Cinta Anisa

Cinta Anisa
TAMU TAK DI UNDANG


__ADS_3

Anisa menyiapkan keperluan sang suami Karena Afnan yang sedang mandi


Seusai menyiapkan pakaian untuk suaminya Anisa Duduk di sopa sambil membaca buku


Afnan keluar dari kamar mandi dengan menggunakan Handuk yang melilit di pinggang lalu berjalan kearah pinggir tempat tidur untuk menggunakan pakaian


Anisa yang melihat sang suami yang sedang menggunakan pakaian ia malah senyum-senyum sendiri


" Kamu kenapa sayang, ko senyum-senyum kaya gitu? " Tanya Afnan heran


" Tidak ada Mas " jawab Anisa Sambil tersenyum


" Yakin tidak ada " goda Afnan


" Iyah Mas " jawab Anisa meyakinkan Sang suami


Afnan tersenyum. Setelah menggunakan pakaian Afnan mendekat kearah sang istri lalu berjongkok dengan tangan yang sudah di perut Anisa


" Halo Baby, kalian sedang apa di dalam sana? Jangan bikin susah Bunda ya baik-baik di dalam sana " kata Afnan mencium perut Anisa


" Kita baik-baik saja Ayah. kami selalu akur dan selalu Menjaga Bunda di dalam sini " jawab Anisa dengan menirukan suara seperti anak kecil


" Kalo gitu, apa boleh Ayah jenguk kalian heum.. mumpung masih sore nih dari pada Ayah nakalin bunda mending ayah jenguk kalian " goda Afnan sambil mencubit dagu sang istri


" Apa sih ayah, ngomong nya ko gitu sih gak baik ah " tegur Anisa


" Hehehe maaf Sayang, memang nya kalo ijin sama kamu, apa kamu akan mengijinkan nya? " Tanya Afnan


" Tanpa Ayah meminta ijin pun tetap saja Ayah pasti akan memakan Bunda " kata Anisa


Anisa sangat tau betul bagai mana suaminya tanpa meminta ijin pun pasti tetap saja akan di lahap dan...


" Ayah... " Lirih Anisa bagai mana tidak Afnan sudah bermain bersama buah kembar


#Skip


Tok... Tok... Tok...


" Assalamualaikum... "


" Neng... Neng Anisa " panggilnya


Resti dan Adam yang sedang menonton tv langsung menoleh ke Pintu utama


" Siapa itu? " Tanya Adam


" Kaya nya ada tamu By " jawab Resti


" Aku buka dulu ya " ijin Resti yang langsung pergi ke depan untuk melihat siapa yang datang


" Wa'alaikumsalam.. " kata Resti


Resti membuka pintu ia melihat Ada seorang ibu " maaf Ada apa ya Bu? " Tanya Resti


" Neng Nisa nya ada? Ibu mau ada perlu sama Neng Anisa " kata ibu itu


" Oh.. kalo begitu silahkan masuk dulu Bu, biar Saya panggilkan kakak saya " kata Resti


" Silahkan duduk Bu "


Bu gosip masuk kedalam rumah Anisa lalu duduk di sopa


" Siapa sayang? " Tanya Adam


" Tamu nya kak Nisa, aku panggil dulu kak Nisa ya By " kata Resti yang dapat anggukan dari Adam

__ADS_1


Resti mengetuk pintu kamar Anisa namun tidak ada jawaban..


" Apa Kak Anisa sudah tidur ya " gumam Resti. Resti melihat jam yang terpasang di Dinding ternyata Sudah jam Setengah Sepuluh malam


Resti yang tidak ingin mendapatkan amukan dari kakak nya langsung turun ke bawah


" Ko sendiri kata nya mau manggil Anisa " kata Adam


" Kaya nya Kak Anisa sudah tidur by " jawab Resti


" Oh kalo gitu bilang saja sama orang nya untuk balik lagi besok "


Resti menganggukkan kepalanya


" Ibu maaf Lama " kata Resti duduk di sopa


" Bagai mana Neng, apa Neng Nisa ada? " Tanya nya


Resti Menggaruk kepala yang tidak gatal


" Maaf Bu, kaya nya kak Nisa sudah tidur terus Saya juga tidak berani membangunkan kakak ipar saya soalnya takut kena omel kakak laki-laki saya " ucap Resti yang merasa tidak enak


" Apa tidak bisa di bangunkan sebentar saja " ucap nya


" Maaf Bu saya tidak berani apa lagi ini sudah jam Setengah Sepuluh, kalo tidak ibu balik lagi saja besok pas Kak Anisa sudah bangun " kata Resti


Ibu itu menghelaikan napasnya " heum baik lah, kalo begitu ibu pamit dan akan datang besok lagi ke sini "


" Iya Bu, maaf ya "


