Cinta Anisa

Cinta Anisa
Bersyukur


__ADS_3

Karena hari sudah mulai sore Afnan mengajak Anisa dan juga Bu Ani untuk makan siang yang sudah terlewatkan


" Maaf ya, gara-gara mamah terlalu bahagia sampai lupa dengan perut kita hehehe " Bu Ani Terkekeh gara-gara saking bahagianya Bu Ani sampai kalab belanja untuk seserahan nanti padahal Anisa berkali-kali menolak dengan halus agar tidak membeli barang yang terlalu mahal tapi Karena Bu Ani ingin membahagiakan calon mantunya sehingga tidak mempersalahkan soal uang


" Ayo di makan dulu " ucap Afnan ketika makanan sudah tiba


Mereka makan di selingi dengan obrolan kecil


Sedangkan di ujung sana Ada Yudi dengan istrinya yang perutnya sudah membuncit mereka juga makan di tempat yang sama dengan Anisa


Wajah Yudi tiba-tiba mengeras dengan tangan yang mengepal di bawah meja, Yudi cemburu melihat Anisa yang begitu bahagia di sana apa lagi Yudi melihat jika pria yang ada di samping Anisa sangat memanjakan Anisa


" Kang, kamu lihat apa? " Tanya Kiki


" Tidak ada " jawab Yudi sambil memalingkan wajah nya


Kiki yang melihat Suaminya tiba-tiba diam dan menatap kursi kearah lain. Kiki yang penasan langsung mengikuti pandangan Yudi


Kiki melhat ada seorang wanita dengan pria dan ibu-ibu paruh baya


" Apa kamu mengenalnya Kang.? " Tanya Kiki


" Tidak " jawab Yudi dingin


Ya Kiki memang tidak mengetahui jika Yudi sudah menikah sebelum nya yang Kiki tau Yudi masih lajang


" Lalu kenapa melihat ke arah sana terus " keluh Kiki


" Sudahlah ayo kita makan setelah itu kita pergi " ucap Yudi


Anisa yang tidak sengaja melihat Yudi yang sedang makan dengan seorang perempuan sudah bisa menyimpulkan jika perempuan itu adalah istri Yudi karena melihat perut perempuan itu yang sudah membuncit


" Nisa kamu lihat apa? " Tanya Afnan karena Meja Yudi di belakang Afnan


" Itu ada kang Yudi dengan istrinya " jawab Anisa jujur


Sontak saja Bu Ani dan Afnan menoleh kearah meja Yudi


" Kenapa apa kamu cemburu? " Tanya Afnan

__ADS_1


Anisa tersenyum " mana mungkin aku cemburu apa lagi Aku sudah tidak punya perasaan apa-apa kepadanya " jawab Anisa jujur


Afnan mengangguk mengerti


" Dih Mamah pikir dia ninggalin kamu karena mendapatkan wanita yang lebih cantik dari mu tapi nyatanya malah lebih burik, mana penampilan nya seperti kekurangan bahan lagi " sindir Bu Ani


Bu Ani sangat penasaran pria mana yang sudah meninggalkan Anisa dan secantik apa wanita itu, tapi nyata nya Anisa jauh lebih di atas wanita itu.


" Mungkin karena wanita itu mempunyai kelebihan yang tidak ada di diri Anisa Bu, Nisa banyak kekurangan maknya Kang Yudi meninggalkan Nisa " Anisa menundukkan wajah nya


" Angkat kepalamu, kamu itu calon istriku kamu tidak boleh menundukan kepalamu kecuali kepadaku apa lagi di depan orang yang seperti mereka, aku tidak ingin istriku ada yang merendahkan apa lagi meremehkan "


" Hanya pria bodoh yang membuang berlian demi sebongkah batu krikil " ucap Afnan


" Benar kata Afnan sayang, Suatu saat saat nanti pasti dia akan menyesali perbuatannya " ucap Bu Ani menatap sinis kepada pasangan yang ada di pojok itu


Karena hari sudah mulai malam Anisa, Afnan dan juga Bu Ani langsung pulang ke rumah


