
Afnan turun ke bawah ia ingin menyusul Sang istri yang sedang membuatkan Nasi goreng " eum wangi Sekali Sayang " puji Afnan memeluk Anisa dari belakang
" Ayah Minggir dulu bunda gak bisa gerak " keluh Anisa
Afnan tersenyum bukannya Melepaskan pelukannya Afnan malah mengecup pundak sang istri
" Ayah.."
" Bunda "
Anisa menatap Sang suami dengan lekat Karena Sang suami malah semakin iseng kepada dirinya
" Ayah nanti Nasi goreng nya gosong Terus gak enak buat di makan " keluh Anisa
" Kalo tidak enak ya bikin lagi Bun, Kan nasi masih banyak " Kata Afnan yang merasa tidak bersalah
" Jangan aneh-aneh Ayah, seharusnya Ayah bersyukur Karena masih bisa makan Ayah harus liat di luar sana banyak Orang yang gak bisa makan " ucap Anisa panjang lebar membuat Afnan Terkekeh
" iya iya Bunda Maaf kalo begitu Ayah tunggu di meja makan ya sayang yang enak bikin nya biar Ayah semakin Cinta sama bunda " Afnan mencubit dagu milik sang istri lalu pergi duduk di meja makan
Anisa yang melihat sang suami pergi ke meja makan langsung geleng-geleng Kepala lalu melanjutkan membuat Nasi goreng Tidak hanya Nasi goreng yang di buat oleh Anisa ia juga membuat kentang Goreng sosis goreng dan juga baso Goreng untuk dirinya ngemil
" Selamat di nikmati Ayah " kata Anisa menaruh satu piring Nasi goreng yang bentuk Love untuk Sang suami
Afnan Langsung tersenyum karena mendapatkan Nasi goreng Plus Love Dari Istrinya itu " Terimakasih Bundaku sayang, Ayah semakin Cinta deh sama Bunda "
Anisa menarik Kursi meja makan lalu duduk di dekat Afnan " kalo begitu Makanlah Ayah " kata Anisa dengan senyuman yang mengambang di bibir nya
" Siap Bunda " jawab Afnan yang langsung memakan makanan nya
" bagai Mana Enak tidak? "
" sudah pasti Enak Bunda kan ini buatan Bunda "
" yakin enak, tidak pura-pura kan? "
" yakinlah Bunda kalo Bunda gak percaya Nih Ayah suapi ya " kata Afnan yang langsung menyuapi Anisa
__ADS_1
" Sudah ayah saja yang makan Bunda mau makan kentang Goreng yang tadi bunda buat " Ucap Anisa yang langsung memakan Kentang goreng dengan cocolan Mayones dan juga saus
" Bunda, Bunda kan dulu Pernah membuat Warung makan kenapa Bunda tidak meminta buatkan Restoran untuk melanjutkan usaha Bunda? " tanya Afnan
Anisa Tersenyum Lalu meminum Air putih " Apa Ayah sekarang sudah mulai Bangkrut? kalo ia Aku akan mulai buka bisnis " kata Anisa dengan enteng nya
" Perusahaan Ayah tidak akan pernah bangkrut Bunda " jawab Afnan
Anisa tersenyum kembali " Siapa tau saja Ayah sudah Bangkrut makanya Bertanya seperti itu "
" Ayah hanya tidak ingin membatasi Bunda, Ayah juga tidak ingin bunda bosan setiap hari tidak ada kegiatan Anggap saja Restoran itu Tempat bermain Bunda untuk menghilangkan Rasa penat "
Afnan bisa Merasakan bagai mana Bosannya diam di rumah Afnan juga tidak ingin Membatasi aktivitas Sang istri selama Anisa bisa mengatur nya dengan benar.
