TAK SEINDAH SURGA S1/S2

TAK SEINDAH SURGA S1/S2
Bab 20 S2. ULang Tahun Pernikahan


__ADS_3

Suasana di rumah kediaman Rachel dan Farhan telah penuh dengan tamu undangan. Tidak banyak yang mereka undang, hanya keluarga dan teman terdekat saja. Mama Nazwa juga tidak bisa hadir karena persiapan pernikahan putrinya Shella dua bulan lagi.


Tidak seperti perayaan tahun sebelumnya, kali ini Rachel tampak sedikit murung. Mungkin karena ketidak hadiran Dita.


Acara sudah di mulai. Axel juga membawa Lisa. Wanita itu diperkenalkan pada semua keluarga. Hingga pada Mama Alya dan Gafi.


Gafi memandangi Lisa tanpa kedip, membuat gadis itu tertunduk malu. Padahal Gafi memandanginya karena ingin membandingkan dengan Dita.


"Dita jauh lebih segalanya. Axel tidak dapat melihat segala kelebihan yang Dita miliki karena seringnya bertemu. Jadi baginya bukan istimewa lagi," gumam Gafi dalam hatinya.


"Jadi ini pacar kamu, Axel?" tanya Alya.


"Iya, Mama Alya," jawab Axel.


"Oh, Mama kira siapa pacar kamu."


"Emangnya kenapa, Ma?" tanya Axel.


Axel dan Lisa duduk di kursi sebelah Alya. Lisa diam-diam mencuri pandang pada Gafi. Namun, pria itu pura-pura tidak menyadari dan mengacuhkannya.

__ADS_1


"Mama kira jauh lebih cantik dari Dita," ucap Alya. Dari berdua saudara perempuannya Farhan, Alya memang terkenal jujur dan berkata apa adanya.


"Apa menurut Mama, Lisa tidak cantik?" tanya Axel.


Lisa yang menjadi topik pembicaraan hanya menunduk. Terlihat dia tidak suka menjadi bahan perbandingan apa lagi dengan Dita. Dia telah mengetahui bagaimana hubungan Axel dan Dita sebelum kehadirannya.


"Bukannya tidak cantik. Lisa cantik, tapi Dita istimewa," ucap Alya.


"Apa lagi sekarang. Dita jauh lebih cakep lagi," ucap Gafi keceplosan.


"Apa ...? Emang Kak Gafi pernah bertemu Dita?" tanya Axel.


Gafi mengaruk kepalanya yang tidak gatal. Dia menyesali kecerobohannya. Padahal Dita telah berpesan jangan sampai ada yang tahu keberadaan dirinya.


"Aku hanya menebak. Bukankah seorang gadis makin tambah usia tambah cantik. Memangnya Dita kemana? Dia pasti hadir'kan?" tanya Gafi pura-pura tidak tahu.


"Dia kuliah ke luar kota atau luar negeri aku tidak tahu. Tante Yuni dan Om Reno tidak mau mengatakan kemana dia kuliah," jawab Axel.


Axel memang pernah bertanya di mana Dita kuliah, tapi tidak pernah orang tuanya mengatakan. Sepertinya mereka memang ingin menyembunyikan keberadaan anaknya, karena Rachel saja tidak tahu di mana Dita saat ini.

__ADS_1


Gafi pamit mau mengambil minum, dia sengaja melakukan itu untuk mengalihkan semua percakapan. Gafi tidak mau keceplosan lagi.


Baru saja Gafi berdiri perhatian saat ini tertuju pada kehadiran dan kedatangan Yuni dan Reno. Rachel yang sedang mengumpul dengan saudara lainnya langsung berdiri menyambut kedatangannya orang tua Dita itu.


"Dita tidak bisa datang?" tanya Rachel begitu sampai dihadapan Yuni.


"Maaf, Rachel. Dita hanya menitipkan ini untukmu." Yuni menyerahkan kado yang dititipkan Dita. Dia meminta Yuni membelikan baju gamis untuk mama Rachel.


"Ini ada surat yang dituliskan Dita untukmu." Reno memberikan surat yang ditulis Dita.


Rachel mengajak Reno dan Yuni duduk. Axel mengekor dari belakang. Begitu juga Alya.


"Dita tidak datang?" tanya Alya begitu sampai dihadapan Yuni. Melihat semua keluarga Axel yang bertanya tentang kehadiran Dita membuat wajah Lisa cemberut.


"Sepertinya bukan hal yang mudah untuk mencuri hati keluarga Axel. Mereka semua terbiasa dengan kehadiran Dita. Aku harus berusaha lebih keras lagi untuk mengambil hati mereka terutama mama Rachel. Namun, bagaimana aku bisa menarik perhatiannya jika kehadiranku saja tidak dianggap," gumam Lisa dalam hatinya.


Pesta berjalan lancar. Semua tamu undangan sedang menikmati hidangan yang disediakan. Tiba-tiba ponsel Reno berdering. Dia melihat ada nama Dita. Kebetulan mata Rachel lagi tertuju pada ponsel itu.


"Itu Dita yang menghubungi. Kenapa tidak diangkat?" tanya Rachel.

__ADS_1


Reno jadi serba salah. Jika tidak diangkat, dia tidak enak hati dengan Rachel. Namun, jika dia mengangkat, takut Dita yang salah tingkah.


...----------------...


__ADS_2