
Mungkin warga Pak RT sedang berbahagia karena mendapat bantuan renovasi rumah dari Oma Linda namun beda halnya dengan Ceu Imas yang kebakaran jenggot karena mendapatkan kabar kalo Keluarga baru Anisa telah merenovasi rumah orang-orang yang tidak mampu
" Kenapa dia sekarang menjadi unggul, Aku tidak terima ini aku tidak terima!!! " Teriak Ceu Imas lalu memegang dadanya karena sakit
" Ceu.. Ceu imas kunaon? " Panggil Bu gosip
" Aduh kumaha iye " kata nya yang bingung, karena bingung Bu gosip langsung menelpon Yudi untuk segera pulang karena ibunya yang terjatuh pingsan sambil memegang dada
Ceu Imas langsung di bawa ke rumah sakit terdekat untuk menerima pertolongan
" Aduh kumaha iye, mana si Yudi belum datang juga kamana nya eta budak " keluh Ceu gosip karena di minta untuk membayar Administrasi di kasir
'' Manya say yang harus bayar, kalo saya yang bayar terus si yudi gak mau ganti gimana '' keluh ibu gosip itu sambil mundar mandir di depan ruangan UGD
Satu jam telah berlalu ceu imas barru bisa di tangani itu juga berkat ibu gosip yang merelakan uang nya untuk membayar administrasinya dahulu
'' jika mereka gak mau bayar awas aja '' ucap ibu gosip itu
ceklek..
Ibu gosip langsung menghampiri dokter yang keluar dari UGD
'' Bagai mana dok keadaan ceu imas? '' tanya nya dengan hati yang masih was-was
Dokter itu membuang napasnya '' Syukurlah beliau segera di bawa ke sini kalo tidak mungkin saat ini nyawanya tidak akan tertolong '' Kata dokter itu
'' Lalu bagai mana keadaannya saat ini Dok ''
'' saat ini beliau terkena struk dan serangan jantung, jadi saya minta kepada kelurga nya untuk tidak memberikan informasi yang akan membuat jantungnya kumat kembali jika itu terjadi maka saya tidak akan tau apa yang akan terjadi kepada Beliau '' Kata dokter itu
Ibu gosip menutup mulut dengan kedua tangannya, ia tidak menyangka jika gosip yang di berikannya akan membuat ceu imas terkena struk dan serangan jantung
'' apa ada yang ingin di tanyakan lagi? ''
'' sudah cukup dok, kalo begitu apa saya sudah bisa melihat keadaan ceu imas sekarang? ''
'' Silahkan tapi jangan berisik ya soalnya pasien sedang istirahat ''
'' Baik Dok '' Jawab ibu gosip yang langsung masuk kedalam ruangan Ceu imas
Bu gosip masuk dengan pelan agar ceu imas tidak terganggu
'' Ceu, kenapa nasib mu malang sekali ceu '' Gumam bu gosip yang merasa kasian melihat kondisi ceu imas yang terbaring lemah di atas tempat tidur
'' Apa ini karma untuk ceceu karena selama ini ceceu selalu saja menjelek-jelekan Anisa dan iri dengan apa yang di dapatnya saat ini '' kata bu gosip yang sudah duduk di kursi dekat ranjang
~ RUMAH ANISA
__ADS_1
Ceu idah sudah beres membuatkan nasi liwet buat oma dan sekeluarga, wangi dari nasi liwet membuat perut siapa saja keroncongan
'' Oma mau makan di sini apa di ruang tengah? tanya ceu idah
'' bawa ke ruang tengah aja ceu biar makan nya ngariung enak '' kata Oma
'' Siap Oma '' Kata ceu idah yang memindahkan semua makan ke ruang tengah
setelah siap mereka pun duduk lesehan di karpet dengan di makanan yang beralaskan daun pisang
'' Selamat di nikmati '' kata Ceu idah
air liyur Ania sudah mengeces ketika melihat ikan asin peda merah dan jengkol goreng
walaupun Oma dan kedua orang tua Afnan terlahir kaya tapi mereka juga sangat menikmati yang nama nya jengkol dan ikan asin peda merah
'' Wah ceu, Nisa jadi gak sabar ingin memakanya '' kata Anisa yang sudah duduk di samping resti dengan kaki yang ia selonjoran ke belakang Resti
hamil yang sudah terlihat besar sangat tidak mudah untuk makan lesehan makanya Anisa selonjoran kaki nya
'' Ayo atuh di makan kalo sudah tidak sabar mah '' kata Ceu Idah
'' Ayo berdoa dulu baru makan '' kata Oma Linda
