Cinta Anisa

Cinta Anisa
KECURANGAN


__ADS_3

Jam sepuluh malam Killa baru Samapi di rumah, Di rumah Killa tidak langsung tidur karena ia harus mencuci pakaian terlebih karena jika besok ia kerjakan bisa-bisa Killa ke singa untuk pergi ke kampus


Rasa lelah capek bahkan ngantuk Tapi Killa berusaha untuk menyelesaikan pekerjaannya " Untung cuciannya cuman sedikit jadi cepet beres deh " Gumam Killa


Satu jam telah berlalu Killa sudah menyelesaikan Cuciannya, Setelah beres Killa langsung mandi lalu istirahat " Akhirnya aku bisa istirahat juga " Gumam Kila yang langsung menarik selimutnya lalu Memejamkan kedua mata nya.


Di tempat Lain Daren masih memikirkan Killa ia merasa tidak asing dengan gadis dan Daren merasa jika Killa adalah.. namun Daren Tidak yakin dengan tebakannya " Aku harus cari tau " Gumam Daren


~ KEESOKAN HARINYA


Pagi Ini Daren akan berangkat ke kampus bersama Adi " Selamat pagi kedua jagoan Mamah dan aunty " sapa Resti yang berjalan ke meja makan


" Pagi mah "


" Pagi Aunty " Sapa Kedua pria itu


" Wah kalian sudah rapih aja, Kapan dong kita jalan-jalan bareng bertiga gitu " Tanya Resti


" Mah. kita kan harus ke kampus dan kak Daren juga sudah mulai bekerja di perusahaan Paman " Ucap Adi


" Heum.. padahal Mamah ingin merasakan bagai mana rasanya memiliki dua jagoan " keluh Resti


" Weekend kita jalan Aunty. Kuliah libur dan ngantor juga libur " Kata Daren yang tidak tega melihat Aunty


" Ponakan Aunty emang paling The best pokonya "


Adam yang baru saja turun dari tangga langsung berjalan ke arah meja makan " Good morning Semuanya " Sapa Adam yang langsung mencium kening sang istri


" Morning pah " jawab Resti dan Adi


" Morning Uncle " Jawab Daren


Adam tersenyum lalu menyantap makanan yang sudah di siapkan oleh sang istri " Uncle dengar Daren sudah mulai bekerja di perusahaan? " tanya Adam


" Benar Uncle. Kemarin siang Daren sudah mulai magang di perusahaan Ayah " jawab Nya


" Uncle bangga kepadamu Karena kamu mau belajar dari Nol dan tidak memanfaatkan nama besar Ayah mu " Kata Adam


" Adi juga Hebat Uncle dia sudah bisa dekat dengan seorang perempuan " ledek Daren

__ADS_1


" Kak! " Kesal Adi. Adi pikir Daren akan memuji dirinya tapi nyatanya malah sebaliknya


Resti dan Adam langsung menatap Putra mereka Dengan tatapan yang tidak bisa di artikan " Boy "


" Itu semua tidak benar Mah, pah. Killa hanya teman Adi, dia salah satu mahasiswi yang berprestasi di kampus kita ia juga bisa kuliah di sana karena Killa salah satu mahasiswi yang mendapatkan Beasiswa " Kata Adi yang langsung menjelaskan semuanya agar kedua orang tuanya tidak salah paham


" Lalu? " tanya Adam


" Karena dia pintar dan kepintarannya sebanding denganku makanya aku ingin bergaul dengannya, Tapi Aku merasa kasian kepadanya "


" Kenapa? " Kini giliran Resti yang bertanya


" Dia orang yang tidak mampu bahkan di kampus banyak yang menjauhinya hanya karena Latar belakang Killa yang bisa di bilang Orang menengah ke bawah dan Killa juga pulang ngampus langsung bekerja di salah satu Restoran " Lanjut Adi


" Jadi karena itu kamu ingin berteman dengan nya? "


" Bukan hanya itu, Aku rasa Killa ada kesamaan dengan Aunty Anisa " ucap Adi


" Maksud mu Boy? "


" Iyah. Killa sangat mirip dengan Aunty Anisa ketika masih muda "


" Karena Waktu itu aku pernah main ke rumah Aunty Anisa Dan Paman Afnan terus aku liat Foto yang di pajang di Ruang tamu bahkan Wajahnya juga agak mirip dengan Kak Daren " kata Adi " Dan bukannya Kak Daren memiliki saudara kembar perempuan "


Deg..


