
Sesampainya di rumah Daren langsung mencari keberadaan sang paman ia ingin meminta bantuan kepada pamannya namun Tiba-tiba saja ada pesan masuk kedalam Handphone miliknya
" Siapa ini? " gumam Daren
No Tak di kenal : No tak di kenal : Saya tunggu jam Tujuh Malam di Restoran XXX
No tak di kenal. : ini tentang Anda
Daren langsung membulatkan kedua matanya Ia urungkan untuk bertemu sang Paman, Daren memilih pergi ke Alamat Restoran yang di kirim oleh Tanpa Nama itu. Dengan hati gundah gulana Daren mengendarai Mobilnya dengan Kecepatan Tinggi ia Baner-benar Khawatir dengan keadaan Adiknya.
Sesampainya di Restoran Daren langsung di antar oleh Resepsionis ke meja yang sudah Di pesan oleh pengirim pesan " Silahkan Tuan " ucap Resepsionis itu
Tanpa menjawab Daren langsung menghampiri Meja yang sudah ada Pria yang sedang duduk di sana " Apa anda yang mengirim pesan kepada saya? " tanya Daren
" Silahkan duduk. Tidak enak jika kita ngobrol sambil berdiri " Katanya
Daren duduk di kursi yang Kosong di sana bukan hanya ada satu pria bahkan ada dua bodyguard juga yang berdiri di dekat si pria itu " mana adik saya? " Ucap Daren tegas
" Anda sabar dulu, saya mengajak kamu bertemu bukan ingin berantem " Ucapnya
Daren menyeliksik pria yang ada di hadapannya Daren yakin jika pria yang ada di hadapan nya ini bukan pria biasa bahkan di lihat dari penampilannya saja Terlihat mewah
" Adik kamu baik-baik saja bahkan Sekarang Naila ada di rumah ibu saya " ucap nya
Ya pria Itu adalah Damar. Damar sengaja menjajah Daren bertemu agar Daren tidak khawatir lagi dengan adiknya, ia juga akan bilang kepada Daren jika Naila atau biasa di panggil Killa saat ini baik-baik saja.
__ADS_1
Deg..
Daren tidak menyangka jika Pria ini tau jika Killa adalah Adiknya yang Hilang " Dari mana anda tau jika adik saya bersama Naila? " tanya Daren
" Apapun bisa saya cari. Saya ke sini hanya ingin meminta ijin untuk membicarakan Killa berada di rumah saya "
" Apa hak anda menahan adik saya? Dan bagai mana bisa Killa bertemu dengan pria seperti anda? menyeramkan " Kata Daren
Damar menyempitkan kedua matanya baru kali ini ada yang berani berucap seperti itu kepada dirinya " Hahaha ternyata Kamu pria yang humoris " Ucap Damar yang tidak ikut terpancing oleh ucapan Daren
" Pokonya Kamu tenang saja, Naila atau biasa di sebut Killa saat ini baik-baik saja bahkan Ibu Saya sangat menyayanginya dan saya janji jika kedua orang tua mu kemabli ke sini saya akan secara langsung meminta Naila kepada Kedua orang tua mu " Ucap Daren
" Apa maksud mu meminta Naila kepada orang tua saya? jangan harap saya akan memberikan ijin kepada anda untuk mengencani adik saya "
" kenapa, apa saya tidak pantas menjadi adik ipar mu? " Tanya Damar
Kedua bodyguard Damar langsung mengulum senyum baru kali ini ada yang bilang Jika tuan mereka Sudan tua, padahal Tuannya ini banyak digilai oleh para wanita
" Mulut mu sangat pedas, tapi bagai mana pun Kalian Sudan berjasa kepada saya dan saya akan tetap Menikahi Adik mu, Kakak ipar " Damar sebagai menekankan kata Kakak ipar
" Hahaha.. Berjasa dalam hal apa Taun? dan satu lagi saya tidak mau memiliki adik Ipar yang tua seperti anda " Kelin Daren kekeuh
" Karena Ayah saya yang telah menolong Naila dari wanita gila yang hendak membakar tubuh dan kedua balita dan satu lagi saya sudah memusnahkan ibu dan juga kakak angkat Naila karena saya geram dengan apa yang telah ia perbuat kepada Naila " Ucap Damar menahan amarah
" Jadi secara tidak langsung kalian sudah bertemu dari kecil? " Daren mengusap wajahnya ia tidak menyangka jika ada takdir yang seperti ini
__ADS_1
Damar harus tumbuh tanpa cinta kasih dari seorang ayah karena ayahnya telah tiada akibat Menolong seorang balita, Namun siapa sangka Jika pertolongan Sang ayah membuat nyawanya sendiri melayang dan kini Damar telah bertemu dengan Balita yang di selamatkan oleh sang ayah.
