TAK SEINDAH SURGA S1/S2

TAK SEINDAH SURGA S1/S2
Bab 81. Sandiwara


__ADS_3

Yuni berjalan dengan cepat, tapi tangannya di tahan oleh Dodi. Di belakang pria itu ada Mia dan Andin.


"Jangan selalu menghindar, Yuni. Masalah tidak akan pernah selesai dengan begini. Kita harus bicara hingga semua selesai," ucap Dodi.


"Semua telah selesai. Kita tidak ada hubungan apa pun lagi. Aku akan mengirim semua yang kau beri nanti ke rumahmu. Supirku yang akan mengantarnya," ucap Yuni.


Dodi menarik tangan Yuni ke bawah pohon rindang yang ada dekat parkiran. Kedua teman wanitanya juga ikut.


"Yuni, aku dan Farhan tidak ada hubungan apa-apa saat ini. Itu hanyalah masa lalu. Semenjak kamu dan Dodi memutuskan untuk menjalin hubungan, baru saat ini kami bertemu lagi. Itu juga untuk memastikan siapa ayah Grecia. Anakku akan makin besar dan butuh sosok ayah. Aku tidak akan merebut Dodi. Dia hanya akan berhubungan dengan Grecia anaknya, bukan aku. Maafkan aku jika ini mengganggu hubungan kalian," ucap Andin.


Yuni menarik napas dalam. Dia memandangi Andin dengan mata menyala. Tidak habis pikir dengan jalan pikirannya Andin.

__ADS_1


"Memang kalian tidak ada hubungan saat ini. Yang menjadi masalah kebohongan yang kalian lakukan. Kalian seolah menganggap aku ini bodoh. Jika dari awal kamu jujur dan mengatakan semuanya mungkin aku akan memaafkan walau tetap mengakhiri hubungan kami," ucap Yuni.


Yuni menyentakan tangannya agar pegangan Dodi terlepas. Dia berjalan cepat menuju sebuah mobil. Kekasih dan kedua temannya mengikuti dari belakang.


"Yuni, aku tidak menyangka ternyata pikiranmu sangat picik. Cobalah kau berada di posisi Andin. Pasti kau juga akan menemui ayah kandung anakmu untuk mencari kepastian. Aku yakin Andin tidak anak mengganggu hubunganmu dan Dodi," ucap Mia.


Yuni menghentikan langkah kakinya. Membalikkan tubuhnya menghadap ke tiga orang itu.


"Apa yang membuat kamu yakin jika Andin tidak akan mengganggu hubungan aku dan Dodi?" tanya Yuni dengan tersenyum miring.


"Kamu yakin ...? Andin saja tega merusak kebahagiaan Farhan. Padahal dia tahu jika pria itu telah bahagia dengan istrinya. Dan aku yakin, sampai detik ini dia masih berniat untuk merebut Farhan. Jika Farhan saja dia ganggu, bagaimana kamu bisa yakin dia tidak mengganggu hubunganku dengan Dodi nantinya? Dia akan terus mengganggu dengan alasan Dodi adalah ayah Grecia. Sebelum itu terjadi, lebih baik aku mengakhirinya. Kau bisa miliki Dodi seutuhnya!" ucap Yuni.

__ADS_1


Tanpa mereka ketahui Farhan dan Rachel mendengar semuanya. Pria itu kaget saat mendengar ucapan Yuni. Dia tidak menyangka jika Dodi adalah ayah dari Grecia anaknya Andin.


Farhan menepuk tangannya. Keempat sahabatnya itu serempak memandang ke arah Farhan. Andin dan Dodi yang tampak paling kaget melihat kehadiran Farhan. Rachel berdiri di samping pria itu dengan memeluk lengannya.


"Sandiwara yang sangat dramatis. Hebat sekali kalian. Selama ini ternyata aku dibodohi oleh orang yang aku kira sahabat. Musuh dalam selimut. Jadi kalian telah berhubungan layaknya suami istri sejak dulu. Dasar pecundang dan pengkhianat!" ucap Farhan dengan menahan emosi.


Farhan menatap Andin dengan mata tajam, membuat wanita itu jadi salah tingkah. Dia lalu menunduk.


"Kau, wanita macam apa? Jika kau memang tidak mencintai aku, tinggal katakan saja. Kenapa harus mengkhianati aku? Bersyukur aku diselamatkan dari wanita ular seperti kamu! Entah kebaikan apa yang pernah aku lakukan, dijodohkan dengan wanita baik seperti Rachel. Aku bersyukur dia mau memaafkan aku dan di selamatkan dari ular seperti kamu," ucap Farhan.


Setelah mengucapkan itu Farhan memeluk Rachel mengajaknya berjalan memasuki restoran. Andin lalu mengejar dan menahan tangan pria itu.

__ADS_1


"Dengarkan aku dulu, Farhan. Aku akan jelaskan, semuanya tidak seperti yang kamu lihat apa lagi yang kamu dengar," ucap Andin.


...----------------...


__ADS_2