
Sekertaris Adam Langsung bernapas lega ketika melihat Rekan bisnis Adam yang keluar dari ruangan kerja Milik Tuan nya " Akhirnya Aku bisa terbebas juga dari Nenek lampir ini " Gumam nya
Bagai mana tidak Sedari tadi Tante Lesti terus saja minta di belikan ini itu kepadanya sehingga kerjaan nya terbengkalai Karena jika tidak di turuti Tante Lesti langsung mengancam akan Mengadukan sikap nya Kepada Adam yang tidak ingin mengikuti Perintahnya.
" Nyonya " panggil Nya dengan pelan
" Apa sih ganggu orang yang sedang istirahat saja " keluh nya. tadi setelah ia menghabiskan Makanan yang di belikan oleh sekertaris Adam, Tante Lesti langsung membaringkan tubuhnya di sopa Dan memintanya untuk memintakan Kaki dan tangan.
" Maaf Nyonya, Tamu tuan Adam sudah pulang " kata sekertaris Adam dengan takut
kedua bola Mata Tante Lesti langsung membulat sempurna " Kenapa kau tidak bilang sedari tadi!! " Bentak Tante Lesti dengan tatapan tajam
" Maaf Nyonya " Sekertaris Perempuan itu langsung menunduk ia lagi-lagi Tidak bisa berkata karena takut oleh Tante Lesti
Tante Lesti langsung mengambil tas lalu membernarkan Pakaian nya agar terlihat rapih " Minggir kau " Tante Lesti pergi begitu saja tanpa mengucapkan terimakasih kepada Asisten Adam
Brak...
" Tante, ngapain Tante ke sini? " tanya Adam heran " dan kenapa Tante tidak ketuk pintu dulu jika mau masuk " Keluh Adam Yang tidak suka dengan cara Tante Lesti yang main masuk begitu saja
" alah.. lagian Kita ini keluarga ngapain harus ketuk pintu segala " Jawab Tante Lesti yang langsung duduk di sopa
Adam Masih duduk di kursi kebesaran lalu menatap Tante Lesti dengan tidak suka " langsung saja Apa tujuan Tante datang ke sini? " tanya Adam yang tidak ingin banyak basa basi
" Tante ke sini karena Tante butuh uang buat sehari-hari, Uang yang kamu berikan kemarin Sudan habis, Kamu memberikan gajih yang besar kepada babu itu tapi kenapa kau Sangat pelit kepada Tante mu sendiri dan kenapa kamu Membekukan Rekening Milik Leon? " jawab nya
" Tapi sayang nya saya tidak akan pernah memberikan uang lagi untuk Tante " Kata Adam " soal Rekening Milik Leon, Aku memang sengaja Membekukan nya Agar Tante tidak menghabiskan uang Hasil kerja Keras Leon selama ini Karena aku tau Jika Tante selalu menggunakan uang untuk Membeli pria yang menjijikan "
" Kamu jangan keterlaluan Adam Aku ini Tante mu!! " bentak Nya tidak terima
Adam tersenyum sinis " Dan Tante juga jangan lupa jika aku dan Leon bukan mesin ATM Tante " Adam menatap Sinis ke arah Tante Lesti " Silahkan keluar Saya sedang banyak pekerjaan " usir Adam
__ADS_1
" Kau!! "
" ah ya satu lagi Jangan pernah Tante bawa Pria Tante ke ruangan Leon karena itu sangat Menjijikan "
Tante Lesti langsung terdiam ia tidak bisa membalas ucapan Adam Ia juga Heran kenapa Adam bisa tau tentang dirinya yang membawa pria ke ruangan Leon " Pasti babu itu yang cerita, Awas saja kau babu " Batin Tante Lesti
" Aku akan membalas mu Adam tunggu saja " Tante Lesti menghentakkan Kakinya lalu pergi begitu saja
sedangkan Adam melihat kepergian Tante Lesti hanya menggelengkan kepalanya, Ia tidak habis pikir di usia Tante Lesti yang sudah tidak muda lagi masih saja Melakukan yang seharusnya tidak di lakukan.
" Eh Nyonya mau kemana? Bayar dulu uang yang anda pinjam tadi!! " Teriak sekertaris Adam Namun Tante Lesti Malah pergi begitu saja tanpa menjawab ataupun menoleh
" aku harus minta ganti rugi kepada Tuan Adam " Keluh nya yang langsung mengetuk pintu Ruangan Adam
Tok..tok..tok...