Di rumah Ada Bu Rt dan Ceu idah yang sedang beberes untuk persiapan pernikahan


" Assalamu'alaikum.. " ucap Anisa dengan di Ikuti Bu Ani


" Eh Neng Nisa sudah pulang, bawa oleh-oleh gak buat ceceu ?" Tanya Ceu idah sambil tersenyum


Anisa tersenyum " ada dong, Masa Anisa lupa sama Ceu dah "


Kedua mata Ceu idah langsung berbinar mendengar Anisa membawa oleh-oleh untuk nya


" Mana neng ?" Tanya Ceu idah dengan senyum yang mengambang di pipi nya


" Oleh-oleh capek Ceu " jawab Anisa yang langsung duduk di lantai


Bu Ani dan bu rt langsung tertawa melihat wajah Ceu idah yang kecewa karena di bohongin Oleh Anisa


" Ah si Neng mah, gak besti " ucap Ceu idah sambil memalingkan wajah nya


" Hehehe.. ada-ada saja " ucap Bu Ani


" Besti itu apa Ceu? " Tanya Anisa polos

__ADS_1


" Ih si neng mah gak gaul, besti itu Solmed "


Anisa semakin mengerutkan kening nya " bahasa apa lagi ceceu, Anisa gak ngerti " keluh Anisa yang memang tidak mengerti


" Terserah Neng Weh ah, ceceu mau ambek kepada Neng karena tidak membawa oleh-oleh buat ceceu "


Bu Ani menggeleng kepalanya untung Bu Ani sudah tau shipat Ceu idah jadi sudah tidak heran lagi


" Assalamu'alaikum... " Ucap Afnan masuk kedalam rumah dengan beberapa paper bag di tangan nya Lalu menaruh nya di dekat Bu Ani


" Nih Ceu, Bu Rt oleh-oleh untuk kalian berdua " Ucap Bu Ani memberikan paper bag ke pada Bu rt dan Ceu Idah yang berisi donat madu satu-satu dapat satu losin donat madu


Wajah Ceu idah langsung berbinar ketika di kasih donat madu oleh Bu Ani


" Ibu terimakasih oleh-olehnya padahal tidak perlu repot-repot " ucap Bu rt


" Ini rejeki bu, jadi jangan di tolak " kata Ceu idah yang langsung memakan donat madu


" Ini tidak merepotkan ko Bu, justru kami yang sudah merepotkan Bu rt karena sudah membantu kami untuk acara pernikahan Anak-anak kita " ucap Bu Ani


" Iyah Bu, Nisa benar-benar sangat berterima kepada ibu, Ceu idah dan yang lain nya karena mau di Merepotkan oleh kita "


" Neng Nisa jangan merasa tidak enk begitu, ibu ikhlas membantu Neng Nisa apa lagi Ibu sudah menganggap kamu sebagai anak ibu sendiri jadi jangan merasa tidak enak ya, justru berkat kamu Ibu dan bapak bisa merasakan bagai mana repotnya mengurus Anak kita yang akan menikah " ucap Bu RT


Bu rt memang merasa bersyukur dengan ada nya Anisa dirinya bisa merasakan mempersiapkan acara pernikahan.


Anisa langsung memeluk Bu Rt " Nisa tidak akan pernah melupakan bagai mana kebaikan ibu dan bapak "


" Jika sudah menikah nabati sering-sering lah datang kemari menjenguk ibu dan bapak " ucap Bu rt


" Insa Allah Bu, jika Suami Anisa mengijinkan dan situasi nya juga mendukung pasti Anisa akan sering jenguk ibu " jawab Anisa melepaskan pelukan nya


" Tuh dengar kata Bu Rt " ucap Bu Ani kepada Sang anak


" Iyah mamah ku sayang, aku mendengarnya " jawab Afnan. Tidak mungkin Afnan tidak mengijinkan Anisa untuk pulang ke Bandung apa lagi di Bandung adalah tanah kelahiran nya


" Bu, besok Anisa ingin ke makan orang tua Nisa sekalian ke makan Anak Nisa " ucap Anisa


" Besok aku Yang antar, sekalian kita minta restu kepada mendiang orang tua Nisa " ucap Afnan dan di balas dengan anggukan oleh anisa

__ADS_1


__ADS_2