Resti dan Adam saling pandang tidak mungkinkan jika Itu adalah Naila, Naila kan sudah meninggal Dua puluh dua tahun yang lalu.


Dan ternyata Sedari tadi Daren Mendengarkan Cerita Adi ia baru menyadari jika Wanita yang ia temui itu mirip dengan sang Bunda dan Daren baru ingat jika dirinya memiliki Saudara kembar perempuan namu Yang Daren tau Jika adiknya itu telah meninggalkan karena di Culik.


Daren sudah mengetahui tentang adiknya dari Sang Ayah. Waktu itu Anisa sedang mengalami gangguan kecemasan Daren yang awalnya tidak mengetahui jika bundanya memiliki riwayat Depresi Langsung menanyakan kepada sang ayah, Dan Afnan pun langsung menceritakan semaunya kepada Daren dari situlah Daren semakin menyayangi sang Bunda.


Di saat sang Bunda sedang depresi Daren masih di berikan Asi oleh Sang Bunda bahkan Anisa tidak membiarkan orang lain Menyentuh Daren karena Anisa takut Jika Daren akan hilang seperti Adiknya Naila.


Daren dan Adi berangkat ke Kampus dengan menggunakan Mobil Adi " Adi "


" Iyah kak " jawab Adi


" Gue ingin menyelidiki Latar belakang wanita itu "

__ADS_1


" siapa yang kakak maksud? "


" Killa. wanita yang kamu sebut mirip dengan Bunda " Jawab Daren


Cekittttt...


Adi menghentikan laju mobilnya di pinggir jalan " Apa-apa kamu ini " keluh Daren


" Kak, Apa kakak tidak salah ingin Mencari latar belakang Killa? kalo hasilnya tidak sesuai dengan keinginan kakak bagai mana, Kan kakak tau sendiri kalo Adik kakak Sudah meninggal " ucap Adi


Bukannya Adi tidak membiarkan Daren menari tau namun Adi tidak ingin Daren dan keluarganya kecewa dengan hasilnya Nanti.


" Kalo tidak di cari tau kita tidak akan tau hasilnya bagai mana " ucap Daren " Apapun hasilnya Gue harus cari tau, siapa tau saja kan Mayat yang di temukan oleh polisi dulu bukan mayat adik gue tapi Mayat orang lain, Gue gak Tega liat Bunda. "


Adi sudah tau Tentang Anisa yang memiliki Riwayat Depresi namun ia bisa apa " Jika Kakak mau Aku akan bantu kakak. Ini demi Aunty " ucap Adi


" Terimakasih ya " ucap Daren


Adi melanjutkan Mobilnya ia langsung membawa mobil ke kampus. di parkiran Adi sudah di sambut Oleh Winda yang sudah kecentilan " Aku paling malas ketemu sama wanita ini " Gumam Adi


" Siapa yang kamu bilang "


" Kakak lihat wanita yang so kecantikan dan ke ganjenan itu? "


" Lalu " Tanya Daren tidak mengerti


" Dia selalu usil dengan Killa karena ia merasa tersaingi oleh Killa " jawab Adi. Siapa tau tidak tau Winda para mahasiswa dan mahasiswi pasti sudah mengenalnya apa lagi Winda sangat ganjen dan selalu merasa tersaingi Oleh Killa " Kalo kata anak-anak sih, wanita itu Iri dengan kecantikan dan kecerdasan Killa " Lanjut nya


" kita harus mulai cari tau dari wanita ini terlebih dahulu "


" Maksud Kakak? " tanya Adi. lalu dengan sekian detik Adi membulatkan kedua bola mata nya " Big No " tolak Adi


" Ayolah Demi Bunda " ucap Daren


" Tidak kak. kakak belum tau siapa wanita ular itu " keluh Adi


" Lalu kalo bukan kamu lalu siapa? Aku? " tunjuknya ke Diri sendiri " dia lebih suka kepadamu jadi Akan lebih gampang Mencari informasinya "


Adi Membuang napas kasar ia benar-benar tidak habis pikir kepada kakak sepupunya ini bisa-bisanya ia memiliki ide yang Menyebalkan.

__ADS_1


__ADS_2