Cinta Anisa

Cinta Anisa
GOMBALAN ANISA


__ADS_3

Di dalam kamar Afnan menghampiri sang istri


Afnan melihat sang istri yang sedang berdiri di balkon


'' Sayang '' Panggilnya


Anisa langsung menoleh kearah suara


'' Mas '' lirih Anisa


'' Maafkan Mas ya '' Ucap Afnan memeluk sang istri ia merasa bersalah kepada sang istri karena sempat meninggikan sura nya


'' Aku Maafin Mas, Tapi lain kali jangan begitu lagi Aku takut '' Kata Anisa


'' Iyah sayang lain kali mas tidak akan begitu lagi '' Jawab Afnan


'' Apa Mas melakukan itu Untuk Nisa? '' Tanya nya


Afnan mengerutkan kening nya padahal tadi Dirinya tidak bilang apa-apa kepada Anisa '' Apa kamu sudah mengetahuinya '' Tanya balik Afnan dan di balas dengan Anggukan


Bagai mana tidak mengetahuinya, Anisa sering melihat cucu yang curi pandang kepada sang suami apa lagi dengan terang-terangan Cucu menunjukan rasa sukanya kepada sang suami, terutama jika Afnan sedang berada di ruang tengah sedang sendirian pasti cucu sering cari-cari perhatian kepada Afnan


Anisa juga sempat mendengarkan pembicaraan Bibi kepada Cucu yang telah memperingatkan cucu agar tidak melakukan hal yang tidak-tidak. Namun semua itu Anisa pendam sendiri karena Anisa yakin jika sang suami setia padanya dan Anisa juga tidak ingin gara-gara dirinya masuk kedalam rumah ini Membuat Para pekerja tidak nyaman jadi Anisa lebih baik diam dari pada banyak omong.


'' Lalu kenapa kamu diam saja bukan nya kamu tegur langsung. Aku tidak suka jika di rumah ku Ada wanita yang tidak tau diri sepertinya '' Kata Afnan heran kepada Sang istri yang memilih untuk diam dari pada bertindak


Anisa tersenyum '' Tapi aku tidak suka dengan cara Mas yang menampar wanita, Jangan pernah melayangkan tangan Mas ini untuk menyakiti orang lain, Lagian bukannya wajar jika wanita menyukai pria? '' Kata Anisa


'' Apa kamu tidak cemburu? '' tanya Afnan dengan lekat


Anisa tersenyum '' Wanita mana yang tidak cemburu ketika suaminya di tatap oleh wanita lain, Tapi aku yakin jika Mas tidak akan membalas tatapan wanita tesebut karena Mata, hati dan pikiran Mas sudah di penuhi dengan Nisa '' Ucap nisa menggoda sang suami agar tidak marah lagi


Godaan Anisa ternyata mempan juga Terlihat dari wajah Afnan yang terlihat tersenyum '' Kamu menggodaku Sayang '' Ucap Afnan


'' Menggoda suami sendiri tidak apa-apakan '' Kata Anisa sambil tersenyum " dan bukanya jika menggoda Suami lebih besar pahalanya dari pada Di goda lebih dulu " lanjut Anisa


" wah sekarang istri Mas sudah semakin pintar ya " kata Adam


Tanpa Aba-aba Afnan membawa sang istri keatas tempat tidur dan..... [ kalian bisa bayangkan sendiri apa yang akan di lakukan Afnan kepada Anisa jika sudah berada di atas tempat tidur hihihi ]

__ADS_1


~ RUMAH ADAM


Di rumah Adam, Resti sedang masak untuk makan makan malam


'' Non biar bibi saja '' kata bibi yang merasa tidak enak jika majikannya yang menyiapkan masakan


'' Tidak apa-apa Bi, lagian aku ingin masak untuk suamiku '' kata Resti tersenyum


'' Baiklah jika itu yang Non mau, tapi bibi bantu ya '' kata Bibi


Resti menganggukkan kepalanya '' Iyah bi '' jawab Resti


Satu jam lebih Untuk Resti masak di dapur sedangkan bibi yang merapihkan nya ke meja makan, Masakan Resti cukup wangi dan menggugah selera padahal Resti baru belajar masak beberapa bulan lalu dan ini Maskan pertama untuk Dirinya.


