
Anisa baru saja selesai senam hamil ia Langsung memberisih tubuhnya dari keringat setelah itu Anisa segera keluar dari kamar untuk menemui Ceu idah
" Bi, Ceu idah di mana? " Tanya Anisa
" Tadi pas non menyuruh bibi buat nganter bu idah ke kamar nya, Bu idah belum keliatan lagi keluar dari kamar non " jawab bibi
Anisa mengangguk mengerti " oh baik lah, mungkin Ceu idah masih istirahat " kata Anisa
" Ini bibi masak apa buat makan siang? " Tanya Anisa yang melihat bibi yang sedang masak
" Ini bibi lagi masak, Sayur asem ayam goreng tahu tempe sama sambel terasi Non " jawab Bibi
" Bi apa bibi ada stok ikan asin cumi gak? " Tanya Anisa
" Kalo di paviliun sih ada Non, kebetulan bibi baru beli kemarin " kata Bibi
Anisa tersenyum " kalo gitu Anisa pinjam dulu ya nanti Anisa ganti terus minta di gorengin soalnya kalo sayur asem itu enak nya sama ikan asin " kata Anisa kepada bibi
Bibi tersenyum, Bibi kira Jika Anisa tidak suka dengan yang nama nya ikan asin " siap Non, nanti bibi gorengin " kata Bibi
" Terimakasih ya Bi " kata Anisa
Anisa duduk di meja makan lalu mengeluarkan handphone nya
" Assalamualaikum.. ayah " kata Anisa di balik layar handphone
" Wa'alaikumsalam istriku yang cantik, bagai mana senam nya lancar? "
" Alhamdulillah lancar Ayah, ini ayah sedang apa? " Tanya Anisa
" Ayah sedang rapat Sayang " jawab Afnan
Anisa langsung mematikan kamera handphone nya
" Loh ko di matiin Bunda "
" Malu ayah, yasudah kalo ayah sedang rapat Ayah lanjutkan rapat nya ya, bunda hanya ingin bilang jika Ceu idah sudah samapi di rumah "
" Hehehe Yasuda kalo gitu Ayah lanjut dulu ya, dan selamat bersenang-senang bersama Ceu idah sayang "
" Assalamualaikum.. "
" Wa'alaikumsalam.. "
Anisa mematikan handphone nya " dasar ayah, padahal kalo sedang rapat tidak usah mengangkat telpon " kata Anisa tersenyum malu
Sedangkan di kantor Afnan tersenyum " maaf Biasa istri saya suka rindu " kata Afnan dan di balas dengan senyuman oleh rekan bisnis nya.
" Non makanan nya sudah siap " kata Bibi
" Oh iya Terimakasih Bi " jawab Anisa
__ADS_1
Anisa bangkit dari duduk nya ia Langsung menuju kamar Ceu idah untuk mengajak Ceu idah makan
Tok..tok..tok...
Ceklek..
Anisa tersenyum melihat ceu idah yang sepertinya baru bangun tidur
" Neng maaf, Ceceu Ka bablasan tidur nya habis kasur nya enak empuk gak kaya di rumah ceceu keras " kata Ceu idah
" Heheh.. iya gak apa-apa Ceu, Nisa ke sini mau ajak ceceu makan pasti ceceu belum makan kan " ajak Anisa
Ceu idah menggaruk kepala yang tidak gatal " hehehe.. iya neng "
" Kalo gitu Ayo kita makan siang dulu "
" Tapi ceceu pengen Cuci muka dulu nya "
" Iyah Ceu, kalo gitu Anisa tunggu di meja makan ya "
" Siap Neng "
Anisa kembali ke meja makan sambil menunggu Ceu idah Anisa meminta bibi buat membuatkan Es Buah
" Bibi mau ke mana? "
" Mau balik ke belakang Neng "
" Tapi Non. "
" Jangan Ada tapi-tapian Ayo duduk kita makan bersama, gak usah sungkan gitu bi " kata Anisa yang tau jika bibi merasa tidak enak jika harus makan satu meja dengan dirinya
Dengan pasrah bibi pun duduk di kursi meja makan di susul dengan Ceu idah Yang baru saja duduk di kursi meja makan
" Ayo di makan Bi Ceu " kata Anisa
" Stopppp!!!! "
Anisa, bibi, dan Ceu idah langsung menyetop aktivitas nya
" Resti "
" Halo semua nya " sapa Resti melambaikan tangan nya
" Neng Resti " kata Ceu idah sambil tersenyum
" Halo Ceu apa kabar " Resti langsung duduk di dekat Anisa
" Aku datang karena Mendengar dari Kakak ku jika Ceu idah sedang berkunjung ke sini " lanjut Resti
Tadi ketika Afnan mengangkat Telpon kebetulan di sana ada Adam dan juga Resti Yang ikut Rapat. Resti yang mendengar kakak nya menyebut Nama Ceu idah ia Langsung kepo dan memutuskan untuk Pergi ke rumah Anisa.
