
Setelah mengobrol Afnan memasangkan mereka Makan siang karena kebetulan Ini sudah jam makan siang
" Raffi Pesankan makan siang di restoran biasa untuk kita " kata Afnan
" Baik Bos " jawab Raffi yang langsung membuka handphone dan memesankan makanan di restoran yang biasa Afnan pesan
Afnan membuka handphone nya ketika ada pesan masuk
Istriku. : Ayah sayang sedang apa? jangan lupa makan siang ya
Afnan tersenyum ketika mendapatkan pesan dari istrinya itu
Afnan. : Ayah sedang bersama kak Adam Bunda. Ini Raffi juga sedang memesankan makan siang untuk kita, Bunda juga makan ya Baik-baik di rumah peluk cium dari ayah untuk bunda dan juga kedua anak kita
" Kak Sambil menunggu Makanan datang bagai mana jika kita pergi ke mushola dulu " Ajak Afnan dan di balas anggukan oleh Adam
Akhirnya mereka bertiga pergi ke mushola untuk melakukan tugas kewajiban mereka sebagai seorang muslim
Banyak yang Memuji ketiga Pria itu bagai mana tidak Sudah kaya tampan mapan Sholeh dan Mempunyai Istri yang cantik-cantik lagi membuat Para wanita meleleh.
~ DI RUMAH ADAM
Anisa dan bibi sedang menikmati makan siang bersama. Dulu mungkin bibi sangat canggung kepada Anisa karena Makan satu meja tapi karena keseringan Bibi sudah tidak merasa canggung lagi
" Bi ayo tambah lagi nasi nya biar bibi semangattt kerja nya " kata Anisa sambil mengambil nasi dan Juga Tumis ikan asin cumi dengan cabai gendot ke dalam piring nya
Bibi tersenyum ketika melihat Anisa yang makna nya lahap sekali padahal hanya dengan oseng Ikan asin Cumi seperti makan dengan rendang saja pikir bibi
" Iya Non, bibi mah sudah kenyang " jawab Bibi
Mau tidak mau Anisa pun melanjutkan makan sendiri karena bibi sudah menyerah Namun bibi masih duduk di kursi meja makan menemani Anisa.
Setelah beres makan Anisa Menyenderkan Tubuhnya di kursi
" Nak Bunda kenyang sekali maaf ya Bunda makan nya banyak " kata Anisa sambil mengelus perut buncit nya yang kekenyangan
Dug.. dug...
Anisa tersenyum ketika Kedua anak nya Malah menendang-nendang
" Apa kalian sedang melakukan Aksi Protes kepada bunda karena Bunda makan banyak heum hehehe... "
__ADS_1
" Bunda jadi tidak sabar menunggu kalian keluar dari perut Bunda Pasti kalian sangat lucu sekali " Anisa terus saja bicara dengan Kedua anak nya yang masih ada di dalam perut
Bibi yang melihat itu hanya tersenyum Bisa bibi rasakan pasti Anisa saat ini sedang bahagia sekali Mempunyai Suami yang sempurna dan Calon anak kembar yang akan hadir Sebentar lagi.
" Non bibi ke dapur dulu ya " pamit bibi
" Iyah Bi, maaf Anisa gak Bantu habis kenyang sekali " Anisa tersenyum kepada bibi
" Iyah tidak apa-apa Non kan ini sudah menjadi tugas bibi " jawab bibi yang langsung membawa piring Kotor ke dapur.
" Mamah " Anisa langsung mengangkat telpon dari Bu Ani
" Assalamualaikum.. Mah "
" Wa'alaikumsalam.. sayang, Bagai mana kabar mu di sana sehat Nak? "
" Alhamdulillah Mah, Aku dan Mas Afnan sehat. Bagai mana keadaan Mamah dan papah di sana, Dan kapan Akan pulang? Nisa sudah jangan sama mamah dan Papah "
" Alhamdulillah.. kami si sini Sehat Sayang. Nanti Jika sudah mendekati kelahiran mu baru kamu Pulang, habis mamah di sini Betah sayang "
" Yah masih ada tiga bulan lagi " rengek Anisa
Anisa dan Bu Ani saling bercerita Sesekali mereka tertawa menceritakan hal yang lucu. Anisa sudah tidak merasa canggung lagi kepada Ibu mertua nya itu apa lagi Ibu mertuanya sangat menyayangi dirinya membuat Anisa menyayangi Bu Ani dan pak Yusuf sepenuh hati.
