Cinta Anisa

Cinta Anisa
DI TINGGALKAN BERDUA


__ADS_3

Setelah Acara usai Nara dan Leon masuk kedalam kamar yang sudah di hias dengan sedemikian rupa " Pak, Aku ijin ingin mandi terlebih dahulu " Kata Nara kepada Leon


" Iya " jawab Leon


Nara masuk kedalam kamar mandi dan menutup Kamar mandi dengan rapat-rapat ia tidak ingin Jika Tiba-tiba Leon masuk kedalam kamar mandi


Di kamar mandi Nara merasa kesusahan membuka Kebaya Nya " Ya ampun ko sudah sekali ya Resleting nya " Gumam Nara " Tidak mungkin kan aku keluar dan meminta Pak Leon untuk membukakan Selentingan "


Nara terus berusaha Untuk membuka Selentingan kebaya nya, Karena tidak kunjung bisa Nara keluar dari Kamar mandi Nara melihat Leon yang sedang membaringkan tubuhnya nya dengan memainkan Handphone miliknya


" apa kamu sudah beres? " tanya Leon yang sadar Akan ke hadirkan Nara " Loh ko masih pakai kebaya? "


" Iyah Saya tidak bisa membuka Resleting Nya " jawan Nara


" Terus sekarang kamu mau kemana? " tanya Leon heran


" Mau mencari bantuan buat bukakan selentingan nya " Jawab Nara


Leon Menggelengkan kepalanya " sini biar saku saja " Kata Leon


" Tidak perlu " tolak Nara


Leon berjalan ke arah Nara " Sudah deh, Nurut saja Lagian kamu mau minta bantu siapa? orang-orang di luar sudah pada tidur. Kamu gak usah takut Aku tidak akan melakukan hal yang aneh kepadamu " Kata Leon yang mencoba Membuka Selentingan kebaya Nara


kedua Bola Mata Leon membulat ketika melihat punggung Nara Yang putih bersih membuat Leon Menelan ludahnya


" Apa sudah Pak? jika susah Biar saya cari bantuan orang lain " Kata Nara


" kamu gak sabaran banget sih sabar dulu Napa " Kata Leon " Sudah " lanjut nya


" terimakasih " Nara langsung pergi ke dalam kamar mandi sedangkan Leon ia masih mematung ketika melihat Punggung Nara yang bening


" Sabar Dul, Ini bukan saat nya untuk kamu makan malam kita harus tahan dulu demi Mendapatkan Makanan segar untuk mu " Kata Leon kepada adik kecilnya

__ADS_1


Setelah satu jam Nara keluar dari kamar mandi, Nara sangat kesusahan ketika Membuka Sanggul rambut nya apa Lagi Rambut nya yang menjadi keras karena Spray rambut Membuat Nara sulit Membersihkan nya


Nara keluar dengan menggunakan handuk Kimono dan Handuk kecil yang Terguling di kepala nya, Nara lupa jika dirinya tidak memiliki Baju ganti


" Kamu Sidan selesai? " tanya Leon


" Sudah " Balas Nara


Nara langsung mengambil Bantal dan selimut dan membaringkan tubuhnya di atas Sopa Panjang, Nara tidak mau jika harus tidur satu tempat Tidur dengan Leon bisa-bisa Hal yang tidak di inginkan bisa terulang kembali


Ceklek..


Leon keluar dari kamar mandi menggunakan Handuk yang melilit di Pinggang nya " Apa-apa dia ini, Kenapa dia Tidur di sopa dan apa ini? kenapa Handuk kecil itu masih melilit di kepalanya apa dia gak takut Migren " Ucap Leon heran kepada Nara


Yang awal nya Leon semangat Kelar dari kamar mandi karena ia akan Melakukan Malam Pertama Tapi Malah kecewa karena Melihat Nara yang lebih memilih tidur di atas sopa dengan tubuh yang di lilit dengan selimut seperti seekor kepompong


" Seperti nya Kamu benar-benar harus puasa Dul " Ucap Leon pasrah Jika di paksa juga bukan nya Baik malah akan semakin Nara Marah kepada dirinya


