
Sambil merebahkan badannya Daniel tersenyum lebar, ia masih terbayang wajah Shasha yang menggemaskan. Namun bayangan indah istrinya itu hilang saat mendengar suara ponsel miliknya berbunyi. Dengan segera ia melihat sang penelepon, wajah berserinya kini berubah bagai benang kusut.
my🐰: "Kamu dimana?"
Daniel : "Di kamar."
my🐰 : "Apa istrimu sedang tidur?"
Daniel : "Kamu mau apa? Aku sedang istirahat. Aku lelah."
my🐰 : "Lelah? Apa kamu dan istrimu sudah melakukannya?”
Daniel : “Hanya lelah saja karena pekerjaan tadi.”
my🐰 : “Daniel, apa kamu masih mencintaiku ?”
Daniel : “Mau-mu apa, aku benar-benar lelah Asia.”
my🐰 : “Mau-ku satu, aku ingin kamu menjadi milikku lagi. Sama seperti dulu.”
Daniel : “Tak mungkin, aku sudah menikah.”
my🐰 : “Kalau begitu ceraikan dia. Toh kamu juga tak mencintainya, bukan?”
Daniel : “Cukup Asia, aku lelah. Jangan bahas ini.”
my🐰 : “Aku rindu,"
Daniel : "Bukannya tadi sudah ya, ini sudah malam Asia. Besok saja ya."
my🐰 : "Tapi aku rindu kamu. Apa aku ke Apartemen mu saja."
Daniel : "Asia, tolong jangan ke tempatku! Jika kamu melangkah ke tempatku maka aku akan kehilangan semuanya, karir dan warisanku akan jatuh ke tangan Shasha.
my🐰: "Hahaha, artinya kamu memang benar-benar tak mencintai istrimu.”
Daniel : “Bisa tidak tak bahas itu terus.”
my🐰: “Oke, beib. Good night.”
Tanpa menjawab Daniel langsung mematikan ponselnya. Ia malas mendengarkan suara Asia, namun demi mencari tahu tentang video itu ia rela pura-pura jatuh cinta kembali kepada Asia dan menyembunyikan perasaan aslinya kepada istrinya di depan mantan kekasihnya tersebut.
__ADS_1
“Dasar wanita sinting dan bodoh, aku tak terlalu bodoh seperti yang kamu kira. Kamu mendekatiku hanya karena soal harta. Asal kamu tahu tanpa karir CEO dan warisan aku bisa menghidupi diriku dan istriku lebih dari cukup.” ucap Daniel lirih sambil melempar ponselnya karena kesal.
Daniel yang lelah kini memejamkan matanya namun sekelebat ia teringat akan sebuah buket bungan anyelir hingga membuat dirinya terbangun dan membuka matanya.
Siapa pengirim bunga itu? Orang yang sama atau orang lainnya? Awas saja jika dia masih berani menemui istriku!
Dengan cepat ia menyambar ponsel yang tergeletak disebelahnya, segera dibukanya layar yang terkunci itu. Dengan lihai tangannya mulai berselancar di situs pencarian untuk mencari arti dari bunga anyelir berwarna merah muda. Dahinya yang tadi tenang kini berubah menjadi sedikit berkerut seperti gelombang air laut. Tak hanya itu tangannya mulai menggenggam karena jengkel membaca makna dari bunga tersebut.
“Anyelir merah muda melambangkan kekaguman. Sialan, berani-beraninya ada orang yang mengagumi istri dari seorang Daniel Habibie! Apa dia tak mengenalku!” kesal Daniel.
Belum selesai ia kesal kembali ia harus menelan kenyataan dan ingat bahwa dirinya yang meminta agar istrinya itu menyembunyikan status pernikahan mereka termasuk untuk kartu identitas yang masih belum diperbarui.
Sialan, gue kemakan ucapan sendiri. Wajar jika lelaki terkagum pada Shasha. Dia wanita sempurna. Kenapa gue bego waktu itu! Kenapa gue gak langsung percaya pada Johan! Kenapa gue harus menyelidiki masa lalunya dan takut melangkah ke masa depan! Sekarang gue harus gimana, rasa cintaku kepada Shasha hadir disaat tak tepat. Gue harus cepat-cepat cari video itu sebelum makin banyak lelaki yang mengejar Shasha.
Daniel masih berfikir keras bagaimana cara agar istrinya tersebut tak sampai dilirik oleh lelaki.
Apa dia harus diam saja disini? Egois dong, bisa-bisa dia stres.
Apa gue harus tambah body guard dekat dia? Tidak, dia tak akan nyaman nanti.
Apa gue hamilin dia aja ya? Lagipula kita kan suami istri dengan punya anak orang akan tahu jika dia sudah menikah. Tapi …, aku rasa tak mungkin aku akan menyakitinya jika sampai dia hamil disaat misiku belum selesai.
Sambil menggaruk-garuk kepada Daniel merasa frustasi memikirkan caranya. Akhirnya ia pun mengambil cara yaitu pasrah dan akan selalu membuat istrinya jatuh cinta kepadanya setiap hari dengan caranya agar istrinya itu tak berpaling darinya dan tak tertarik dengan godaan lelaki lain.
.
.
