Cinta Anisa

Cinta Anisa
Malam pertama di rumah Baru


__ADS_3

Cucu memanyunkan bibirnya karena ia merasa tidak adil, dirinya sejak dulu sangat ingin menikah dengan Afnan tapi Afnan sendiri malah menikah dengan orang lain


" Iyah Bi " jawab Cucu malas


Bi Jum yang tau jika cucu sejak dulu menyukai Afnan hanya bisa menggelengkan kepala


Anisa sudah siap untuk makan malam sedangkan Afnan ia masih sibuk dengan Laptopnya karena Tadi ia di kabari Raffi untuk segera cek email yang di kirimkan oleh nya. Karena tidak ingin bosan di dalam kamar Anisa turun ke bawah


Anisa berjalan sambil mengagumi isi rumah Afnan " Mimpi apa aku sebelum nya sampe menikahi sultan " gumam Anisa


Brug..


Anisa tidak sengaja menubruk Cucu yang sedang berjalan


'' Maaf '' Kata Anisa langsung meminta Maaf kepada cucu


Bukan nya menjawab Cucu malah langsung pergi sambil memutarkan kedua bola Matanya lalu pergi begitu saja


Anisa tidak menghiraukan Cucu yang berwajah masam kepada dirinya. Anisa berjalan ke dapur lalu melihat bi jum yang sedang sibuk memasak


'' Bi '' Sapa Anisa kepada bibi


'' Nyonya ngapain di sini? '' Tanya bi Jum


'' Apa boleh Aku bantu bi '' Tanya Anisa


'' Tidak perlu Nyonya, Nanti Aden marah '' Kata bi jum yang takut Afnan memarahinya


'' Bi jum gak perlu takut dengan suamiku, Mas Afnan tidak akan marah dan satu lagi jangan panggil aku Nyonya panggil aja Anisa '' Kata Anisa


'' Gak enak Nyonya kalo bibi panggil Nyonya dengan sebutan Nama, Kalo tidak bibi panggil Non saja ya '' Kata bi jum yang merasa tidak enak jika dirinya memanggil Nyonya nya dengan sebutan Nama


Anisa tersenyum,'' Boleh Bi itu lebih enak dari pada di sebut Nyonya '' Kata Anisa sambil tersenyum Lalu membantu Bibi untuk memasak


Bibi melihat cara Anisa memasak yang cukup lihai dan pandai dalam menggunakan Pisau


'' Apa Non sering memasak '' Tanya Bibi penasaran


Anisa tersenyum '' Nisa di kampung membuka warung Nasi Bi jadi kalo soal memasak sudah menjadi hal yang biasa '' jawab Anisa jujur


'' Wah benarkah, Pasti Masakan Non sangat enak ini mah '' Kata Bi jum


'' Ah bibi bisa saja, sudah pasti masakan Bibi yang paling enak dari pada masakan Nisa '' Ucap Anisa

__ADS_1


'' Bibi tidak yakin jika masakan Bibi enak soalnya semenjak Aden pergi ke Bandung Aden jarang makan di rumah bahkan Aden suka minta di buatkan pepes Ayam kalo tidak Pepes ikan '' Kata Bi jum


Anisa terdiam ia merasa tersanjung dengan ucapan Bi jum


'' Bi ini mau di Buat apa '' Tanya Anisa kepada Bibi


'' Ini Bibi mau bikin cumi lada hitam Non, kesukaan Aden '' Jawab bibi


Anisa baru tau kalo Afnan suka dengan Cumi lada hitam '' biar Anisa yang bikin Bi, Boleh '' Tanya Anisa kepada bibi


'' Boleh Non silahkan '' Ucap Bibi


Cucu yang melihat keakraban Bi jum dengan Anis merasa mulai cemburu '' hem.. sekarang bu jum nanti siapa lagi yang akan dia curi '' keluh Cucu yang langsung meninggalkan dapur


Sedangkan di kamar Afnan baru sadar jika Sang istri tidak ada di dalam kamar


'' Anisa kemana '' Gumam Afnan yang menaruh Laptopnya di meja lalu mencari keberadaan Sang istri. Karena di kamar tidak ada, Afnan berjalan keluar dan mencari keberadaan sang istri


