TAK SEINDAH SURGA S1/S2

TAK SEINDAH SURGA S1/S2
Bab 30 S2. Wisuda Gafi


__ADS_3

"Kamu yakin besok tidak perlu kakak jemput?" tanya Gafi.


Dia berencana menjemput gadis itu biar bisa pergi bareng ke kampus, tapi Dita menolak. Dia tidak ingin merepotkan Gafi. Bukankah dia yang akan di wisuda, dan tak mungkin pula direpotkan, pikir Dita.


"Kamu tidak akan berubah pikiran'kan?" tanya Gafi. Dia kuatir, penolakan Dita hanya untuk menghilang dan tidak jadi datang.


Dita tersenyum dan meraih tangan Gafi, lalu menggenggamnya. Dia meletakan di dada.


"Kak, aku tidak pernah mengingkari janjiku. Jika aku berkata ya, aku tidak akan berubah tidak. Jika aku berkata akan pergi, aku pasti datang," ucap Dita.


Gafi tersenyum dan memeluk Dita. Mengecup kepala gadis itu. Sesuatu yang menjadi kebiasaannya jika senang, dia akan mengecup pucuk kepala sang gadis.


"Terima kasih karena mau hadir di acara wisudaku. Bagiku kamu orang terpenting setelah mama dan papa," ucap Gafi.


"Aku senang bisa membuat Kak Gafi bahagia. Dua tahun kita dekat, tidak pernah Kak Gafi melakukan hal yang membuat aku marah dan sakit hati. Kak Gafi selalu ada saat aku membutuhkan sesuatu. Apa yang aku lakukan dengan menghadiri acara wisuda Kak Gafi belum seberapa dengan semua yang Kakak lakukan untukku," ucap Dita.


Gafi membalas semua ucapan Dita dengan menganggukan kepalanya tanda setuju. Dia lalu mengecup tangan Dita.


"Terima kasih telah mau hadir merayakan hari istimewaku dan membuatku merasa istimewa. Terima kasih, hanya itu yang bisa aku katakan kepadamu, teman terkasih."


"Kak, jangan mengucapkan terima kasih. Ini belum seberapa dengan yang kakak lakukan padaku selama dua tahun ini," ujar Dita

__ADS_1


Dita sangat merasa bersyukur karena dipertemukan dengan Gafi. Pria itu mengajarkan Dita banyak hal . Dia memberikan kebebasan pada gadis itu untuk melakukan apa pun, dan dia selalu mendukungnya.


"Aku yang seharusnya mengucapakan terima kasih karena telah mau menjadi sahabatku. Terimakasih telah menjadi bagian hidupku. Terimakasih telah menemaniku saat terpuruk menghiburku saat sedih dan terluka. Terimakasih Kak, betapa bersyukurnya aku memiliki sahabat seperti Kak Gafi. Kakak. adalah sosok sahabat yang paling baik yang pernah kukenal. Terimakasih sudah mau menjadi sahabat sejatiku tanpa memandang keburukanku dan menerima diriku apa adanya," ucap Dita.


Jam sembilan malam, Gafi pamit. Dia menuju hotel tempat seluruh keluar besarnya. menginap.


***


Dita merias sedikit wajahnya. Dia menggerai rambut panjangnya. Dia merasa sangat gugup. Padahal hanya lah acara wisuda. Mungkin karena dia memikirkan akan bertemu Axel.


Dari Gafi, dia mengetahui jika Axel dan keluarganya yang lain telah hadir dan berkumpul di sebuah hotel. Dan yang membuat dia makin gugup karena mengetahui ada Lisa.


Dita telah mengetahui dari kedua orang tuanya jika hubungan Axel dan Lisa makin akrab. Axel pernah mengutarakan niatnya akan bertunangan dengan gadis itu.


Saat turun dari taksi, rasa gugup itu makin Dita rasakan. Dia menarik napas dalam sebelum melangkahkan kaki memasuki gedung tempat acara berlangsung.


Dita mengambil ponselnya yang berada dalam tas. Dia ingin mengatakan pada Gafi tentang kehadirannya. Entah karena gugup atau memang kecerobohan Dita, yang biasa dia lakukan, Dita menabrak seseorang. Dahinya membentur punggung seorang pria yang sedang berjalan dengan kekasihnya.


"Maaf, aku tidak sengaja," ucap Dita.


Sepasang kekasih itu menghentikan langkahnya. Membalikan tubuh menghadap Dita. Saat mereka berhadapan, Dita makin tampak gugup, karena ternyata yang dia tabrak adalah Axel. Mata keduanya bertemu, Axel menatap Dita tanpa kedip.

__ADS_1


Dita mencoba menghindari tatapan. Dia tidak percaya bahwa dia bisa bertemu dengannya lagi setelah begitu lama. Namun, itu terjadi. Dia pun menjadi gugup dan berusaha terlihat seolah-olah ada yang menarik perhatiannya.


"Apa kita saling kenal?" tanya Axel tanpa kedip memandangi Dita.


Tanpa menjawab pertanyaan pria itu, Dita langsung kembali melangkahkan kaki meninggalkan sepasang kekasih itu.


...----------------...


Bonus Visual


Dita



Axel



Gafi


__ADS_1


Lisa



__ADS_2