Ibu itu yang terlihat kesal pun tidak mengucapkan salam main pergi begitu saja


" Wa'alaikumsalam... " Kata Resti menggelengkan kepalanya


Anisa menyiapkan keperluan sang suami Karena Afnan yang sedang mandi


Seusai menyiapkan pakaian untuk suaminya Anisa Duduk di sopa sambil membaca buku


Afnan keluar dari kamar mandi dengan menggunakan Handuk yang melilit di pinggang lalu berjalan kearah pinggir tempat tidur untuk menggunakan pakaian


Anisa yang melihat sang suami yang sedang menggunakan pakaian ia malah senyum-senyum sendiri


" Kamu kenapa sayang, ko senyum-senyum kaya gitu? " Tanya Afnan heran


" Tidak ada Mas " jawab Anisa Sambil tersenyum


" Yakin tidak ada " goda Afnan


" Iyah Mas " jawab Anisa meyakinkan Sang suami


Afnan tersenyum. Setelah menggunakan pakaian Afnan mendekat kearah sang istri lalu berjongkok dengan tangan yang sudah di perut Anisa


" Halo Baby, kalian sedang apa di dalam sana? Jangan bikin susah Bunda ya baik-baik di dalam sana " kata Afnan mencium perut Anisa


" Kita baik-baik saja Ayah. kami selalu akur dan selalu Menjaga Bunda di dalam sini " jawab Anisa dengan menirukan suara seperti anak kecil


" Kalo gitu, apa boleh Ayah jenguk kalian heum.. mumpung masih sore nih dari pada Ayah nakalin bunda mending ayah jenguk kalian " goda Afnan sambil mencubit dagu sang istri


" Apa sih ayah, ngomong nya ko gitu sih gak baik ah " tegur Anisa


" Hehehe maaf Sayang, memang nya kalo ijin sama kamu, apa kamu akan mengijinkan nya? " Tanya Afnan


" Tanpa Ayah meminta ijin pun tetap saja Ayah pasti akan memakan Bunda " kata Anisa


Anisa sangat tau betul bagai mana suaminya tanpa meminta ijin pun pasti tetap saja akan di lahap dan...

__ADS_1


" Ayah... " Lirih Anisa bagai mana tidak Afnan sudah bermain bersama buah kembar


#Skip


Tok... Tok... Tok...


" Assalamualaikum... "


" Neng... Neng Anisa " panggilnya


Resti dan Adam yang sedang menonton tv langsung menoleh ke Pintu utama


" Siapa itu? " Tanya Adam


" Kaya nya ada tamu By " jawab Resti


" Aku buka dulu ya " ijin Resti yang langsung pergi ke depan untuk melihat siapa yang datang


" Wa'alaikumsalam.. " kata Resti


Resti membuka pintu ia melihat Ada seorang ibu " maaf Ada apa ya Bu? " Tanya Resti


" Neng Nisa nya ada? Ibu mau ada perlu sama Neng Anisa " kata ibu itu


" Oh.. kalo begitu silahkan masuk dulu Bu, biar Saya panggilkan kakak saya " kata Resti


" Silahkan duduk Bu "


Bu gosip masuk kedalam rumah Anisa lalu duduk di sopa


" Siapa sayang? " Tanya Adam


" Tamu nya kak Nisa, aku panggil dulu kak Nisa ya By " kata Resti yang dapat anggukan dari Adam


Resti mengetuk pintu kamar Anisa namun tidak ada jawaban..


" Apa Kak Anisa sudah tidur ya " gumam Resti. Resti melihat jam yang terpasang di Dinding ternyata Sudah jam Setengah Sepuluh malam


Resti yang tidak ingin mendapatkan amukan dari kakak nya langsung turun ke bawah


" Ko sendiri kata nya mau manggil Anisa " kata Adam


" Kaya nya Kak Anisa sudah tidur by " jawab Resti


" Oh kalo gitu bilang saja sama orang nya untuk balik lagi besok "


Resti menganggukkan kepalanya


" Ibu maaf Lama " kata Resti duduk di sopa


" Bagai mana Neng, apa Neng Nisa ada? " Tanya nya


Resti Menggaruk kepala yang tidak gatal


" Maaf Bu, kaya nya kak Nisa sudah tidur terus Saya juga tidak berani membangunkan kakak ipar saya soalnya takut kena omel kakak laki-laki saya " ucap Resti yang merasa tidak enak


" Apa tidak bisa di bangunkan sebentar saja " ucap nya


" Maaf Bu saya tidak berani apa lagi ini sudah jam Setengah Sepuluh, kalo tidak ibu balik lagi saja besok pas Kak Anisa sudah bangun " kata Resti


Ibu itu menghelaikan napasnya " heum baik lah, kalo begitu ibu pamit dan akan datang besok lagi ke sini "


" Iya Bu, maaf ya "


Ibu itu yang terlihat kesal pun tidak mengucapkan salam main pergi begitu saja

__ADS_1


" Wa'alaikumsalam... " Kata Resti menggelengkan kepalanya


__ADS_2