" Bagi bunda Saat ini adalah Ayah dan juga calon anak-anak kita, Bunda tidak ingin menjadi seorang istri yang durhaka Yang lebih mementingkan Materi dari pada keluarga lagian Saat ini Bunda sedang menikmati peran seorang istri sekaligus Calon ibu "
Afnan tersenyum Ia tidak menyangka Jika Istrinya lebih memilih dirinya dari pada Restoran, mungkin jika Wanita lain Pasti akan lebih memilih Restoran dari pada berdiam diri di rumah
" Terimakasih Bunda karena Bunda sudah memilih keluarga kecil kita dari pada yang lain nya " Afnan Mengelus kepala Anisa yang di balut dengan Kerudung Pasmina
" ayah semakin cinta sama Bunda "
" bunda juga sayang Sama ayah " Balas Anisa sambil tersenyum Manis kearah sang suami
" kalo begitu Bunda tetaplah berdiam diri di rumah dan Sambutlah Ayah setiap Pulang kerja karena Rasa lelah Ayah akan hilang ketika melihat Bunda dan juga Perut bulat bunda "
" uuhh.. ucapan suamiku Manis sekali semanis Gulali " puji Anisa terkekeh
" tidak apa seperti Gulali yang penting yang memakan gulali nya itu adalah Bunda "
" tambah Narsis " Ucap Anisa menggelengkan kepalanya
" biarin kan kepada istri sendiri "
" Iyan yah.. sudah Habiskan makanan Ayah setelah itu kita sholat Isa berjamaah " Kata Anisa kepada sang suami
" siap Bunda "
__ADS_1
Setelah makan Anisa dan Afnan langsung sholat berjamaah Di dalam Kamar nya setelah itu mereka tidak langsung Beranjak dari Sajadah Mereka berdoa bersama Dan Mendoakan Kedua orang tua Mereka agar selalu di beri kesehatan dan juga umur panjang Tidak lupa Mendoakan Calon anak-anak mereka agar menjadi Anak yang Sholeh dan Sholehah Jika Susan Lahir nanti
" Bunda Dua hari lagi Adalah Bulan Ramadhan Apa Kita perlu ke berjarah ke makan kedua orang tua Bunda? " Tanya Afnan
" Iyah yah, Bunda tidak menyangka jika Kita sudah akan memasuki Bulan suci Ramadhan lagi " Kata Anisa " Kalo soal Ke makam kaya nya Gak bisa Ayah Soalnya Kemarin pas Bunda periksa kandungan Dokter tidak menyarankan Bunda intuk berpergian Jauh kata nya takut terjadi sesuatu hal yang tidak di inginkan " jawab Anisa
kemarin Ketika Anisa memeriksakan kandungan nya Anisa juga Sempat konsultasi kepada Dokter soal Rencana Anisa yang ingin pergi berjarah sebelum Bukan suci Ramadhan tapi apa daya jika Dokter tidak mengijinkan Anisa untuk pergi Jauh.
" kalo begitu kita Doakan Kedua orang Tua bunda di sini saja ya, Kalo soal doa kan Dimana pun pasti akan sampai Kepada Kedua orang tua Bunda jadi Bunda jangan sedih lagi "
Anisa menganggukkan kepalanya Baru kali ini Anisa Tidak mengunjungi Makan kedua orang tua nya sebelum Bukan suci Ramadhan Biasanya Anisa akan paling rajin untuk pergi ke makam
" Iyah Ayah, Bunda juga tidak ingin membuat Resiko "
" istri Ayah semakin Bijak ya " Puji Afnan mengelus kepala sang istri
" Ya sudah kalo begitu ayo kita bereskan dulu Ini setelah ini kita langsung istirahat ya kasian Twins pasti sudah pegel ingin segera istirahat " Ajak Afnan
" Iyah Ayah "
Anisa Langsung membereskan mukena dan juga sajadah Lalu menaruh nya di Tempat biasa Anisa menyimpan nya
setelah beres Anisa mencari keberadaan Sang suami yang tidak ada di kamar " Kemana perginya Ayah " gumam Anisa
Anisa mencari ke dalam toilet namun di Toilet juga kosong " apa Ayah ke bawah kali ya " gumam Anisa
karena tidak ingin banyak berfikir Anisa langsung naik ke atas tempat tidur lalu Membaringkan Tubuhnya
" Bunda Jangan dulu tidur ini ayah buatkan Susu untuk Bunda " Afnan mendekat kearah Anisa dengan satu gelas di tangan nya
Anisa bangun dari tidur nya Lalu mengambil Gelas yang berisi susu " Bunda pikir Ayah Kemana "
" emang nya Bunda pikir ayah akan ke mana heum.. Pasti Bunda takut gak bisa tidur ya jika tidak ayah Peluk " Goda Afnan
" Bukan karena Bunda tidak bisa tidur karena tidak ada yang memeluk tapi bunda takut Ada kecoa Kan Ayah biang nya kecoa hahaha " Ledek Anisa sambil tertawa
" awas ya Bunda "
__ADS_1