setelah berdoa mereka langsung menikmati nasi liwet yang di buat oleh ceu idah, ceu idah juga ikut makan bersama mereka, mana mungkin Oma membiarkan ceu idah untuk pergi begitu saja setelah dirinya masak untuk mereka
Adam yang abru pertama kali memakan jengkol hanya bisa mengerutkan keningnya
'' Maaf ceu, apa tidak ada makanan yang lain lagi? '' tanya Afnan yang tidak bisa makan jengkol dan ikan asin
'' Maaf Den, adanya cuman itu '' kata Ceu idah
'' Yakin ''
ceu idah menganggukkan kepalanya yakin namun siapa sangka jika di Anisa sudah menaruh ikan goreng untuk suaminya
'' Kamu mau kemana sayang? '' Tanya Afnan yang melihat anisa bangkit dari duduknya
tak lama kemudian Anisa membawa Piring yang berisi ikan Nila yang ia goreng tadi
'' Ini Mas '' kata Anisa yang memberikan piring berisi ikan goreng kepada suaminya
'' Aku tau Mas tidak akan bisa memakan makanan yang ada di sini maknya Anisa buatkan ikan goreng buat Mas '' kata Anisa
Afnan merasa terharu karena istrinya sangat pengertian kepada dirinya
'' Terimakasih sayang '' kata Afnan kepada sang istri
__ADS_1
Anisa hanya menjawab dengan senyuman
'' bagi dong '' Kata Adam yang meminta ikan goreng kepada Afnan
'' ini punyaku yang di goreng oleh istri tercinta '' Kata Afnan dengan Bangga
'' Itukan banyak, masa ia mau kamu makan sendiri '' tegur Adam
'' Mas.. '' Tegur Anisa
'' iya, iya Sayang '' jawab Afnan ketika mendengar teguran dari Sang istri
'' Yasudah nih aku bagi '' kata Afnan memberikan satu ekor ikan keada Adam
Oma, Bu ani dan Pak Yusuf hanya bisa menggelengkan kepalanya melihat kedua pria yang ada di hadapan mereka
'' Kakak perhatian sekali sama Kak Afnan '' kata resti
Anisa tersenyum '' Jika aku tidak perhatian mana mungkin Mas Afnan Mencintaiku '' Jawab Anisa terkekeh
'' Wah kakak hebat '' Kata Resti
~ KEESOKANNYA
Pagi ini para pekerja Adam maupun Afnan mereka sudah sampai di lokasi untuk membedah rumah warga yang tidak mampu
Nenek yang memiliki rumah yang kurang layak langsung mendatangi rumah Anisa ia ingin mengucapkan terimakasih kepada Oma Linda karna sudah merenovasi rumah nya
'' Sebentar ya Nek, Nisa panggilkan dulu oma nya '' kata Anisa yang langsung memanggil oma yang sedang di dapur melihat ce idah yang sedang membuat bugis ketan item
Semalam Oma dapat kiriman satu piring bugis ketan item dari Bu rt dan habis di lahap semua oleh Oma
" Oma.. ada yang mencari Oma Di depan " kata Anisa
Oma mengerutkan kening nya " Siapa? " Tanya Oma heran
Anisa mengangkat kedua bahunya karena Anisa juga tidak terlalu kenal kepada Nenek itu
" Baik lah, kamu tunggu di sini jika Bugis nya sudah jadi kasih tau Oma " kata Oma
Anisa tersenyum " iya Oma " jawab Anisa
Oma pergi ke Ruang Tamu " Kamu di sini " tanya Oma tersenyum lalu duduk di sopa
Nenek itu tersenyum " Iyah, saya datang ingin mengucapkan terimakasih karena Kamu sudah mau merenovasi Rumah saya " kata Nenek itu
" Tidak perlu berterimakasih, Aku melakukan itu ikhlas Lagian di usia kita yang sudah rentan ini seharusnya tidur di tempat yang layak bukan kandang ayam " kata Oma Menggelengkan kepalanya
__ADS_1
" Aku tidak tau harus mengucapkan apa lagi kepadamu, Selama ini Aku selalu mengumpulkan uang buat merenovasi Kandang ayam itu tapi..." Lirih perkataan nenek itu terhenti ia merasa sedih karena setiap punya uang pasti harus ke pakai untuk beli beras kadang beli obat karena Nenek yang sudah mulai sakit-sakitan
" Sudah jangan di lanjutkan lagi, aku tau Kamu selalu ingin memperbaiki nya namun apa daya pasti uang nya terpakai " kata Oma yang bisa menebak Pikiran nenek ini, siapa yang tidak ingin merenovasi rumah menjadi lebih baik lagi Namun apa daya jika semua itu hanya angan-angan