
Gerakan tangan Alex teehenti saat Grecia menangis memanggil namanya. Alex lalu merebut Grecia dan membawanya pergi. Andin yang tidak mau anaknya direbut, lalu mengikuti langkah kaki panjang Alex.
"Alex ... kembalikan Grecia atau aku akan laporkan kamu dengan pasal penculikan anak!" teriak Andin.
Andin tidak peduli jika banyak pasang mata memandangi mereka. Sampai diparkiran, Andin akhirnya bisa mengejar Alex.
"Sini anakku! Kau tidak ada hak atas Grecia," ucap Andin.
"Apa kau lupa jika di dalam akte kelahiran Grecia tercantum aku sebagai ayahnya. Aku akan menuntut kamu atas penelantaran anak. Aku ada buktinya. Kamu dan teman wanitamu yang tidak ada otak itu bersenang-senang sementara Grecia dititipkan. Ibu macam apa kamu? Sekarang kamu bisa tanyakan sama Grecia, mau ikut aku atau kamu!" ucap Alex.
Alex lalu menyerahkan Grecia pada Andin. Namun, bocah cilik itu tidak mau. Dia memeluk leher Alex dengan erat, seolah takut lepas.
"Grecia ikut Daddy apa mommy?" tanya Alex lembut.
"Daddy ...!" jawab Grecia. Bocah cilik yang usianya baru satu setengah tahun.
"Sayang, kita pulang lagi, ya. Mommy akan beliin kamu es krim," bujuk Andin.
Grecia menggeleng dan tetap memeluk Alex. Dia seolah takut Alex meninggalkannya. Selama menjadi suami Andin, Alex memang pulang hanya dua kali seminggu, tapi setiap pulang waktunya hanya dihabiskan untuk bermain dengan Grecia, sehingga bocah itu begitu dekat dengannya.
Alex membuka pintu mobil dan membawa Grecia masuk. Sebelum pergi, Alex mengatakan sesuatu pada wanita itu.
__ADS_1
"Aku bawa Grecia, besok aku antar. Cobalah berubah sebelum kamu benar-benar kehilangan segalanya. Sesuatu yang menjadi milik kita, walaupun dia jauh pasti akan kembali. Tapi sesuatu yang bukan milik kita, walau telah ada dalam genggaman pasti akan terlepas juga. Jangan terlalu terobsesi dengan sesuatu. Seperti yang aku katakan padamu, jaga Grecia sampai dewasa, walau dia bukan darah dagingku, akan aku beri uang buat biayanya sehari-hari," ucap Alex.
Tanpa menunggu jawaban dari Andin dia menjalankan mobil meninggalkan wanita itu seorang diri. Andin menghentakan kakinya ke tanah setelah melihat mobil Alex pergi.
"Sudah aku katakan, aku tidak akan membiarkan Farhan bahagia jika aku tidak bahagia. Selama ini aku tidak mengganggunya, karena aku masih nyaman dengan kehidupanku. Tapi sekarang aku telah hancur. Ayah kandung Grecia saja tidak mau mengakui anaknya, dia masih meragukan. Padahal aku yakin jika memang dia ayahnya," ucap Andin dalam hatinya.
Andin berjalan sendirian di malam yang sunyi itu. Rasanya ingin mengakhiri hidup. Tiba-tiba seseorang menghentikan mobilnya di samping Andin.
"Naiklah, Andin. Kita harus bicara lagi," ucap pria itu.
"Apa masih ada yang harus kita bicarakan. Setiap aku ajak bicara empat mata, kau pasti selalu mengelak," ujar Andin.
Andin akhirnya masuk ke mobil setelah Dodi merayunya. Mereka menuju ke tepi laut. Duduk di pinggir laut beralaskan sepatu.
"Apa yang ingin kamu bicarakan lagi?" tanya Andin.
"Apa benar Grecia anakku?" tanya Dodi.
"Apa kau lupa, satu bulan sebelum aku menikah dengan Alex, kita masih melakukan hubungan badan," ucap Andin.
"Tapi ...." Dodi menghentikan ucapannya.
__ADS_1
"Apa kau juga meragukan itu?"
"Kau bukan pertama kali melakukan hubungan badan denganku!" ucap Dodi
"Apa kau ingin mengatakan jika aku ini wanita jal*ng yang tidur dengan banyak pria? Aku sudah katakan padamu, jika perawanku di renggut paksa ayah angkatku. Dia memperkosaku," ucap Andin dengan menangis.
Sejak dia dijadikan budak pemuas napsu ayah angkatnya, Andin memang jadi frustrasi. Dan akhirnya mencari pelampiasan ke klub malam, semua dilakukan tanpa Farhan tahu. Dia juga tidur dengan beberapa pria termasuk Dodi. Namun, dengan Dodi dia melakukan hubungan badan tanpa menggunakan pengaman sehingga Andin yakin jika dia ayah biologis Grecia.
"Itulah makanya aku ingin pria kaya, biar bisa membawa aku pergi dari rumah itu. Aku ingin hidup layak. Aku ingin bisa buktikan pada ayahku itu jika aku bisa hidup tanpanya," ucap Andin masih dengan terisak.
"Kenapa kau menolak Farhan. Padahal dia dulu sangat mencintaimu?"
"Aku merasa tidak pantas untuknya. Lagi pula orang tuanya tidak merestui hubunganku. Apa kamu lupa jika sebelum menikah, aku telah mengkhianatinya dengan menjalin hubungan denganmu juga. Kita berdua pengkhianat. Andai Farhan tahu siapa kamu, pasti dia juga membencimu," ucap Andin dengan penuh tekanan.
"Lupakan semua. Farhan juga telah bahagia dengan Rachel. Mia meminta aku untuk melakukan tes DNA agar aku tidak ragu."
"Jika terbukti Grecia memang anakmu, apa yang akan kau lakukan?" tanya Andin.
Dodi hanya diam membisu tanpa tahu harus menjawab apa.
...----------------...
__ADS_1