Cinta Anisa

Cinta Anisa
Manja


__ADS_3

Karena hari sudah mulai sore Anisa memandikan Twins dengan di bantu oleh Bibi karena Bu Ani sedang sibuk melayani Putrinya yang sedang Manja saking Manja nya Resti meminta Bu Ani untuk di suapi


" Kamu ini sudah mau jadi ibu Ko masih manja " Ucap Bu Ani sambil terkekeh


" Mungkin Cucu Mamah sedang ingin di maja sama oma nya hihihi "


Bu Ani Ani tersenyum ia merasa Balik lagi ke beberapa tahun yang lalu Diman Waktu itu Resti masih sekolah TK setiap hari pasti maunya di suapi Kalo gak di suapi pasti ia akan mogok makan dan gak akan pergi ke sekolah.


" Mamah jadi Inget waktu kamu masih TK dek, Kamu pasti selalu minta di suapi oleh mamah, Kalo gak di suapi pasti kamu akan mogok makan, mogok sekolah tapi aneh nya kamu gak pernah Mogok Jajan "


" hahaha Benarkah Mah? " tanya Resti


" Iyah. Mamah suka bingung kalo mamah mau pergi sama papah karena Mamah takut kamu tidak makan dan akan Mogok Makan seperti yang sudah-sudah "


" kenapa Mamah gak ajak aku? "


" Karena Kamu harus sekolah Makanya Mamah gak ajak Kamu Nak " jawab Bu Ani


" Berarti sipat manja aku emang sudah bawaan dari kecil Mah dan sekarang juga mamah akan di repotkan lagi Ama aku karena Cucu mamah ingin di maja terus sama Oma nya " seru Resti


" Kamu ini " Jawab Bu Ani Sambil tersenyum ia tidak tau kenapa bisa Putrinya sangat manja kepada dirinya padahal dulu Resti sangat sulit di sentuh bahkan Ia lebih seneng sendiri dari pada di temani.


" Assalamualaikum.. "


" Wa'alaikumsalam.. " jawab Bu Ani dan Resti berbarengan


" Haby sudah pulang? " Resti mencium punggung tangan Suaminya


Adam menaruh Tas dan juga jas nya di sopa " udah sayang " jawab Adam


" Apa Haby mau makan? kalo mau Aku siapin? " tanya Resti


" Nanti saja sayang, Aku mau mandi dulu lagian kamu juga lagi di suapi sama Mamah " Ucap Adam


" Eh iya aku lupa hihihi "


" Yaudah kalo gitu Aku mandi dulu ya. Mah aku ijin ke kamar dulu " Ucap Adam mengecup kening Resti dan membalas anggukan dari Bu Ani


" Sudah mah aku kenyang, Aku mau nyiapin Makana dulu biar Mas Adam " Ucap Resti


" Gak perlu biar Mamah saja yang siapin sekalian Mamah siapin Buat makan kita " ucap Bu Ani

__ADS_1


" Yaudah deh kalo gitu, Aku nyusul Mas Adam ke kamar "


Resti pergi ke kamar Ia ingin menyiapkan Pakaian santai untuk sang suami. walaupun ini Rumah Afnan tapi Resti sudah menyimpan beberapa pakaian dirinya dan juga Adam di kamar yang biasa ia gunakan Untuk jaga-jaga kalo di saat mereka menginap jadi gak perlu bawa pakaian lagi.


" Haby sudah mandi nya? " tanya Resti yang melihat sang suami keluar dari kamar mandi menggunakan Handuk di pinggang nya


" sudah sayang. Mana bajunya? " tanya Adam


Namun bukannya memberikan pakaian untuk sang suami Resti malah mendekati sang suami lalu jari-jari lentik miliknya malah bermain di dada bidang Sang suami


" Sayang apa yang kamu lakukan? "


Resti tersenyum lalu mendongakkan kepala nya di depan Telinga Adam " Beby nya ingin di tengok " Bisik Resti pelan dengan tangan yang sudah melepaskan Handuk milik sang suami


" Kamu menggodaku sayang "


" Emang itu niatku " Jawab Resti jujur. Adam tersenyum melihat ulah sang istri lalu membiarkan Sang istri bermain sesukanya


