantang akan ide yang mereka miliki. Namun, kedua pengantin tetap menerobosnya.


Yuni tertawa lebar, saat ini dia sedang berdansa bersama Reno di atas panggung diiringi oleh lagu Sway yang dinyanyikan oleh Michael Buble. Keduanya sudah berlatih dansa tersebut selama satu bulan sebelum acara pernikahan. Tentunya latihan itu dilakukan di sela-sela kesibukan mereka berdua.


Semua tamu undangan bertepuk tangan dan mengapresiasi keberanian mereka karena sudah tampil di acara pernikahan mereka sendiri.


...****************...


Mungkin hampir semua orang pernah melakukan kesalahan dalam hidup karena tidak ada manusia yang sempurna.Jadi, jangan pernah takut dan menyesal saat berbuat kesalahan. Bahkan, ada ungkapan yang menyebutkan, 'manusia tempatnya salah dan lupa'.


Setelah melakukan kesalahan, hal terpenting yang harus dilakukan ialah belajar dari kesalahan tersebut. Pastinya ada hikmah di balik setiap kesalahan.


Kesalahan bukanlah kegagalan, tapi bukti bahwa seseorang telah melakukan sesuatu. Berbahagialah orang yang bisa mengambil pelajaran dari kesalahan. Jangan menilai orang atas kesalahan yang pernah dia perbuat, tapi nilailah bagaimana cara ia bisa memperbaiki kesalahan tersebut.


Sampai di sini novel TAK SEINDAH SURGA. Terima kasih untuk pembaca setia novel ini. Beri dukungan terus untuk novel-novel mama selanjutnya. Mohon Maaf jika ada kata-kata yang salah. 🙏🙏🙏. Bonus chapter akan tetap mama berikan saat waktu luang.


END


...----------------...

__ADS_1


__ADS_2