
"Perhatian semuanya! Terima kasih karena anda semua telah menyempatkan hadir dipesta yang saya selenggarakan. Saya tahu kalau pesta ini mendadak, tapi saya hanya ingin berbagi kebahagiaan dengan anda semua mengenai kelulusan putra pertama saya, Lathan"
Prok prok prok!
Semua orang bertepuk tangan mendengar sambutan yang diberikan oleh Radit.
"Setelah ini dia akan melanjutkan kuliahnya dibidang bisnis dan perekonomian sambil mempelajari bisnis keluarga kami. Pada kesempatan ini, saya juga ingin memperkenalkan putra kedua saya, Ardhan. Meskipun saat ini dia baru menginjakkan kaki di bangku sekolah menengah pertama, tapi saya yakin kalau dia juga tidak kalah hebat dengan kakaknya dalam menjalankan bisnis. Dan nantinya, mereka berdua akan membantu saya untuk menjalankan bisnis keluarga Nugraha. Sedangkan untuk anak bungsu saya yang masih sangat kecil, saya akan memberikan dia kebebasan untuk memilih apapun yang dia inginkan. Saya yakin kalau kedua kakaknya juga akan mendukung apapun yang menjadi pilihan adiknya".
Radit bicara dengan sikap yang tenang dan penuh wibawa. Pandangannya terus menyapu setiap tamu yang hadir an terkadang dia juga menatap kedua putranya sambil melemparkan senyum lembut pada mereka.
Semua orang terlihat bersorak gembira mendengar setiap perkataan Radit. Entah karena mereka benar-benar bahagia atau karena alasan lain. Semuanya tampak menikmati pesta yang diselenggarakan Radit. Para wartawan pun sudah menyiapkan laporan yang akan mereka tulis untuk melengkapi berita yang akan mereka tampilkan besok, baik di media elektronik maupun media cetak.
Keesokan harinya, seluruh media digemparkan dengan berita mengenai pesta Radit semalam. Mereka mulai menampilkan biodata Lathan dan Ardhan yang dikatakan akan mewarisi bisnis keluarga Nugraha.
Raditya Reifansyah Nugraha telah memberikan pengumuman dalam pesta yang diadakan semalam, kalau kedua putranya yang bernama Lathan dan Ardhan akan meneruskan bisnis keluarga Nugraha. Saat ini Lathan baru saja lulus dari sekolah menengah pertama dan akan meneruskan ke perguruan tinggi, sedangkan sang adik saat ini masih menginjak bangku sekolah menengah pertama. Untuk putri bungsunya, Radit mengatakan kalau keputusannya akan diserahkan pada sang putri ketika beranjak dewasa.
Orang kaya memang lain ya. Sejak kecil masa depan mereka telah ditentukan untuk melakukan apa.
__ADS_1
Jika kita masih kesulitan mencari pekerjaan ketika dewasa, mereka sudah memiliki beban berat diperusahaan saat menginjak usia dewasa.
Mereka benar-benar beruntung. Keluarga kaya, penyayang, dan memberikan kebebasan.
Benar. Keluarga Kusuma selalu memberikan kebebasan memilih masa depan mereka, namun semua menjadi pengusaha sukses sesuai dengan darah keluarga mereka. Darah pebisnis.
Seteleh media diramaikan dengan semua berita tentang Radit, kini media sosial pun ikut diramaikan dengan cuitan para netizen yang ikut membicarakan keluarga mereka.
"Apa yang sedang kamu lihat, Sayang?". Radit bertanya pada Andra yang sedang duduk dibalkon sambil membaca postingan yang ada dimedia sosial.
"Membaca postingan ini. Lihatlah, Kak. Ada banyak orang yang membicarakan pesta semalam. Ada yang mengomentari secara positif, ada juga yang berkomentar secara negatif", ujar Andra sambil menunjukkan postingam yang sedang dia lihat.
"Aku masih merasa tidak percaya dengan apa yang aku alami sekarang. Dulu aku kira … aku tidak akan pernah hidup bahagia. Tapi sekarang … bisa dibilang aku adalah wanita paling bahagia dan juga paling beruntung di dunia ini karena bisa menikah denganmu. Aku memiliki dua putra yang tampan dan seorang putri yang cantik. Semuanya sangat sempurna untukku. Terima kasih banyak, Kak". Andra menatap Radit dengan penuh cinta saat dia bicara padanya.