'' cu, Apa kamu melihat istriku '' Tanya Afnan kepada cucu yang sedang berjalan


Cucu merasa senang karena Afnan menegur nya


'' Aden... '' kata Cucu sambil tersenyum gak jelas


Cucu tersadar dari lamunan nya ketika ketika melihat punggung Afnan yang semakin jauh di pandang " Eh Aden... " kata Cucu namun Afnan sudah tidak terlihat


" is.. menyebalkan " gerutu Cucu ia tidak jadi pergi Namun ikut ke dapur ingin tau apa yang akan di lakukan Afnan di dapur


'' Sayang '' Panggil Afnan yang melihat sang istri sedang memasak lalu memeluknya dari belakang


'' Mas.. '' Lirih Anisa karena merasa tidak enak ada bi jum di samping nya


Bi Jum yang melihat Afnan main sosor saja kaya soang hanya bisa membulatkan kedua bola mata nya, Bi Jum tidak menyangka jika Afnan akan secinta itu kepada Anisa


'' bi jum Apa Bi jum melihatnya '' Tanya Afnan sambil memberi kode kepada Bi Jum


'' Tidak Den, bi jum tidak melihat nya '' Jawab bi jum yang langsung pergi meninggalkan dapur ketika Afnan memberi kode Agar Bi jum pergi


'' Loh Bi jum mau kemana '' kata Anisa yang melihat Bi Jum pergi begitu saja lalau menatap sang suami


'' Bukan Aku '' Elak Afnan


Sedangkan di balik tembok Cucu mengepalkan kedua tangannya karena melihat kemesraan Afnan dan Juga Anisa

__ADS_1


" Awas aja aku akan buat kamu tidak betah tinggal di rumah ini, Dasar wanita kampung " gerutu Cucu


" Siapa kamu yang mau membuat Non Anisa tidak betah, dan Ingat kamu juga berasal dari kampung, kamu kamu dan kampung Bi Jum itu tetanggaan" kata Bi Jum sedikit meledek lalu pergi meninggalkan Cucu yang masih menahan kesal


" is awas aja nenek Tua, jika aku sudah berhasil mengambil hati Den Afnan, orang pertama yang aku tendang itu adalah kamu Nenek Tua " kesal Cucu menatap kepergian Bi Jum


'' Sayang, Besok Aku harus pergi ke luar kota, Kamu tidak Apa-apakan jika aku tinggal '' Kata Afnan


Anisa melihat kearah sang Suami '' pergilah jangan merasa terhalangi oleh Nisa, Nisa akan selalu mendoakan Mas dimana pun Mas berada '' Ucap Anisa sambil tersenyum


'' Terimakasih Ya Sayang karena sudah mengerti Mas, Cup '' Afnan mengecup pipi sang Istri


'' Mas.. '' Tegur Anisa


Afnan Terkekeh ia langsung membantu sang istri untuk memasak


Setelah siap semuanya Bi Jum membantu untuk memindahkan masakan ke Tempat meja makan


Di meja makan Afnan sudah duduk dengan tenang


" Mas mau makan dengan apa? " Tanya Anisa


" Aku Cumi sama itu " tunjuk Afnan


Dengan telaten Anisa melayani Sang suami


" terimakasih istri mas " ucap Afnan sambil menggoda sang istri


" Sama-sama suamiku " jawab Anisa sambil terkekeh


" Kamu sudah pintar sekarang " Ucap Afnan mencubit pipi sang istri


" Kan Nisa belajar dari Mas " jawab Anisa yang langsung memakan makanan nya


" Eum, ini enak sekali " puji Afnan


" Kalo kamu yang masak tidak pernah gagal sayang "


" Masa sih, padahal itu hutan Bi Jum loh Mas, Anisa hanya melanjutkan saja " jawab Anisa


" Masa, tapi rasanya seperti Buatan mu sayang apa lagi kamu masak pasti di tambahin Bumbu Cinta hehehe... "


Anisa menggelengkan kepalanya " Mas Ada-ada saja, sudah ayo makan dulu nanti keburu dingin " ucap Anisa yang di balas anggukan oleh Afnan

__ADS_1


__ADS_2