Cinta Anisa

Cinta Anisa
HATI EMAS


__ADS_3

Keesokan hari nya, Anisa sudah berada di dapur ia sedang meminta bibi buat di buatkan goreng pisang dan Gorengan ubi


" Bi apa sudah Mateng? " Tanya Anisa


" Sebentar lagi Non " jawab Bibi


Entah kenapa setelah di nyatakan dirinya hamil, Anisa lebih suka makan Goreng pisang dan juga ubi


" Hei cucu menantu sedang apa kamu di dapur? " Tanya Oma Linda yang berjalan ke arah Dapur


" Selamat pagi Oma " sapa Anisa ketika melihat Oma menghampiri nya


" Ini Anisa sedang nunggu Goreng pisang " kata Anisa sambil tersenyum


" Loh ko pada di sini sih " kata Bu Ani yang ikut duduk di kursi


" Pasti Anisa sedang menunggu goreng pisang ya? " Tanya Bu Ani


" Mamah tau aja " kata Anisa sambil tersenyum


Bu Ani Terkekeh " Bagai mana tidak tau, Kamu hampir pagi makan pisang dan ubi Samapi-sampai Bibi di rumah mu menyetok pisang dan ubi banyak sekali " ucap Bu Ani Menggelengkan kepalanya


" Ngidam mu tidak elit, percuma punya suami kaya tapi ngidam mu hanya di bawah sepuluh ribu " ledek Oma Linda


" Seharusnya Di saat kamu sedang ngidam kamu gunakan untuk menguras uang suamimu, mintalah barang-barang mahal dan mewah, itu semua tidak sebanding dengan Usaha mu yang sedang hamil " kata Oma


" Jangan meracuni otak Istriku Oma, istriku tidak matre kaya Oma " tegur Afnan yang langsung duduk di samping sang istri


" Oma tidak meracuni istrimu tapi menasehatinya " kata Oma tidak ingin kalah


" Bagi Anisa, barang-barang mewah itu Hanya sampah Oma, karena Setelah di beli pasti akan ada bosan dan akhirnya di buang-buang juga, jadi dari pada Membuang-buang uang yang akhirnya menjadi sampah mending Kita bersedekah lebih bermanfaat, Atau Oma mau ikut sama Nisa, Nisa mau pergi ke tempat anak-anak yatim siapa tau Oma mau ikut bersedekah di sana " kata Anisa

__ADS_1


Oma Langsung terdiam ia merasa di cubit oleh cucu menantunya ini, selama ini yang Oma pikirkan hanya harta-harta dan harta ia tidak pernah berfikiran untuk bersedekah


Semenjak menikah dengan Afnan setiap bulan Anisa akan mampir ke rumah anak yatim ia menyumbangkan sebagian uang Bulanan pribadinya untuk anak-anak yatim. Awalnya Afnan tidak mengetahui aksi sang istri namun Afnan selalu heran kenapa setiap Bulan sang istri akan menarik uang yang cukup lumayan dan entah di kemana kan uang tersebut, karena Penasaran Afnan menyuruh orang untuk memata-matai istrinya, Hati Afnan Sungguh lega dan bahagia ketika melihat sang istri datang ke rumah anak yatim


" Dan asal Oma tau, Aku baru mengetahui istriku ini suka datang ke rumah Anak yatim, Karena istriku ini tidak pernah bilang Kalo dirinya Suka dagang ke sana tapi dengan uang ku yang banyak akhirnya aku tau dan aku sayang ke sana ketika Istriku juga ada di sana " kata Afnan Terkekeh


" Heum.. uang memang segala nya " kata Anisa menggelengkan kepalanya


" Hatimu sangat mulia Nak, Nanti Oma ikut jika kamu mau ke sana ya " kaya Oma


Anisa tersenyum " baik Oma "


" Menantuku memang paling the best " kata Pak Yusuf yang ikut nimbrung bersama Adam


" Istri siapa dulu dong " kata Afnan bangga sambil tersenyum lebar


Makanan pun sudah tersedia di meja makan, Anisa mengisi piring sang suami sedangkan dirinya hanya makan Goreng pisang dan juga Ubi yang di buat oleh Bibi tadi


" Apa hanya itu bisa kenyang kak, kakak kan hamil dua loh dua? " Kata Resti heran


" Oh.. " jawab Anisa


" Kalo pagi hanya makan ini saja sudah cukup kenyang tapi kalo sudah lewat dari jam sembilan Pagi ya gitu deh "


" Nguras isi kulkas heheh " Kata Anisa Terkekeh


" Oh jadi itu sebabnya kakak menaruh lemari es di kamar kakak? " Tanya Resti


Awalnya Resti heran kenapa ada lemari es di kamar Kakak ipar nya


" Heheh iya " jawab Anisa malu

__ADS_1


" Jangan malu sayang, kamu kan sedang hamil anak kembar jadi wajar jika banyak makan, yang penting makanan nya tetap sehat " kata Bu Ani


" Iya mah "


" Dan satu lagi, Jagan nonton kartun yang aneh-aneh papah gak mau jika nanti cucu papah kaya kartu itu " tegur Pak Yusuf


" Emang nya Kartun apa yang suka di tonton oleh kakak? " Tanya Resti


" Itu yang kehidupan di bawah laut, masa ia Di dalam laut tapi ada laut dan api kan aneh " kata Pak Yusuf Menggelengkan kepalanya


Selama Pak Yusuf menginap di rumah Afnan, Pak Yusuf sering memerhatikan Anisa yang menonton Kartun tersebut membuat pak Yusuf Menggelengkan kepalanya


Resti menahan tawanya " jangan tertawa saat makan nanti keselek " tegur Adam kepada Resti


" Hehehe maaf " kata Resti


" Iyah Papah, Anisa janji tidak akan nonton itu lagi, tapi sedikit boleh? " Tanya Anisa


" TIDAK!! " kata Pak Yusuf tegas


Membuat nyali Anisa menciut dan lebih baik melanjutkan sarapan nya


Setelah sarapan usai, Resti dan Adam pamit untuk pulang kerumah baru mereka, Anisa dan Afnan pun sama mereka pulang ke rumah mereka


Tinggallah di rumah Bu Ani Ani sendirian karena pak Yusuf juga harus pergi ke kantor


" Rumah sepi ya Bi " kata Bu Ani yang sedang di temani bibi


" Iyah Bu, rumah sepi seperti dulu lagi " kata Bibi


Bu Ani tersenyum. Semenjak Anak-anak nya mempunyai kehidupan sendiri-sendiri Bu Ani selalu merasa Kesepian paling Ajak bibi untuk mengobrol

__ADS_1


" Kenapa Ibu tidak menyuruh Den Afnan untuk tinggal di sini Bu? " Tanya Bibi


" Tidak bi, anak-anak sudah memiliki kehidupan nya masing-masing, saya tidak ingin ikut campur soal rumah tangga mereka karena Jika orang tua sudah ikut campur pasti rumah tangga mereka tidak akan harmonis. Biarkan seperti ini saja Bu, yang penting keluarga anak-anak saya Bahagia Bi " kata Bu Ani


__ADS_2