
Setelah kepergian Sonya, Anisa merasa tidak enak dengan Dan merasa bersalah kepada sang suami gara-gara dirinya Sang suami harus kehilangan Rekan bisnis dan harus mengganti rugi
" Ayah, apa tidak sebaiknya ayah pikirkan kembali, Bagai mana mungkin ayah memutuskan kontrak kerja sama hanya karena ingin makan siang dengan ku " kata Anisa
Afnan tersenyum lalu menatap sang istri dengan lekat
" Dengar sayang, Ganti rugi itu tidak seberapa di bandingkan dengan Dirimu " Afnan mengelus pipi Anisa
" Asalkan demi kamu akan aku lakukan sayang, Aku tau jika Sonya mempunyai rencana lain selain ingin menjadi rekan bisnis ku, Sebelum itu semua terjadi maka lebih baik aku putuskan sekarang sebelum Ada ke gaduhan dalam rumah tangga kita " kata Afnan
Anisa merasa terharu dengan sikap manis Sang suami, Anisa tidak menyangka jika sang suami akan menjaga rumah tangganya dengan sebaik mungkin
" Terimakasih ya Ayah, ayah sudah Memperjuangkan Rumah tangga kita " kata Anisa tersenyum manis
" Untukmu dan untuk anak-anak kita sayang " Afnan mengecup bi_r Anisa dengan lembut lalu melepaskan nya
" Jadi Kenapa bunda tiba-tiba datang ke sini tanpa memberitahu aku terlebih dahulu " tanya Afnan
Anisa tersenyum ia teringat Awal mula ingin datang ke perusahaan
" Ayah, ayo kita pergi Aku ingin makan iga bakar " kata Anisa dengan wajah yang berbinar
" Jadi karena itu Bunda datang? " Tanya Afnan Dan di balas dengan anggukan oleh Anisa
__ADS_1
" Tapi Nisa sendiri yang nentuin Tempat nya " kata Anisa
Afnan mengerutkan kening nya " Memang nya tau gitu tempat nya? "
" Tau dong " kata Anisa dengan bangga
" Baiklah, Suamimu ini akan ikut kemana pun Bunda ajak " Kata Afnan pasrah
" Oke. kalo begitu Let's go " ajak Anisa yang sudah berdiri
" Pelan Bunda, ingat di perut mu ada Kedua anak kita " keluh Afnan yang melihat sang istri sabaran
Anisa tersenyum lalu mengajak Sang suami ke tempat yang di inginkan nya
Setelah menempuh perjalanan selama Satu jam lebih akhirnya Samapi di salah satu Restoran yang cukup Indah dan bahkan sangat nyaman untuk di gunakan oleh Para pasangan
" Bunda apa ini Kerjaan bunda? " Tanya Afnan yang di balas dengan anggukan oleh Anisa
Bagai mana tidak, di restoran ini sangat tidak mudah mendapatkan tempat favorit seperti ini, dengan pemandangan yang langsung ke laut biru dan dekor yang cukup cantik apa lagi di atas meja yang sudah di hias sedemikian rupa dengan bunga-bunga mawar merah yang lumayan cantik.
Tadi ketika Anisa sedang menuju perusahaan Afnan, Anisa sudah memboking tempat dan meminta pelayanan lebih karena ingin memberikan kejutan untuk sang suami dan ternyata tidak sia-sia karena sang suami yang speechless dengan kejutan yang di berikan oleh nya.
" Terimakasih sayang, Kamu sudah repot-repot membuatkan ini untukku. Seharusnya aku yang memberikan kejutan manis ini untukmu " kata Afnan memegang tangan Anisa
__ADS_1
" Tidak apa-apa Ayah. Ini hanya hadiah sederhana yang aku berikan untuk Ayah di bandingkan Ayah yang selalu memberikan hal yang istimewa dan hadiah yang begitu fantastis untukku. Selama ini Ayah sudah kerja keras untuk Anisa dan kedua calon Anak kita jadi Tidak ada salah nya kan kalo Anisa juga ingin membuat ayah bahagia " kata Anisa sambil tersenyum
Afnan tersenyum ia tidak menyangka jika istrinya ini bisa memberikan kejutan kecil untuk dirinya selama ini Dirinya yang selalu membuat hal-hal yang seperti ini dan ternyata Rasanya sangat Bahagia.
" Sekali lagi terimakasih sayang " Afnan mengecup punggung tangan Anisa dengan wajah yang terlihat bahagia
" Sama-sama Ayah " jawab Anisa
Afnan dan Anisa menikmati jamuan makan Siang dengan iga Bakar sesuai keinginan nya
Bukan hanya iga bakar yang di pesan oleh Anisa bahkan Anisa memesan menu yang lainnya juga dan bermacam-macam Makan manis
" Bunda pelan-pelan makan nya " tegur Afnan
" Iyah Ayah maaf, habis Anak-anak kita tidak sabar ingin mencicipi makan ini " kata Anisa
Afnan membuang napas nya pelan lalu menatap sang istri dengan senyuman yang tidak bisa di artikan
Bagi Afnan tidak jadi masalah jika Anisa makan banyak dan mau sebanyak apapun hanya saja Afnan takut jika perut sang istri meledak apa lagi perut Anisa yang Sudan bulat, Terkadang Afnan merasa kasian kepada istrinya yang telah mengandung dan membawa Perut buncitnya namun apa daya Jika Afnan tidak bisa melakukan apa-apa selain Mengelus dan memijat kaki Anisa agar tidak merasa pegal dan capek
" Terimakasih ya sayang " kata Afnan lagi
" Terimakasih buat apa, buakannya tadi sudah bilang Terimakasih " ucap Anisa heran
__ADS_1
" Terimakasih karena kamu sudah Mengandung kedua anak-anak kita dan Terimakasih karena kamu Sudah menjadi istri sekaligus Ibu dari calon Anak kita "
" Heum, aku pikir Apa " kata Anisa