Cinta Anisa

Cinta Anisa
MAKAN MALAM


__ADS_3

Jam sudah menunjukan jam tiga sore tapi Sang suami belum kunjung datang, karena kesal Anisa pun membaringkan tubuhnya di kamar pribadi milik Afnan dengan pelan namun pasti kedua bola mata Anisa langsung terpejam


~ DI TEMPAT LAIN


Saat ini Resti sedang berada di sebuah restoran karena tadi Ali menelponnya untuk datang ke sebuah Restoran


'' Pak ali mana ya ko lama banget sih.. '' Keluh Resti sambil memainkan Handphone nya


" Maaf lama tadi di jalan macet " kata Nya


Resti yang sedang main game Langsung menoleh ke arah suara " loh, ko bapak, Pak Ali nya mana? " Tanya Resti heran karena tadi ia janjian sama Ali bukan dengan atasan nya


Adam mendengus kesal lalu duduk di hadapan Resti, saya yang menyuruh Ali untuk mengajakmu makan malam bukan Ali " kata Adam dengan nada malas


Resti mengerutkan keningnya " untuk apa bapak mengajak saya untuk bertemu " keluh Resti


Pletak..


" Auch.. sakit pak " keluh Resti yang memegang jidatnya karena di jitak oleh Adam


" Kita ini sebentar lagi akan menikah jadi wajar saja jika aku mengajakmu untuk ketemu, lagian tidak ada larangan bukan " jawab Adam


" Tapi sayang nya, hubungan kita tidak senormal pasangan yang lain " elak Resti dengan memalingkan wajah nya kearah lain


" Jangan ngajak ribut, lagian apa kamu tidak ingin memperbaiki hubungan kita apa lagi kita akan satu rumah nantinya, walaupun rumah tangga kita tidak semulus pasangan lain setidaknya kita menjalin hubungan baik agar orang lain tidak curiga " ucap Adam

__ADS_1


Resti hanya membuang napas nya, benar juga yang di katakan Adam, Walaupun Pernikahan nya nanti tidak senormal orang lain setidaknya dirinya berhubungan baik dengan Adam


" Ok, mulai sekarang kita teman " kata Resti mengulurkan tangan nya


Adam tidak menyia-nyiakan kesempatan ini, dia juga membalas Uluran tangan dari Resti dengan senyuman yang sulit untuk di artikan


" Ok kita teman sekarang " jawab Adam


" Apa kamu sudah pesan? Kalo belum ayo kita pesan perutku sudah laper " ucap Adam, karena tadi siang dirinya tidak sempat untuk makan siang


Awalnya Adam meminta alo untuk menyiapkan makan malam bersama Resti namun karena sudah tidak sabar akhirnya Adam mempercepat Jamnya menjadi Jam dua


" Aku ngikut aja " kata Resti


" Kenapa wanita selalu bilang begitu, aku ngikut saja tapi setelah di pesankan pasti bakalan protes karena tidak sesuai dengan Harapan nya " keluh Adam


" Kamu mulai kepo " kata Adam sambil terkekeh


" Terserah " Ucap Resti yang langsung memilih menu yang di inginkan ya


Setelah pesan, Resti memainkan handphone nya


" Oh iya setelah ini kita akan pergi mencari cin-cin pernikahan, jika hanya aku yang pergi takut tidak sesuai dengan selera mu " kata Adam


" Heum " jawab Resti singkat

__ADS_1


Adam yang mendapatkan jawaban sesingkat itu hanya bisa mendengus sebal namun Adam tidak ingin putus di situ saja


" Sebenarnya Aku mengajakmu makan di luar karena aku ingin mengucapkan terimakasih berkat kamu Aku jadi tau mana kawan dan mana lawan, selama ini aku tidak terlalu memikirkan kerugian dan pemasukan perusahan karena menurutku selama pendapatan mencapai target tidak jadi masalah namun ternyata.. " Adam tersenyum getir


" Sudah jangan di pikiran lagi, lagian bukannya mereka sudah di tangkap? Sekarang yang harus mas lakukan adalah memperbaiki Keuangan Kantor dan jangan mentang-mentang selalu mencapai target lalu Lalay dalam hal lain nya juga " ucap Resti


" Iyah, terimakasih ya sudah mengingatkan ku, karena hari ini aku sedang baik hati maka aku akan traktir kamu shoping sepuasnya " kaya Adam


Resti tersenyum getir " tapi sayang nya aku tidak suka Shoping " ucap Resti menolak tawaran Adam


" Loh, bukannya kalo wanita itu suka dengan nama nya Shoping gratis? "


" Jangan samakan aku dengan wanita lain, tidak semua wanita sama terutama aku, bahkan jika aku tidak butuh-butuh banget aku tidak akan membelinya karena itu pemborosan dari pada di pakai shoping mending uangnya di tabung buat masa depan nanti " ucap Resti membuat Adam melongo dan kagum dengan wanita yang ada di hadapannya ini. Baru kali ini Adam menemukan wanita yang unik seperti Resti


Tak lama kemudian makanan pun datang, Resti mengambil makanan miliknya. Sebelum Resti makan ia sempat membaca bismillah dulu


Adam memberikan satu poin lagi untuk Resti. Adam yakin jika Resti beda dengan wanita lain apa lagi dari kemarin dirinya selalu memberi Poin untuk Resti


" Makanan nya cukup enak " ucap Resti


" Ini adalah Restoran langganan ku " kata Adam


" Benarkah? " Tanya Resti yang sedang memakan SOP buntut pesanan nya


Adam mengangguk " dulu aku sering ke sini dengan Oma, Kaya Oma ini adalah Restoran pertama yang di datangi oleh Mami makanya Aku dan Oma sering ke sini " kata Adam dengan wajah sendunya

__ADS_1


Resti yang melihat itu merasa Iba, selama ini dirinya selalu merasa sendiri karena telah di tinggalkan oleh kedua orang tua nya namun ternyata Adam juga sama.. kita sama-sama telah di tinggalkan oleh kedua orang tua namun bedanya Resti telah di besarkan oleh kedua orang tua angkatnya yang begitu mencintai dan memberikan kasih sayang yang melimpah kepada dirinya, namun jika Adam, Adam telah di besarkan oleh Oma Lidia.


__ADS_2