Radit pun tersenyum lembut mendengar setiap kata yang keluar dari mulut sang istri.
"Aku juga bersyukur karena saat itu Lathan bertemu denganmu. Mungkin, jika dulu aku tidak membawa Lathan ke hotel … aku tidak akan bisa bertemu denganmu. Kamu adalah hadiah terindah yang hadir dalam hidupku. Kuharap … aku bisa menghabiskan seluruh hidupku bersama denganmu dan juga anak-anak kita. Sampai takdir yang memisahkan kita". Andra pun bersandar pada bahu Radit yang kini duduk disampingnya. Mereka bersama-sama memandang ke depan untuk menatap keluarga mereka yang bahagia.
__ADS_1
...****************...
Lathan dan Zara kini kuliah di kampus yang berbeda, namun mereka selalu menghabiskan waktu dengan melakukan panggilan video ketika mereka sempat untuk melakukannya. Banyak gadis dikampusnya yang berusaha mendekati Lathan setelah melihat berita mengenai keluarganya, namun Lathan tidak pernah mempedulikan siapapun dan tetap bersikap dingin dikampusnya.
Zara pun mengalami hal yang sama. Parasnya yang cantik tentu saja mencuri perhatian semua pria dikampus. Tidak jarang ada mahasiswa senior maupun satu angkatan dengannya yang berusaha mendapatkan perhatian darinya. Namun Zara juga hanya menghabiskan waktu dengan Lathan saat dia tidak memiliki kelas. Sesekali Lathan juga berkunjung untuk sekedar bertemu dengannya.
Ardhan yang masih duduk dibangku sekolah menengah kian menunjukkan prestasinya. Beberapa kali dia dikirim keacara perlombaan untuk mewalili sekolahnya, dan Ardhan pun selalu mendapatkan piala kemenangan. Terlepas daei statusnya sebagai putra konglomerat, semua guru bangga padanya karena dia cerdas. Meskipun sering mengikuti perlombaan dan bertemu banyak orang, Ardhan tetap saja tidak pandai bersosialisasi. Dia lebih sering menghabiskan waktunya dengan buku dan komputer.
Sikecil Lili juga sudah semakin besar. Dia tumbuh menjadi gadis kecil yang ceria dan manja. Berbeda dengan kedua kakaknya yang kaku dan dingin, Lili adalah seorang gadis kecil yang hangat dan pandai bergaul. Dia disukai oleh banyak orang dan memiliki banyak teman di sekolahnya.
Andra yang mengalami kepahitan sejak kecil karena masuk ke keluarga Satya, kini hidup bahagia bersama keluarganya. Tidak hanya suami dan anak-anak yang sangat dia sayangi, Andra juga memiliki banyak saudara dari Radit yang sangat menyayanginya. Hari-harinya selalu dipenuhi dengan tawa dan cinta dari setiap orang.
Radit yang mengalami kesulitan setelah kepergian sang kakak pun kini bisa kembali tersenyum ketika melihat keluarganya. Putra dang kakak yang dia sayangi, kini tumbuh menjadi pemuda yang bertanggung jawab dan bisa diandalkan. Sang ibu yang sempat mengalami depresi pun kini telah sembuh sepenuhnya dan bisa kembali tertawa bersamanya.
Radit selalu bersyukur dapat bertemu dengan Andra. Seorang anak angkat dari keluarga Satya yang mempu merubah seluruh hidupnya. Memberikan kebahagian padanya dan juga keluarganya. Andra seakan menjadi pelita yang menyinari kehidupan Radit yang gelap. Dia membawa Radit keluar dari kesedihan dan mengajarinya untuk kembali tersenyum seperti dulu.
Perumpamaan yang berbunyi 'habis gelap terbitlah terang' sepertinya cocok untuk Radit dan Andra. Mereka menemukan kebahagiaan setelah dipertemukan dalam sebuah hubungan yang terpaksa dilakukan dengan tujuan masing-masing. Andra menikahi Radit untuk menghindari pernikahan paksa yang direncanakan oleh ibu angkatnya, sedangkan Radit menikahi Andra agar Lathan bisa mendapatkan kasih sayang dari seorang ibu yang tidak pernah didapatkannya sejak lahir.
__ADS_1
Kesedihan dan penderitaan yang mereka rasakan selama bertahun-tahun, kini telah berganti menjadi kebahagiaan dan rasa syukur yang tak ada habisnya.
(TAMAT)