__ADS_1
" Nanti saja ngobrol nya sekarang ayo kita makan dulu, perutku sudah tidak tahan ingin makan " kata Anisa yang sudah tidak sabar ingin segera makan
" Wah ini mah Makanan ke sukaan ceceu Neng " kata Ceu idah yang tadi sungkan-sungkan untuk mengisi piring nya
Resti dan Anisa tersenyum melihat Ceu idah yang begitu lahap
" Pelan-pelan Ceu, Saya gak akan minta Ko " ledek Resti
" Hehehe Iyah Neng, habis ini enak Ceceu jadi kalab " jawab nya sambil tersenyum
" Kalo gitu makan lah "
Walaupun Makana sederhana tapi jika makan bareng-bareng seperti ini pasti akan sangat nikmat. Karena bukan dari menu makanan yang membuat nikmat tapi dari kebersamaan nya.
Setelah makan Ceu idah Membantu bibi buat Beresin meja makan padahal Anisa sudah melarang Ceu idah buat ikut beres-beres
" Neng sudah beres ini kita ngapain lagi " Tanya Ceu idah
" Sini Ceu, duduk sini " ajak Anisa kepada Ceu idah
Mereka duduk di sopa depan Tv Anisa sangat suka duduk di sopa Ini karena Pintu kaca besar yang bisa di buka lebar-lebar dengan pemandangan langsung ke taman dan kolam renang
Bibi duduk di antara Anisa dan juga Resti
" Neng sebenarnya Ceceu di panggil ke sini buat apa? " Tanya Ceu idah yang belum tau apa niat Anisa memanggil Ceu idah ke rumah nya
" Ceu sebenarnya Anisa memanggil ceceu karena Anisa pengen makan lontong isi Sambel tempe buatan ceceu " kata Anisa jujur
" Aduh si neng lagi ngidam nya "
" Iya Ceu, Kemarin Anisa meminta Suami Anisa buat Pergi ke Bandung menemui ceceu cuman Kalo ceceu buatnya di Bandung pasti nanti rasanya sudah tidak enak lagi makanya Suami Anisa berinisiatif untuk mengajak bibi ke sini dan membuat nya di sini "
" Hahaha ngidam kakak gak elit, masa ia Pengen lontong buatan Ceu idah mana enak " ledek Resti yang belum tau bagai mana rasanya lontong buatan ceu idah
" Kamu belum tau aja bagai mana rasanya Lontong buatan Ceu idah, kalo dah coba pasti ke tagihan " kata Anisa
" Benar kata Neng Nisa, Karena belum mencoba makanya Bilang gak Enak, Tapi liat Aja nanti kalo sudah jadi di jamin ketagihan " kata Ceu idah dengan bangga nya
" Benar kah, wah Aku jadi penasaran ingin segera mencoba nya "
" Bahan-bahan nya sudah ada belum Neng? " Tanya Ceu idah
" Kaya nya sih belum bi, kita harus beli dulu ke supermarket " kata Anisa
" Yah si neng mah kumaha Cenah, ceceu pikir sudah di siapin "
" Bagai mana Jika kita ke supermarket beli Bahan-bahan nya terus besok baru bikin, Ceceu gak apa-apa kan Kalo pulang nya lusa takutnya Anak Ceceu gak ada temen nya " kata Anisa
" Kenapa gak di bawa anak nya Ceu " kata Resti
" Tenang aja Anak Ceceu mah sudah ceceu titip di rumah Saudara ceceu Aman lah eta mah " kata Ceu idah
__ADS_1
Kemarin sebelum ke kota Ceu idah Menitipkan Anak nya ke saudara walaupun sudah besar tapi tetap aja Ceu idah merasa tidak tenang jika anaknya tidur sendirian di rumah, dan untungnya Anak Ceu idah tidak banyak Portes karena Anak Ceu idah juga tau bagai mana baiknya Keluarga Anisa kepada Sang ibu.