
Jam sudah menunjukan jam Lima sore Bu Rt dan Juga Ceu idah Sedang menyiapkan buka untuk puasa Tentu saja ada campur tangan Anisa Tidak mungkin Anisa hanya diam saja ketika melihat Orang-orang sibuk di dapur Apa lagi mereka masak Cukup banyak karena akan ada yang datang.
" Sudah Ceu idah sana Pulang " Usir Anisa
" Ih si neng Meni tega Manya Ceu idah di usir " Keluh Nya sambil menatap Anisa
" Kan hari sudah mulai Sore Ceu, Bentar lagi waktunya Buka Emang ceceu Gak kasian Ama anak Ceceu yang masih belum di beri tau jika Ceceu akan buka di sini " Kata Anisa
" Eh iya ya, Hehehe Ceceu lupa Kalo Ceceu punya anak di rumah " Ceu idah menggaruk kepala yang tidak gatal
Bu Rt Menggelengkan kepalanya Bisa-bisanya Ceu idah lupa sama anak sendiri " Dan jangan Lupa Nanti pas ke sini Ceceu pakai pakaian Rapih biar enak di lihat Sama keluarga Neng Nisa di kota " Lanjut Bu RT
" Siap Bu, Nanti ceceu pakai pakaian yang di belikan Sama Neng Nisa Biar ceceu Yang terlihat cantik sendirian " Jawab Nya
" Yasudah Sanah Ceceu siap-siap Nisa Juga mau siap-siap Keburu Pada datang "
" Okay Neng, Kalo gitu ceceu pulang dulu ya "
" Assalamualaikum.. "
" Wa'alaikumsalam.. "
Setelah kepergian Ceu idah, Bu RT dan Anisa langsung menata Makanan dengan Rapih " Sudah Bu, Sekarang Ibu siap-siap Ama Bapak Keburu Tamunya Datang "
" Iyah Neng, Ibu sama Bapak siap-siap dulu ya, Neng juga Siap-siap "
" Iyah Bu, Nisa nunggu Mas Afnan dulu lagi mandi "
" Oh yaudah kalo gitu Ibu pulang dulu ya Nanti setelah Magrib Ibu Ama bapak ke sini lagi " Anisa mengangguk mengerti
Setelah kepulangan Bu Rt, Anisa masuk kedalam kamar " Ayah sudah beres mandi nya? "
" Sudah Bund, Ini tinggal pakai Baju " Jawab Afnan
" Yaudah Kalo begitu Aku mandi dulu Ya Ayah "
" Iyah Bund " Anisa masuk kedam kamar mandi dengan membawa Handuk
__ADS_1
Tidak banyak yang di butuhkan Anisa untuk mandi, Anisa keluar dari kamar mandi dengan menggunakan Handuk '' Astaghfirullah aku pikir Ayah sudah keluar kamar '' Anisa Terkejut karena melihat suaminya yang berdiri di samping pintu kamar mandi
'' bagi mana Aku bisa keluar jika Istriku sedang mandi, bagai mana jika Di kamar mandi bunda kenapa-kenapa ''
'' Hus kalo ngomong itu kemana saja lagian dari pada nunggu di depan kamar mandi kenapa Ayah tidak ikut masuk kedalam kamar mandi saja kalo gitu '' Anisa langsung melangkah meninggalkan suaminya yang masih mematung diam di depan pintu
'' Bund ''
Namun Afnan tidak di hiraukan oleh Anisa. Anisa langsung memakai baju yang sudah di siapkan tadi sebelum mandi
'' Bunda ''
'' Apa sih Ayah, bunda mau pakai baju '' Keluh Anisa karena Afnan menghalangi ANisa yang mau memaki baju
'' Nanti malam ya '' Rengek Afnan
Anisa melirik sang suami dengan tatapan yang tidak bisa di artikan lalu menyelesaikan menggunakan pakaian nya
Afnan yang tidak mendapatkan jawaban dari sang istri hanya bisa membuang napas pelan '' Sebentar lagi kita buka ayo kita keluar lagian sepertinya Ceu idah dan yang lain sudah menunggu kita di luar '' AjaK Anisa yang sudah siap dengan penampilannya
