
Sesuai dengan rencana Afnan membawa Anisa ke salah satu kota yang tidak jauh dari desa. Afnan ingin membuat Anisa senang malam ini tanpa memikirkan kesedihannya.
Afnan membawa menyetir mobil dan Anisa duduk sebelah Afnan " Menurut mu Restoran mana yang enak ? " Tanya Afnan melirik ke arah Anisa
" Anisa tidak tau Mas " Jawab Anisa. bagai mana mau tau Secata Anisa belum pernah makan di sebuah restoran ataupun di luar, selama pacaran dan menikah dengan Yudi Anisa tidak pernah di ajak keluar rumah
Afnan yang melihat Anisa Menundukkan kepalanya seolah tau apa yang sedang di pikirkan Anisa
" Bagai mana jika kita makan di lesehan saja pasti akan Lebih Nikmat " Ajak Afnan
Anisa melirik kearah Afnan sambil tersenyum " Boleh Mas " Jawab Anisa
" Oke kita ke sana ya " Afnan teringat ke salah satu tempat wisata malam di Kota B. Di sana ada pemandangan yang cukup indah jika malam dan kebetulan pemiliknya rekan bisnis Afnan
Butuh waktu satu jam Untuk Samapi di tempat wisata malam yang bernama D dleuland. Tempat wisata yang menawarkan keindahan Malam, cuaca yang dingin semakin Dan sejuk membuat Orang betah berlama-lama di tempat ini
Bukan hanya Pemandangan malam yang indah di sini juga ada Kafe Dan jangan lewatkan makanan yang tersedia di sini karena Tak kalah enak dengan Restoran-restoran mahal lain nya.
Anisa yang baru pertama kali di bawa ke tempat sepeti ini langsung melongo tidak percaya jika di kampung nya ada tempat seindah ini, Biasanya Anisa hanya melihat di Tv itu pun tv tetangga.
" Ayo " Ajak Afnan
Anisa mengangguk dan mengikuti langkah Afnan, Anisa benar-benar sangat kagum melihat pemandangan malam yang begitu Indah
" Apa ini pertama kali nya kamu ke sini? " Tanya Afnan
" Iyah, ini pertama kali nya Nisa datang ke sini. Nisa tidak menyangka jika di dekat kampung Nisa Ada tempat seindah ini "
Afnan Terkekeh " Memangnya selama ini kamu kemana saja sampai baru tau ada tempat seindah ini di sini " Ledek Afnan
Afnan dan Anisa duduk di tempat yang paling tinggi agar bisa menikmati pemandangan sekeliling nya
" Ayo duduklah "
Anisa duduk lesehan dekat Afnan, di sana bukan hanya Ada mereka ada juga beberapa pasangan yang lain nya
Seorang pelayan datang dengan membawa Buku menu " wilujeng wengi, Teteh, Aa, Ini buku menu nya "
" Oh iya " Afnan melihat Daftar menu di sana banyak cemilan dan juga makanan berat
" Kamu mau pesan apa? " Tanya Afnan kepada Anisa
" Nisa ngikut aja Mas " Jawab Anisa yang membaca Daptar menu
Afnan mengangguk mengerti " Saya pesan Stik nya dua ya, tambah kentang goreng dan sosis bakar nya "
" Minum nya Lemon tea panas 2 dan Air meneral nya juga dua ya "
__ADS_1
" Baik a. Saya ulangi lagi ya pemesanannya. Stik Dua, kentang goreng satu, Sosis bakar, Lemon tea panas dua, dan air mineralnya juga dua. Apa ada lagi ?" tanya Pelayan pria itu
" Sudah itu saja " Jawab Afnan
Anisa memalingkan pandangan nya kearah lain, Di sana ada yang sedang berpelukan dan juga pegangan tangan
" Apa ini malam Minggu?" batin Anisa membuang napas nya
Handphone Afnan berdering, Afnan mengambil handphone di dalam jaket nya " Sebentar ya, ada telpon dulu " Afnan langsung mengangkat telpon yang masuk ke handphone nya
Setelah kepergian Afnan Anisa melanjutkan menikmati pemandangan di sana
Afnan. : Apa kamu tidak bisa mengatasi nya seniri ?
...
Afnan. : Ok ok besok gue langsung Otw ke sana, paling Gue sampe sana siang
...