" Masuk " Jawab Adam yang sedikit kesal
Sekertaris Adam dengan gugup ia masuk kedalam ruangan Adam
" Maaf Tuan. em.. saya "
" Ngomong yang jelas saya tidak suka Dengan orang yang banyak bertele-tele " bentak Adam
Sekertaris Adam memejamkan kedua mata nya " saya mau minta ganti Rugi Karena Tante Tuan Telah Meminjam sejumlah uang kepada Saya untuk membelikan makanan di salah satu Restoran " Ucap nya lancar jaya Tanpa membuang napas
Adam mengerutkan kening nya Mana ada di bulan suci ini Masih ada Yang makan di siang hari bolong " Kamu jangan ngada-ngada "
" Saya tidak bohong Tuan bahkan setruk pembelian nya juga masih ada. Maaf jika saya lancang Menagihnya kepada Anda karena uang yang di pinjam oleh Beliau itu buat pengobatan ibu saya " Lirih nya. ini lah yang membuat sekertaris Adam dengan berani Menagih sejumlah uang kepada Adam karena ibu nya sedang di rawat di Rumah sakit
Adam yang tau bagai mana latar belakang Sekertaris nya dari Ali Merasa iba " Baiklah Nanti kamu sebutkan saja jumlah nya kepada Ali Biar Ali yang Membayar nya Plus Bonus untukmu " Kata Adam " Sekarang kau keluarlah Dan maafkan Tentang sikap Wanita tua tadi "
__ADS_1
Sekertaris Adam langsung mengangkat kepala lalu tersenyum " Terimakasih Tuan Terimakasih " Kata nya dengan wajah yang berbinar " Kalo begitu saya Permisi Tuan "
" hmm.. "
Setelah kepergian Sekertaris Adam, Adam memijat kening nya " Apa lagi yang akan wanita tua itu lakukan Aku curiga jika dia tidak akan menyerah begitu saja untuk mendapatkan uang " Gumam Adam
untung Adam punya banyak Anak buah ia Langsung menggerakkan anak buah nya untuk mengawasi Tante Lesti Adam tidak ingin kecolongan kali ini.
Sesampai nya Di rumah Sakit Tante Lesti mengeluarkan Handphone Miliknya Lalu menelan salah satu No kenalannya " Jika aku tidak mendapatkan uang dari Anak Kurang ajar itu Maka aku akan mencari uang dengan Cara lain " Gumam Tante Lesti sambil tersenyum sinis
" Heh! babu " Panggil Tante Lesti ke arah Nara
Nara yang baru beres menyelesaikan sholat Ashar langsung melirik ke arah Suara " wa'alaikumsalam.. " jawab Nara padahal Tante Lesti tidak mengucapkan salam kepada dirinya
Tante Lesti memutarkan kedua bola mata nya " kau mandi lah dan ikut dengan ku "
" Mau kemana Nyonya? " Tanya Nara Heran Karena baru kali ini Tante Lesti Mengajak dirinya untuk keluar
" Gak usah banyak tanya, sudah Sanah kamu mandi dan gunakan pakaian yang bagus Aku tidak ingin kau membuat malu di sana " Tante Lesti menatap Nata dengan Tatapan yang tidak bisa di artikan
" Tapi jika saya pergi lalu Pak Leon bagia mana? "
" Gak usah banyak alasan di sini banyak Dokter dan juga Perawat "
" Tapi... "
" Kau berisik Sekali sih.. Sudah Sanah mandi Lagian saya juga tidak akan merugikan mu bahkan ini akan menguntungkan untuk mu " Kata Tante Lesti
Nara Membuang napas nya pelan ia tidak tau mau di ajak kemana tapi jika menolak pasti Tante Lesti tidak akan Diam saja Pasti akan terus Memaksa dirinya untuk ikut dengan Tante Lesti. dengan Hati berat Nara Mengikuti Keinginan Tante Lesti.
Tak butuh waktu lama untuk Nara Bersiap diri, Nata menggunakan celana jins dan kaus putih yang kedodoran tapi walaupun begitu Nara terlihat Cantik dan juga Imut seperti Anak ABG yang seusia nya
__ADS_1
Tante Lesti tersenyum ketika melihat penampilan Nara yang terlihat seperti anak kecil " kau yang sudah membuat aku tidak mendapatkan uang maka kau lah yang harus memberikan aku uang " Batin Tante Lesti tersenyum puas
" Ayo ikut "