Akhirnya Leon tidur di atas tempat tidur sendirian dengan Bunga-bunga mawar merah yang berserakan di atas Tempat tidur


Anisa, Resti dan para suami mereka sudah duduk di kursi taman halaman belakang


" oh iya kak, Aku dan istriku berencana akan pergi ke Bandung pagi ini " Kata Afnan


" Loh ko mendadak sih, aku pikir kalian akan tinggal di sini beberapa hari lagi " Keluh Resti


" Istriku sedang Rindu kampung halaman nya Jadi Apa boleh buat aku sebagai Suaminya harus Melaksanakan keinginan sang istri " jawab Afnan


" Tapi Nanti Hari raya Sudah di kota lagi kan? Gak lucu jika aku hanya merayakan Hari raya cuman berdua " Keluh Resti


" Kamu tenang saja, Aku di sana Hanya beberapa hari jadi sudah pasti Pas hari Raya kita sudah di kota lagi " Jawab Anisa


" Heum baiklah kalo begitu, Nanti kalian Hati-hati di jalan nya Jika sudah sampai kabari kami " kata Adam

__ADS_1


" Iyah Kak, Titip salam juga untuk pengantin Baru kaya nya kita tidak bisa pamitan " Kata Afnan


" Iyah Nanti aku sampaikan, Mungkin mereka masih lelah setelah malam panjang nya " Jawab Adam Asal


" Ih.. Haby " tegur Resti kepada sang suami


Adam yang kena teguran dari sang istri langsung terdiam


Setelah obrolan tadi pagi Anisa dan Afnan langsung ijin buat pergi ke Bandung sedangkan Adam dan Resti langsung pamit pulang ke kota Tinggallah Nara dan juga Leon yang masih berada di Vila


Nara pergi ke dapur buat membuat Makanan karena sebentar lagi Sudah Waktunya Buka puasa


" Masak apa ya " Gumam Nara Yang sedang mencari Bahan masakan di dalam lemari es " Cuma ada Ini aja "


" Kalo gak ada bahan makanan gak usah masak biar kita pesan di luar saja " Kata Leon Tiba-tiba membuyarkan lamunan Nara


" Gak perlu Aku bisa membuat Nasi goreng telur ceplok " Ucap Nara yang langsung mengupas bawang merah dan putih


Leon mengambil pisau di tangan Nara " Kamu bisa gak sih jangan membantah Lagian aku gak bisa makan nasi goreng " Protes Leon


Nara langsung melotot ke arah Leon " Jika tidak ingin memakan makanan yang aku buat Kamu tinggal pesan saja sendiri gak usah Maksa-maksa orang yang tidak mau " Kata Nata yang masih menatap Tajam Leon


Leon Menarik tangan Nara sehingga Tubuh Nara langsung terhitung ke dada Bidang Leon " Aku tidak suka penolakan jadi Jangan memaksaku untuk berbuat lebih " Ucap Leon


Nara tidak bergeming lalu memalingkan wajahnya ke arah lain " Lepas " Ucap Nara yang langsung menepis tangan Leon yang hendak Mengelus pipinya


Kesal Itulah yang Di rasakan Leon baru kali ini dirinya Di tolak dan Di bentak oleh seorang Wanita Tapi karena ia sudah terlanjur Sayang kepada Nara sehingga Leon mengalah saja dan pergi meninggalkan Nara di dapur. Leon tidak ingin emosinya terpancing dan melukai Nara


" Dasar pria Aneh " Gerutu Nara yang langsung menyelesaikan pekerjaan nya


Tak butuh waktu lama Nara sudah membuat Nasi goreng Telor Ceplok " Heum wangi.. " Seru Nara membawa satu porsi nasi goreng ke meja makan


Leon yang melihat Nara makan sendiri hanya menggelengkan kepalanya " Apa tidak ada Untukku? "

__ADS_1


" Bukan nya tadi kamu bilang tidak suka makan nasi goreng dan akan pesan makan di luar? lalu kenapa masih nanya " Ucap Nara ketus


" Kamu itu keterlaluan Aku ini suamimu "


__ADS_2