Afnan. : Iyah Iyah bawel banget sih lo
...
Tut...
Afnan Langsung mematikan handphone dan memasukan ke dalam saku celana nya. Afnan yang melihat Anisa kedinginan Afnan segera membuka jaket dan memasangkan nya kepada Anisa
Anisa tersenyum " Terimakasih mas, tapi kan mas juga kedinginan "
" Aku tidak apa-apa yang penting Kamu jangan sampe Kamu masuk angin, karena jika kamu masuk angin kasian para pegawai saya yang tidak akan mendapatkan makan siang " Elak Afnan
" Mas bisa saja " Jawab Anisa malu
" Kamu cantik Jika sedang senyum begitu aku suka " Ucap Afnan jujur sambil menatap Anisa dengan lekat
Anisa menunduk Malu, Wajah Anisa berubah menjadi ke merah jantung nya berdetak tidak karuan
" Nama nya juga wanita pasti akan terlihat cantik apa lagi di kegelapan malam dan di Sinari dengan lampu-lampu kecil sepeti ini " Jawab Anisa malu-malu
Afnan terkekeh ternyata Anisa tidak gampang di rayu " Hahaha kamu bisa saja Anisa, tapi Kamu benar-benar cantik, Cantik luar dalam "
" Jika aku cantik luar dalam tidak mungkin Anisa di Hianati oleh suami Anisa sendiri " Lirih Anisa. Tidak ada yang harus di tutup-tutupi apa lagi Afnan sudah tau semua nya tadi siang.
" Hanya pria bodoh yang meninggalkan wanita secantik kamu, mantan suami mu itu sangat Bodoh Membuang berlian demi batu krikil " Ucap Afnan
Anisa tersenyum manis " Jangan tersenyum begitu aku sungguh tidak tahan " Ucap Afnan
" Jaga pandangan mu Mas " tegur Anisa
__ADS_1
" Eh Maafkan aku Anisa, habis kamu sangat cantik sekali Aku sampai tidak bisa berpaling dari wajah mu " Afnan memang terlalu jujur mungkin karena jatuh cinta pada pandangan pertama membuat Afnan terburu-buru mengungkapkan isi hati nya.
" Permisi, ini pesanan nya " Ucap pelayan yang membawa Makanan pesanan Anisa
" Terimakasih " Ucap Anisa
" Sama-sama Teh " Jawab Pelayan itu yang langsung pergi
Sedangkan Afnan yang melihat Anisa tersenyum kepada Pelayan itu langsung terdiam dan langsung berubah Mood.
Anisa yang melihat perubahan wajah Afnan langsung heran
" Mas, Ayo di makan keburu dingin "
" Hem.." Jawab Afnan
Anisa wanita kampung yang tidak pernah memakan makanan dengan pisau dan garpu merasa kebingungan
" Bagai mana cara nya ini " Gumam Anisa melihat kerah Afnan
Afnan langsung memotong-motong stik miliknya dan menukar piring miliknya dengan piring Anisa
" Makanlah " Ucap Afnan
Anisa tersenyum " Terimakasih Mas " satu suapan Anisa masukan kedalam mulut nya. Anisa merasakan bumbu yang ada di dalam stik
" Rasanya seperti rendang " ceplos Anisa
Uhuk...
Afnan tersedak karena mendengar ucapan Anisa " Apa kamu juga belum pernah Memakan nya? "
Anisa menggelengkan kepalanya
" Ya Tuhan, Selama ini kamu kemana saja sayang sampai makanan yang sepeti ini saja kamu belum pernah mencoba nya " Ucap Afnan kaget
Deg..
Anisa kaget ketika mendengar Kata sayang yang di ucapkan oleh Afnan, batu kali ini ada yang memanggilnya dengan kata sayang
" Nis.." Tegur Afnan
" Eh iya, maaf aku melamun "
" Jangan melamun di saat sedang makan " Tegur Afnan
" Iyah maaf mas. tadi mas bertanya apa? "
" Kamu selama ini kemana saja sehingga tidak bisa membedakan Yang nama nya stik dengan rendang? "
__ADS_1
" Ya harap di maklum saja mas, kan aku Orang kampung bisa makan Enak saja sudah berlakur " Jawab Anisa menikmati makanan nya