Setelah keluar dari kamar suaminya ia tak dapat memejamkan matanya setelah keluar dari kamar milik Daniel. Bayangan Daniel selalu muncul di kepalanya meski ia sudah mencoba untuk memejamkan matanya lekat-lekat. Bahkan semakin ditutup matanya semakin tak dapat hilang bayang-bayang wajah lelaki yang dibencinya itu.
Gila!!!! Kenapa dia bagai hantu. Padahal aku sudah membaca doa tidur, harusnya kan mataku sudah tertutup kenapa malah makin lebar. Apa sih maunya dia?! Kenapa dia tadi menindih ku, harusnya aku berontak dan menolak bukan malah memandang dirinya. Kacau-kacau, bego-bego!!!!
Shasha berulang kali menyalahkan dirinya yang tak tegas, dia merasa dirinya tak memiliki pendirian. Padahal dalam hatinya ia sudah bertekad akan tegas, kuat dan tak akan terpesona dengan wajah tampan suaminya itu.
Perang antara batin dan pikirannya sedari tadi tak usai hingga ia yang tadi memutuskan untuk makan malam akhirnya merasa lapar dan pelan-pelan berjalan mengendap-endap untuk menuju ke ruang makan. Perutnya yang lapar kini bahagia saat melihat sebuah mangkok yang berisi sup iga dan sepiring nasi.
Dengan cepat tanpa lama-lama Shasha menghabiskan makannya, ia tak ingin jika enak-enak makan tiba-tiba suaminya itu muncul dihadapannya, yang ada dirinya akan menjadi kesal dan dapat melakukan hal tak biasa seperti biasanya yaitu membersihkan dan merapikan kamarnya.
Hanya butuh waktu tak sampai 30 menit Shasha menghabiskan makannya dan 10 menit ia membersihkan meja makan juga mencuci piring. Selesai membersihkan dapur dan ruang pantry ia beralih ke ruang tamu. Disana ia ingat bahwa tadi bunga anyelir pemberian seseorang masih tergeletak tak beraturan di lantai. Ia pun memungut buket bunga tak beraturan itu, dapat dicium bunga itu begitu harum, segar dan sangat cantik meski kondisinya sudah berserakan.
“Kira-kira siapa ya pengirim bunga ini?” gumam Shasha sambil berusaha mencari catatan kecil yang tadi sempat dia baca.
__ADS_1
Sebuah tulisan bertuliskan:
To: Wanita yang duduk di dekat gadis pengemudi B- 5 3 C 1 L
Selamat malam Nesha, maaf tadi belum menyebut namamu.
Bunga ini aku kirim sebagai perkenalan kita.
From : Pria lalu lintas
“What, darimana dia tahu aku tinggal disini? Apa jangan-jangan Secil yang memberitahunya?” batin Shasha sambil menyimpan kartu ucapan tersebut. “Sepertinya gue harus telepon Secil.” gumamnya sambil berjalan menuju kamarnya dan menyimpan bunga tersebut ke sebuah vas bunga yang berada di ruang pantry.
Di dalam kamar segera Shasha mengambil ponselnya untuk menghubungi Secil, namun berulang kali ia menelpon tak dapat tersambung, nada panggilannya berulang kali sibuk.
Tumben jam segini dia gak bisa dihubungi biasanya selalu ON. Yasudah besok saja, lebih baik aku tidur besok adalah hari pertamaku kerja.
.
.
Ditempat lain yaitu sebuah kosan milik Secil, dirinya sedang bertelepon dengan seorang lelaki yang kini menjadi kekasihnya. Dia adalah Johan yang tak lain adalah asisten dari suami sahabatnya. Baru seminggu pacaran Secil sudah membuat Johan bingung tak karuan. Gadis yang dipacarinya ini tipe setia kawan, tanpa ada hujan dan angin tiba-tiba marah tanpa sebab. Dirinya marah karena Daniel telah menyelingkuhi sahabatnya.
Secil : “Bang, seharusnya abang nasehati itu Kuda Nil. Dia itu harusnya beruntung sudah memiliki Shasha. Kurang apa coba Shasha!”
Johan : “Ia Nonik, nanti abang kasih dia ceramah. Apa perlu kita rukiyah dia aja, Nonik?”
Secil : “Abang jangan bercanda, Secil gak bercanda, Bang!”
Johan : “Nonik kira Abang bercanda. Ini serius. Coba besok Abang ajak dia ke pak Ustad tempat abang ngaji.”
Secil : “Oke Secil setuju. Awas saja, kalau sampai Secil tahu si Kuda Nil itu masih selingkuh akan Secil kasih pelajaran dia.” ancam Secil yang sangat jelas nada itu di dengar oleh Johan.
Setelah membahas tentang Daniel dan Shasha kini mereka saling bercerita tentang hal lainnya. Sebenarnya Johan tahu siapa wanita yang dimaksud oleh Secil tersebut, namun ia sengaja tak memberitahunya kepada kekasihnya itu karena antara dia dan Daniel memiliki sebuah misi yang tak ada satu orangpun yang tahu niat Daniel menuruti semua kemauan Asia.
.
.
To be continued
Ditunggu kelanjutannya😉😉
__ADS_1
Jangan lupa tinggalkan jejak di ceritaku ya guys, bisa like, comment atau kasih vote...
Terima kasih banyak