Resti mendorong Adam ke tempat tidur ia melihat Pisang yang sudah berdiri tegak dengan sempurna di sana. Resti tersenyum Lalu ia Mendongakkan Wajahnya ke arah Pisang Lalu melahapnya sampai habis


Adam yang mendapatkan Istrinya sedang memakan Habis pisang miliknya hanya bisa merem melek bahkan tidak henti-henti suara Keni***** Keluar dari mulut Adam


" Aku ingin mulai " Ucap Resti


" oke sayang " Jawab Adam pasrah


Resti memegangi Pisang milik Adam ia posisikan pisang tersebut masuk kedalam donat agar semakin Enak Resti terus mengocok pisang itu


Adam di buat Bungkam dengan aksi sang istri apa lagi Resti terlihat semakin cantik ketika mengocok donat. Rambut yang tergerai membuat keringat Resti bercucuran. Adam mengambil alih pergerakan sang istri lalu ia genggam rambut sang istri bukanya merasa risih Resti malah ngos ngosan tidak karuan..


#Skip..


Anisa baru saja turun dari Tangga dengan membawa Twins ke ruang keluarga. Anisa heran kenapa san suami belom kunjung pulang padahal Jam sudah menunjukan jam Lima sore


" cari apa Nak? "


" Ayah belum pulang Mah " jawab Anisa Yang celingak celinguk ke arah Pintu depan


" Mungkin di jalan macet sayang, Bentar lagi jauh Samapi " Jawab Bu Ani Menenangkan Menantunya


" Iyah Mah " Anisa menaruh Naila di atas tempat tidur Bayi dan Daren jiga ia tidurkan di sana. entah kenapa di usia nya yang baru dua beberapa Minggu Twins sudah jarang tidur paling ia menangis kalo lagi laper

__ADS_1


" Cucu Oma cantik dan tampan ya sayang. Oma jadi tidak sabar ingin kalian cepat besar dan membawa kalian jalan-jalan ke taman " seru Bu Ani mencium pipi gembul Twins


Anisa yang melihat itu malah Terkekeh " Oh iya Mah, tadi bukannya Ada Resti, Sekarang kemana? " tanya Anisa heran


" tadi lagi ke kamar bantuin suaminya mandi " jawab Bu Ani apa adanya


Anisa sudah tau apa yang nama nya bantu mandi pasti ujung-ujungnya gak akan kelar cepet apa lagi Resti semenjak hamil pikiran nya selalu kotor


" Oh gitu mah " balas Anisa


" Assalamualaikum.. "


" Nah itu suamimu " kata Bu Ani


Anis langsung berdiri Lalu menghampiri sang suami " wa'alaikumsalam.. Ko Ayah tumben pulangnya telat? " Tanya Anisa


" Iyan Bund tadi mobil sempat Mogok ini aja Ayah pulang Pake taksi " Jawab Afnan jujur


" Oh gitu, yaudah kalo gitu ayah Mandi dulu "


" Nanti aja Bund. Ayah mau ke Twins dulu " Ucap Afnan


" tidak boleh. Ayah itu habis dari luar nanti debu yang Ayah bawa Kena Twins " Tegur Anisa " Sudah ayo Ke kamar Bunda siapin Pakaian ayah " Ajak Anisa


Afnan hanya bisa pasrah Padahal dirinya merindukan Twins " Oke kalo begitu " Jawab Afnan


setelah menitipkan Twins ke Bu Ani, Anisa dan Afnan pergi ke kamar Untuk membersihkan tubuhnya " Aku siapkan pakaian nya ya Ayah "


" Iyah Bund " jawab Afnan


Anisa langsung mengambil pakaian Milik sang suami Lalu ia taruh di atas tempat tidur, Anisa tidak langsung keluar kamar ia masih setia menunggu suaminya keluar dari kamar mandi


Sambil menunggu Anisa Membuka Novel yang biasa ia baca di balkon Namun siapa sangka Jika dirinya di kejutkan Oleh Afnan yang masih Polos


" Ayah ko belom pakai baju "


" Bantu Ayah Bund " Kata Afnan


Anisa yang tau apa yang di maksud oleh Afnan ia langsung membantu sang suami..


" # Skip

__ADS_1


__ADS_2