'' Kenapa sih Bund dandan nya cantik banget aku jadi tidak rela membiarkan Bunda keluar kamar '' Keluh Afnan " Hapus Bund "
'' Wah sudah pada kumpul. Maaf ya lama '' Anisa Duduk di dekat Ceu idah
" Sudah atuh Neng, dari tadi kita teh nunggu Neng sama Den Afnan keluar Kamar Meni lama pisan "
" Ih atuh Ceu kan Nisa Juga harus mandi Masa ia Anisa tidak mandi sedangkan Ceu idah Susah cantik Begini Nisa juga tidak ingin tersaingi sama Ceu idah " Jawab Anisa sambil bercanda Tidak mungkin bukan Anisa Bilang sejujurnya kalo Tadi suaminya sampat merengek
" Neng meni Kitu ke Ceceu teh "
" Sudah-sudah Ayo Kita siapkan Dulu bukaan nya " Kata Bu RT menengahi
Afnan tidak ikut duduk di samping Anisa ia memilih duduk di dekat Pada pria Namun pandangan Afnan tetap saja kepada sang istri
" Nak Afnan Jangan di lihat terus, Neng Nisa tidak akan Kabur ko " Goda Pak Rt
" Emang tidak akan Kabur pak tapi.. "
__ADS_1
" Sudah-sudah Jangan khawatir lagian Cuman beda tempat Duduk aja masa ia masih di awasi lagian di sana ada Ibu sama Ceu idah "
" Iyah Pak " Jawab Afnan Lemas
Pak RT yang melihat Afnan terlihat lemas Hanya bisa tersenyum, Pak RT tau jika Afnan tidak ingin jauh-jauh dari Anisa.
Anisa dan Bu RT Termasuk Ceu idah Mereka sudah Menyiapkan untuk bukaan, Bu Rt mengundang Beberapa Warga untuk ikut buka di rumah Anisa Karen emang niat nya Untuk buka bersama
Para Warga sudah berdatangan Mereka sudah duduk manis di tempat mereka masing-masing " Alhamdulillah Sudah pada datang " Kata Bu RT
" Iyah Bu, Semoga Acra nya lancar ya "
" Amin.. " Jawab Bu RT
dug..dug.. dug..
Suara Bedug di mesjid sudah berkumandang dan Syafa Azan pun sudah terdengar " Alhamdulillah.. Allahumma laka shumtu wabika amantu wa'ala rizqika afthortu birohmatika yaa arhamarrahimiin. "
Setelah mencicipi Kolak dan cemilan yang lain nya Para pria pada pergi ke mesjid Dan para wanita juga ada yang pergi ke mesjid ad juga yang pulang ke rumah nya untuk sholat magrib namun Setelah itu mereka di suruh kumpul lagi sama Bu rt dan Pak RW karena akan di adakan acara Makan-makan bersama
Anisa sudah menunaikan sholat ia langsung kembali ke ruang tamu " Bu apa tamu nya akan segera datan? "
" Kata bapak sih Sudah di jalan Dan Nak Afnan juga sudah Nunggu di depan " Jawab Bu RT. Anisa mengangguk mengerti
" Kalo begitu Ayo kita Siap-siap dulu dan Awas jangan lupa Ceu idah "
" Iyah Bu, Tadi sih Nisa menyuruh Ceu idah buat sholat di sini aja biar tidak repot "
" Oh bagus kalo begitu " jawab Bu RT
Para Tetangga sudah berdatangan kemabli Mereka Sudah duduk di tempat mereka, Pak RT memberikan Sambutan kepada Para tetangga Ya sepatah dua patah Sambil menunggu tamu datang..
walaupun warga sedikit bingung Dengan acara yang di selenggarakan oleh Pak Rt dan Bu RT tapi mereka Ikut senang dengan adanya acara ini Mereka jadi tidak perlu masak di rumah nya
" Neng mana ini teh tamu nya meni lama pisan Ceceu udah gak sabar ingin makan laper " kata Ceu idah
" Bentar atuh Ceu, Bentar lagi tamunya datang " Jawab Anisa
__ADS_1
" Assalamualaikum... "