~ DULU
Damar baru berusi 7 tahun, ia sedang pergi berlibur dengan ayah dan juga ibunya Namun siapa sangka jika Di perjalanan ada Seorang wanita yang sedang membawa dua balita, kedua balita itu menangis Bahkan si wanita itu tidak henti-hentinya memukul Si balita bahkan menyirami tubuh kedua balita itu dengan cairan, Karena tidak tahan melihatnya Ayah Damar mencoba mendekati si wanita untuk mengajak nya mengobrol namun siapa sangka Jika wanita itu dengan nekad Membakar diri dengan kedua balita, Untung saja salah satu balita bisa Ayah Damar selamatkan dan memberikannya ke Salah seorang pria yang sama-sama ingin menolong kedua balita itu
karena Api semakin besar Ayah Damar tersambar Api karena terkena percikan cairan yang di pegang oleh si wanita itu, Karena ayah Damar yang memiliki Riwayat jantung Akhirnya ayah Damar ikut meninggal di tempat dan tidak tertolong.
~ Masa Kini
" Saya tidak gak ada nasib yang seperti ini Namun Saya Juga tidak bisa memberikan Resti kepada anda karena saya tidak ingin membuat adik saya tertekan dekat dengan anda " ucap Daren
" kalo begitu Biarkan adik mu tinggal di rumah saya, Dan saya Janji akan membuatnya jatuh cinta kepada saya. Jika selama dua Minggu saya tidak bisa meluluhkan hatinya maka saya juga tidak akan memaksa Naila untuk Jatuh Cinta kepada saya " ucap Nya
Daren sedikit menimbang-nimbang " Baik kalo begitu, Adik Saya Samapi Kedua orang tua saya datang ke Indonesia"
Damar tersenyum Ternyata tidak susah menahan Daren mengobrol seperti ini " Baik kakak ipar " ucap nya
" Sekali lagi kamu bilang kakak ipar, akan aku jemput adikku sekarang juga " Keluh Daren yang sebal di sebut kakak ipar.
Daren sebenarnya ingin mengajak Killa untuk pulang namun Daren ingin membuat kejutan untuk para keluarganya, Jika Daren membawa Naila sekarang berarti tidak akan jadi kejutan lagi apa lagi Daren memiliki Tante yang super bawel bisa-bisa tantenya itu membocorkan kejutan yang akan di berikan kepada sang Bunda.
" Hahaha.. " Damar tertawa Melihat Daren yang terlihat kesal " Jangan marah-marah kakak ipar nanti kau jadi lebih tua dari ku " ucap Damar semakin menggoda Daren
Daren memberikan tahapan tajam kepada Damar " Aku doakan supaya Adikku tidak mencintaimu " kata Daren tersenyum sinis
__ADS_1
" Tapi aku akan buktikan kepada mu Jika aku akan meluluhkan hati adikmu "
Kedua pria berbeda usia itu benar tidak mau kalah mereka terus saja beradu argumen apa lagi Damar yang semakin jadi menggoda Daren.