Setelah melihat suaminya sudah rapih '' Bi, Aku mau ke kamar dulu Mau Sholat magrib dulu, jika bibi mau makan lebih dulu silahkan '' Kata Resti


Bibi langsung menggelengkan kepalanya mana berani bibi makan lebih dulu sedangkan majikannya belakangan


'' Tidak Non, Bibi mah belakangan saja lagian bibi juga mau sholat dulu '' jawab bibi


'' Oh iya bi '' Resti langsung ke kamar ia melihat Adam yang sudah menggunakan koko dan sarung


'' Iya Mas '' Jawab Resti yang langsung pergi ke kamar mandi


Walaupun Adam belum mencintai Resti tapi Adam ingin menjadi imam yang baik buat istrinya apa lagi jika di akhirat nanti semua dosa istri akan di tanggung oleh suami itu akan memberatkan dirinya untuk bisa masuk surga apa lagi jika adam tidak mampu membimbing istri ke jalan yang benar, jangankan masuk surga mungin ia akan langsung di jebloskan ke api neraka ''


Setelah sholat usai, Resti mencium punggung tangan Adam lalu ikut berdoa bersama sang suami


Tak butuh waktu lama kini Adam dan Resti sudah berada di meja makan


" Apa ini kamu yang masak? " Tanya Adam, karena Adam tau betul bagai mana maskan bibi dan ini jelas-jelas bukan bibi yang masak


" Iyah Mas, apa tidak enak? " Tanya Resti was-was


Adam mengangguk " enak ko " jawab Adam


" Hanya saja, tolong di kurangi gula nya karena aku tidak terlalu suka makanan manis " kata Adam


" Iyah Mas, Maaf resti tidak tau jika Mas tidak terlalu suka manis " kata Resti

__ADS_1


" Iya tidak apa-apa, ayo lanjutkan makan nya tidak baik makan sambil ngobrol " kata Adam yang langsung memakan makanan nya


Setelah makan usai, Resti membereskan Piring kotor dan mencucinya


Bibi yang masuk kedalam dapur langsung menghampiri Resti


" Non biar bibi saja " kata Bibi


" Tidak apa-apa Bi, lagian ini hanya sedikit " kata Resti


" Apa bibi sudah makan? " Alih-alih memberikan cucian piring nya Resti malah menanyakan bibi sudah makan apa belum


" Belum Non " jawab Bibi jujur


" Kalo begitu bibi makan lah dulu, jangan menunda-nunda makan Bi, nanti bibi sakit " kata Resti


Bibi merasa terharu karena Resti yang perhatian kepada dirinya


" Iya Non, terimakasih "


" Iyah Bi, sama-sama. Nanti lagi jika bibi sudah lapar makan saja gak usah nunggu Kita dulu " kata Resti


" Iya Non " jawab bibi yang langsung mengambil piring dan mengisi nya dengan nasi dan lauk pauk yang lain nya


" Bibi mau kemana? " Tanya Resti yang melihat bibi membawa piring ke arah belakang rumah


" Bibi mau ke belakang Non " jawab bibi


Resti mengerutkan kening nya, di belakang kan Dapur kotor


" Kenapa harus di belakang, makan di sini aja Bi " kata Resti


" Ah tidak non, bibi sudah biasa makan di belakang " kata Bibi yang merasa tidak enak


" Tidak-tidak.. bibi makan di sini saja jangan di belakang " tegur Resti


Karena Resti memaksa akhirnya Bibi makan di dapur bersih walaupun hatinya merasa tidak enak


" Aku tinggal ya Bi, aku mau mengantarkan Kopi untuk Mas Adam " kata Resti karena tadi Adam sempat berpesan untuk di buatkan kopi jika kerjaan di dapur sudah beres

__ADS_1


" Iyah Non " jawab Bibi


__ADS_2