" Mah Tidak terasa Kita ngobrol sudah hampir dua jam, Anisa pamit Dulu ya Mah, Mamah dan papah baik-baik di sana Sehat terus ya Mah " kata Anisa
" Hahahah tidak terasa ya sayang, Baik lah kalo gitu Mamah matikan dulu ya, Kalian juga sehat-sehat di sana " kata Bu Ani
" Iyah mah. Assalamualaikum... "
" Wa'alaikumsalam.. "
Anisa menaruh handphone nya di atas meja Makan lalu pergi ke dapur untuk mencari makanan yang segar-segar
Bibi yang masih berada di dapur langsung menghampiri Anisa " Non cari apa? "
" Aku pengen minuman yang segar Bi " jawab Anisa
" Oh ada Non Nanti bibi ambilkan Non duduk saja di kursi ya " kata bibi
Bibi merasa takut jika Anisa pergi ke dapur apa lagi perut nya yang sudah membulat takut Anisa jatuh.
__ADS_1
" Baiklah Bi sekalian bikin kenyang goreng ya Bi " ucap Anisa
Anisa pergi ke ruang tv Ia menghidupkan tv dan mencari siaran kesukaan nya
Seperti biasa Anisa akan duduk di sopa besar dengan kaki yang ia selonjoran Anisa menikmati Drama yang ia selalu tonton bersama Bibi
Tidak butuh waktu lama untuk bibi menyiapkan keinginan Nona nya itu
" Non ini minuman dan juga cemilan nya " kata Bibi
" Wah Terimakasih Ya Bi " kata Anisa
" Bibi mau kemana? Sini kita nonton Drama kesukaan kita, tinggalan saja dulu kerjaan bibi nanti di selesaikan lagi " kata Anisa menepuk Sopa kosong
Bibi pun dengan pasrah menemani Anisa menonton Drama, untung saja Pekerjaan bibi tinggal sedikit lagi jadi bisa santai
Dua jam berlalu mereka menonton bersama menangis bersama dan tertawa bersama, Bibi masih setia Menonton sedangkan Anisa dia malah Tidur sehabis menghabiskan Kentang goreng yang di buat oleh bibi
Karena Anisa sudah tidur bibi mematikan tv Lalu pergi ke dapur untuk melanjutkan Pekerjaan yang tertunda
Afnan Masuk kedalam rumah Ia melihat istrinya yang sedang tidur di sopa
" Pantas salam ku tidak di jawab ternyata nyonya rumah sedang tidur " ucap Afnan yang berjongkok di Depan Anisa lalu mengelus kepala Anisa
" Eum.. Ayah " lirih Anisa dengan suara serak nya
" Maaf Ayah membangunkan bunda " kata Afnan
" Tidak apa-apa Ayah lagian Bunda tidur sudah terlalu lama " kata Anisa yang langsung bangun dari tidur nya
" Kalo begitu ayo kita pindah ke kamar Bunda " ajak Afnan dan di balas dengan anggukan oleh Anisa
Afnan memapah istri nya untuk masuk kedalam kamar. Semenjak istrinya hamil Afnan membuatkan Life Khusu untuk Anisa karena kamar mereka berada di lantai Dua, Afnan sangat khawatir jika Anisa naik turun tangga Ia takut Anisa terpeleset lalu jatuh.
Di dalam kamar Afnan Membaringkan Anisa di tempat tidur
" Tidur lah lagi, Bunda pasti masih ngantuk kan " kata Afnan Anisa hanya membalas dengan anggukan
Setelah membaringkan tubuh sang istri di atas tempat tidur Afnan langsung pergi ke kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya.
Tak butuh waktu lama untuk Afnan membersihkan tubuhnya, Afnan keluar dari kamar mandi dengan menggunakan pakaian santai Lalu Naik ke atas tempat tidur dan menemani Anisa tidur sore.
__ADS_1