Cinta Anisa

Cinta Anisa
MERASA TERIRIS


__ADS_3

Menolak pun tidak bisa akhirnya Adi berkorban untuk Aunty satu-satunya itu tapi dengan satu Sarat jika Daren harus terus ikut dengannya dan tidak boleh meninggalkan Dirinya berduaan dengan Ular berbisa itu.


" Halo baby " Sapa winda dengan senyum genit nya


" Heum " jawab Adi


Winda yang mendapatkan jawaban langsung tersenyum senang lalu bergelayut manja di lengan Adi


Daren melihat sikap Winda merasa ingin muntah " Cih benar yang di bilang Adi mereka emang tidak boleh di tinggal berdua bisa-bisa si ular berbisa ini memberikan racunnya kepada Sepupuku " Batin Daren


" Baby, Dia siapa? " tanya Winda sambil melirik Daren


" Ini sepupuku namanya Kak Daren " Jawab Adi


Winda langsung mengembangkan senyumannya " Halo kak. aku Winda " Sapa Winda sambil mengulurkan tangannya Namun bukannya Membalas ukuran tangan Winda, Daren malah membuang muka ke arah lain


Karena mendapatkan penolakan dari Daren, Winda langsung menarik tangannya kembali lalu bergelayut manja di lengan adi.


" Ayo Di. Bukanya kita harus ke kelas " ucap Daren yang malas lama-lama berada di sini apa lagi melihat ular berbisa


" ah iya kak, Ayo " jawab Adi yang langsung mengiyakan


" Baby.. ko aku di tinggalkan sih " rengek Winda


Adi memutarkan kedua bola mata nya " sorry lupa " jawab Adi


Adi, Daren dan Winda akhirnya mereka ke kelas bersama dengan Winda yang terus saja menempel di lengan Adi


Ada nilai plus untuk Winda Jika Winda bisa mendapatkan hati Adi, bukan hanya akan di sanjung oleh teman-temannya Winda juga bisa mendapatkan apapun dari Adi karena winda tau jika Adi adalah anak orang kaya pemilik kampus ini.

__ADS_1


Para mahasiswa yang melihat Winda di gandeng Oleh Adi langsung berbisik bahkan ada juga yang mencemooh Adi. ko bisa-bisanya Adi mau sama wanita ular dan sebagainya..


Adi seolah menutup kupingnya karena panas mendengar ucapan para teman-temannya. Killa yang melihat Adi masuk bersama kakaknya hanya bisa Membuang napas berat Killa pikir Adi mendekatinya itu tulus tapi nyatanya karena Adi ingin dekat dengan Sang kakak.


Ada tatapan sendu di mata Daren ketika ia melihat Wajah Killa yang semakin mirip dengan sang Bunda " aku harus secepatnya Mencari tau agar orang-orang tidak ada yang merendahkan Adikku lagi " Batin Daren


Jam pertama telah usai orang-orang pada pergi ke kantin untuk mengiri perut mereka namun beda halnya dengan Killa yang pergi ke taman dengan membawa Buku dan juga sepotong Roti, Hanya sepotong Roti yang bisa Killa beli ia tidak mampu jika harus makan di kantin.


" Hai " sapa Daren kepada Killa yang sedang memakan Rotinya


" Hem.. " jawab Killa biasa saja


Daren yang melihat Killa sedang makan roti murah hatinya merasa teriris, selama ini dirinya selalu di manjakan dengan kemewahan bahan makan pun bisa dengan apa saja sedangkan Killa hanya makan Roti murah yang harga nya dua ribu rupiah yang tertempel di plastik


" Kenapa kamu diam di sini, Kenapa tidak pergi ke kantin untuk makan siang " tanya Daren


Killa emang tipe orang suka blak-blakan ia lebih suka apa adanya. " Apa semakin itu sehingga kamu tidak bisa membeli makanan di kantin yang mungkin harganya tidak terlalu mahal " ucap Daren


Killa melihat kearah Daren dengan lekat " Bagi orang kaya uang segitu sangatlah kecil tapi bagi ku uang dua puluh ribu itu bisa membeli Sepuluh roti " Kata Killa " Jika kamu datang ke sini hanya ingin merendahkan ku lebih baik kamu pergi dan nikmati makan siang mu di kantin " ucap Killa. Killa tidak peduli jika dirinya tidak memili seorang teman karena Killa datang ke kampus itu untuk belajar bukan untuk mencari teman.


" Sorry. Sorry bukan nya aku berkata kasar atau menyinggung perasaan mu, lagian kan aku tidak tau Jika bagai mu uang dua puluh ribu itu sangatlah penting " Ucap Daren yang merasa bersalah


" Oh iya, habis ngampus kamu mau kemana? " Tanya Daren yang ingin tau kegiatan Killa


" Kerja. bagi orang miskin bagiku waktu adalah uang " kata Killa


" Kalo boleh tau kamu kerja dimana? " Tanya Daren " Aku juga pulang kerja langsung magang di salah satu perusahaan " Kata Daren


Killa melihat ke arah Daren " Orang kaya seperti mu masih harus kerja? bukanya Kalo orang kaya itu tinggal minta saja " ucap Killa polos

__ADS_1


" Hahaha " Daren mengacak-acak rambut Killa " Aku ini bukan orang kaya, aku juga sama orang miskin seperti mu, makanya aku harus kerja untuk biyaya kuliah " ucap Daren yang gemas kepada Killa


" Is kamu ini, jangan di acak-acakan rambutku sakit tau " keluh Killa


" Jadi kamu kerja di mana? " tanya Daren


" Aku kerja di salah satu Restoran " jawab Killa


" Wah bagus dong jadi bisa makan Gratis " seru Daren


" Mana ada makan gratis yang ada gajih kita yang di potong kalo ketahuan memakan makanan restoran " Ucap Killa


" Sejahat itulah bos mu? "


" Ya nama nya juga bos dan kita yang bawahan hanya bisa patuh " ucap Killa


Killa dan Daren akhirnya saling bertukar cerita, yang awalnya Killa ketus kepada Daren namun kini Killa jadi ramah kepada Daren. entah magnet apa yang di berikan oleh Daren sehingga bisa mendekati Killa.


Sepulang dari kampus Killa langsung pergi bekerja di Restoran dan Daren pun tidak jauh beda dengan Killa ia juga pergi ke perusahaan Sang ayah untuk bekerja.


Tidak ada yang tau jika Daren adalah Anak dari Afnan karena Selama ini Afnan menutupi identitas Daren untuk keselamatan sang putra, Afnan tidak ingin Jika nasib Daren akan sama dengan Naila putrinya.


Hari demi hari mereka lewati bersama bahkan Daren Dan Killa semakin dekat Mereka juga tidak jarang menghabiskan waktu bersama selama di kampus membuat para Mahasiswi iri kepada Killa yang bisa dengan mudahnya dekat dengan Daren pria yang lebih tampan dari Adi namun kekayaan Adi lebih segalanya dari Daren karena Daren di kenal anak biasa saja tidak seperti Adi.


Seperti saat Ini Killa dan Daren sedang menikmati makan siang berdua di taman, Daren membawa bekal makanan lebih dan ia ingin berbagi dengan Killa " Sisakan untuk Adi, kasian Jika ia tidak kebagian " ucap Killa karena killa tidak hanya dekat dengan Daren melainkan dengan Adi juga.


" Biarkan saja, dia banyak uang jadi dia bisa beli sendiri di kantin " Jawab Daren


" Orang kaya " balas Killa sambil terkekeh.

__ADS_1


__ADS_2