
Siang ini di rumah Afnan sangat ramai Apa lagi Kehadiran Resti dan Ceu idah yang membuat suasana semakin ramai seperti Saat ini Mereka sedang makan siang di bawah Pohon Mangga Dengan beralaskan Karpet tipis. Tadi pagi Anisa meminta Ceu idah untuk membuat Nasi Liwet jarang-jarang kan keluarga pada kumpul.
" Ceu idah itu Ikan asin milikku " Seru Resti yang tidak terima ikan asin nya di ambil oleh Ceu idah
Ceu idah memakan ikan Asin nya dengan Nikmat " Wah Ikan asin nya enak sekali " Gumam Ceu idah yang membiarkan Resti memanyunkan Bibir nya
" Nak. itu ikan asin nya masih banyak kenapa harus meributkan ikan asin sih " Tegur Ibu Ani Kepada Putrinya
" Tapi aku pengen yang itu hiks.. " Rengek Resti sambil menangis
" Ih si Neng mah Malah nangis, Ini ni Ceuceu Ganti " Ucap Ceu Idah Sambil memberikan ikan asin yang lain
" Gak mau, Aku maunya yang tadi yang Ceu Diah makan " Ketus Resti yang langsung memalingkan wajahnya kearah lain
" Sayang " Tegur Adam
" Haby "
" Ikan asin nya sudah di makan, jadi kamu makan yang lain ya Sayang "
" tapi haby "
" Nanti sore kita jalan-jalan Ke mol " Ajak Adam Agar Resti mau memaafkan Ceu idah
" Janji? " Resti mengangkat jari kelingking nya
" Jani Sayang " Adam menyatukan jari kelingking nya dengan Resti
" Tapi jangan bawa Ceu idah, Ceu idah nya menyebalkan " Kata Resti
Bu Ani dan pak Yusuf hanya Bisa geleng-geleng melihat sikap Putrinya ini. bisa-bisa nya ia merebutkan ikan asin padahal Suaminya seorang CEO.
Adam mengelus kepala Istrinya dengan lembut lalu tersenyum " Wek.. Ceu idah gak akan di ajak "
" Biarin Weh, Ceu idah kan Bisa pergi sama mang Agus " Jawab Ceu idah enteng
__ADS_1
" Apaan Mang Agus mau pergi sama kak Nisa ko beli keperluan Twins "
" Kalo begitu Ceu idah sama Den Afnan aja kalo gitu Hihihi. Iya kan Den " Ucap Ceu Idah sambil mengedip-ngedipkan matanya kepada Afnan
Sedangkan Afnan hanya menggelengkan kepalanya Tanpa ingin Menjawab " Sudah- sudah Kalian ini seperti Anak kecil saja. Ini Pete ada yang mau makan gak? kalo gak Mamah mau Makan " Ucap Bu Ani
" Gak Bau " jawab Resti sambil melahap makanan nya
" Giliran yang bau aja gak mau, Padahal Ini pete banyak Manfaatnya " Ucap Ceu Idah
Begitulah kira-kira Keseruan mereka Walaupun Resti dan Ceu idah sering Adu Omong tapi Mereka hanya sebatas becanda tidak lebih Aslinya mereka saling merindukan satu sama lain karena Ceu idah yang Nyablak dan Resti yang cerewet makanya mereka kompak.
Setelah usai makan siang mereka tidak langsung beranjak mereka masih menikmati angin di siang hari dengan di temani Jus Mangga sedangkan Anisa ia sudah balik ke kamar duluan karena Twins yang menangis mungkin karena haus.
" Bagai mana Bund Naila sudah tidur? " tanya Afnan Kepada Anisa
" Sudah. Naila Tidur Daren malah bangun Nangis ingin Mimi hehehe " jawab Anisa sambil tersenyum
Afnan Duduk di samping Anisa sambil memberikan satu gelas air putih karena ibu menyusui itu harus banyak minum air putih biar ASI-nya lancar
" Wah Daren seperti nya ia tidak akan tidur lagi Bund dia malah matanya semakin seger aja "
" Mungkin dia ingin main sama Ayah nya " Anisa memberikan Daren kepada Afnan untuk di gendong karena bayi gembul itu sudah tidak menangis lagi mungkin karena sudah kenyang.
" Anak ayah ingin main sama ayah Iyah " Ucap Afnan mencium pipi gembul Daren
Anisa Tersenyum ketika melihat Afnan yang asik bermain dan Bercerita kepada Daren. Anisa Merapihkan Lemari dan juga Pakaian twins yang masih belom di Masukan ke dalam lemari
" Oh iya sayang "
" ada apa Ayah " Anisa langsung menoleh ke arah Afnan yang sedang menggendong Daren
" Aku rencananya ingin mencari pengasuh untuk Twins, Menurut Bunda Bagai mana? "
Anisa membuang napasnya pelan " Kalo saran Bunda mending gak usah dulu karena Bunda ingin mengasuh dan menikmati Masa-masa pertumbuhan Twins Ayah. lagian masih ada bibi yang bisa gantian sama Anisa " Jawab Anisa Yang tidak rela jika anak-anak nya akan di asuh oleh pengasuh
__ADS_1
Bukan tidak boleh hanya saja Anisa tidak ingin Ia melewati masa pertumbuhan Anaknya Apa lagi Ini Anak pertama mereka
" benar kata istrimu, Lagian Mamah akan tinggal di sini Membantu Anisa Mengurus Twins Jadi kamu jangan khawatir Dengan Twins " Jawab Bu Ani yang masuk kedalam Kamar Twins " Lagian pengasuh itu sangat tidak bagus untuk Si kembar, Nanti saja Jika usia mereka sudah tiga tahun baru kamu cari Pengasuh karena di usia segitu Kalian akan mulai kewalahan "
Afnan membuang napas nya pelan Niatnya tidak ingin membuat sang istri Repot dan kelelahan tapi malah begini " Baiklah jika ini Sudah keputusan Mamah dan juga Bunda, Aku mah ngikut saja " Ucap Afnan pasrah karena Afnan tidak mampu untuk melawan kedua wanita yang ia sayangi ini.
Setelah obrolan mereka selesai Afnan pun langsung keluar karena ia Ada kerjaan yang harus ia kerjakan Tinggallah Ibu Ani dan juga Anisa yang masih di kamar Twins
" Sayang.. Nanti kamu jangan sungkan-sungkan untuk meminta Bantuan Mamah ya. Mamah pasti akan dengan senang hati membantu mu apa lagi ini Adalah Cucu-cucu Mamah "
" Iyah Mah. Terimakasih ya sudah mau bantu Anisa " Ucap Anisa " Sebenarnya Anisa kurang percaya jika anak-anak di asuh oleh para pengasuh Apa lagi sekarang lagi banyak kasus pembunuhan anak Dan juga penculikan anak Membuat Anisa ngeri dan takut "
" Mamah mengerti sayang. Lagian mamah juga tidak setuju dengan Rencana Afnan Yang akan mengambil Pengasuh "
" Terimakasih ya mah sudah dukung Anisa "
" Sama-sama Sayang. Kalo begitu Mamah keluar dulu ya gak Enak sama Ibu rt lama-lama ninggalin "
Anisa mengangguk mengerti " Iyah Mah " Jawab Anisa
Setelah kepergian Bu Ani. Anisa melanjutkan aktivitas nya untuk membereskan perlengkapan Twins. karena perlengkapan Twins belum di bereskan semuanya.
Sedangkan di luar Resti sedang merengek kepada suaminya ia ingin pergi jalan-jalan Ke mol sesuai janji suaminya tadi
" Ayo haby " Rengek Resti
" Oke oke Ayu kita pergi " Ucap Adam Pasrah
" Horeeee.. " Seru Resti
Akhirnya Adam membawa Resti jalan-jalan ke salah satu Mol di kota sekalian Adam juga mau membelikan oleh-oleh buat Bu Rt dan juga Pak Rt di kampung anggap saja Ucapan terimakasih Adam kepada Mereka karena mereka sudah mau membantu Adam mengurus maslaah nya.
Setelah perjalanan sekitar Tiga puluh menit akhirnya Mereka sampai di salah satu Mol " Kamu mau beli Apa sayang? " Tanya Adam
" Eum.. entah lah kita lihat saja nanti " Jawab Resti sambil berjalan dan menggandeng suaminya
__ADS_1
Adam mengangguk mengerti karena tidak aneh jika istrinya Seperti itu Tau-tau Nanti sudah banyak aja belanjaan nya padahal mereka hanya laper Mata Bukan benar-benar ingin membeli.