Cinta Anisa

Cinta Anisa
MENGECEWAKAN


__ADS_3

Sesampai nya di rumah Resti menaruh tas dan sepatunya di sembarang Arah. Resti masih memikirkan bagai mana kelanjutan Rumah tangga Leon dan juga Nara


" apa yang harus aku lakukan untuk bisa mempersatukan mereka  " gumam Nya duduk di Pinggir tempat tidur " Lama-lama aku bisa ikut stres memikirkan mereka " Resti menggelengkan kepalanya lalu pergi ke dalam kamar mandi ia berniat Untuk Berendam merilekskan otot-otot Tubuh yang sudah lelah.


" Kau itu Bodoh Atau apa hah! Bisa-bisanya Kamu Beli makan siang saja sampe berjam-jam " keluh Kekasih Leon


Nara mengangkat Kepalanya Ia tidak terima di kata-katai  Bodoh oleh Wanita yang ada di hadapan nya ini " maaf Nona. saya pergi berjam-jam karena saya bertemu dengan Nyonya Resti, Dan Anda pak. Maaf jika saya telat karena menurut saya Perintah Nyonya Resti lebih penting dari pada Perintah Anda " kata Nara 


Leon yang mendengar penjelasan Dari Nara langsung membulatkan kedua bola mata nya dengan sempurna. jika Resti sudah Mengetahui masalah Nara yang masuk lagi kerja bisa-bisa dirinya akan Langsung di kasih SP3 oleh Saudara nya sendiri


" sudah saya tidak ingin kalian debat lagi. Mending kamu pergi terlebih dahulu Aku masih banyak kerjaan " usir Leon kepada kekasih nya


* tapi.. " Wanita itu memandang Nara Dengan tatapan yang tidak bisa di artikan " Baiklah, Aku pergi ya Baby. Nanti malam kita bertemu lagi di Klab biasa " wanita itu mencium pipi Leon lalu pergi meninggalkan ruangan Leon


Sedangkan Nara dia malah cuek bodo amat walaupun hatinya sakit melihat Leon yang di kecup oleh wanita lain " kalo begitu saya Permisi " Ucap Nara Namun tangan Nara segera di raih oleh Leon.


" Kenapa, Apa kamu cemburu? " Tanya Leon yang sudah memeluk Nara


" Cih.. cemburu? " Nara memutarkan kedua bola mata nya " jangan Mimpi. Bagiku kamu hanya Butiran debu yang harus aku bersihkan "


Kata-kata Nara benar-benar menyakiti hati Leon. Pria itu langsung menahan tengkuk Nara dan  menc** Nara dengan cara Paksa


Nara berusaha untuk berontak namun Nara tidak memiliki tenaga lagi. Leon benar-benar mengunci tubuh Nara sehingga Nara hanya bisa pasrah ketika leon membawa Nara ke sopa

__ADS_1


'' Lepaskan Aku. Aku mohon jangan lakukan itu lagi Hiks..'' namun bukannya melepaskan Leon malah melancarkan Aksinya ia merobek pakaian Nara dengan paksa lalu...


#Kalian bayangin saja sendiri apa kelanjutannya soalnya Author sedang puasa takut batal hihihi


Leon menyelimuti Tubuh Nara dengan selimut. Leon benar-benar hilap ia telah kembali melukai Nara '' Maafkan Aku yang selalu memaksamu, Aku begini karena kamu yang selalu berkata pedas kepadaku padahal Saat ini Aku adalah Suamimu '' Leon mengusap kening Nara dengan lembut lalu mengecup kening Nara


Nara yang berpura-pura tidur ia ingin sekali menangis sekencang-kencangnya '' Hiks.. kenapa hidupku jadi seperti ini? hiks.. Mah. Nara rindu, Nara ingin ikut bersama mamah jemput Nara mah hiks.. '' Nara hanya bisa membatin dalam hatinya ia benar-benar merasa putus asa sehingga ia ingin ikut bersama dengan mending ibunya yang sudah lama Tiada


Nara tidak menyangka jika hidupnya akan menjadi seperti ini. Di usir dari rumah dan sekarang harus terpaksa menikah karena gara-gara satu malam, Nara benar-benar merasa dirinya sangat tidak beruntung.


Karena lelah menangis Akhirnya Nara tertidur lelap.


Leon yang melihat Nara sedang tertidur lelap ia langsung keluar untuk menemui kakak nya namaun sebelum ia keluar Leon telah mengunci ruangannya terlebih dahulu agar tidak ada yang masuk dan melihat Nara yang sedang tertidur tanpa menggunakan sehelai benang.


'' Duduk. Ada yang ingin aku bahas, ini soal pernikahan mu''


Leon menunduk  sudah bisa ia tebak jika kakak nya pasti akan marah dan murka kepadanya '' Maaf kak ''


'' Ini bukan soal maaf tapi ini soal moral. Apa kamu tidak memiliki hati nurani sehingga terus menerus menyakiti Nara ''


'' Kakak dengerin penjelasan aku dulu. Aku berbuat itu karena aku kesal kepada Nara yang telah kembali bekerja tanpa sepengetahuan ku bahkan Nara ingin menyembunyikan pernikahan kita. Aku hanya ingin Nara sadar dengan posisinya jika dirinya saat ini memiliki seorang suami yang harus ia layani '' 


'' Dengan cara kamu membawa wanita ke kantor ini begitu!? '' Tanya Adam yang sudah mengepalkan tangannya. Adam benar-benar kesal kepada Sepupunya ini '' Jika aku tau kau menikahi Nara untuk menyakitinya Mungkin waktu itu Aku tidak akan pernah mendukungmu untuk menikahinya ''

__ADS_1


''Kak.. ''


'' Benarkan, kau menikahinya karena ingin menyakitinya bukan ingin melindungi ataupun menyayanginya. Apa kau lupa bagai mana aku banyak berbohong demi kamu agar kamu bisa menikahi Nara dan bertanggung jawab dengan apa yang telah kamu perbuat kepadanya? '' Kata Adam dengan nada Tinggi '' Mulai detik ini aku Tidak akan pernah membantumu lagi, kau urus saja rumah tangga mu sendiri Aku tidak peduli jika rumah tangga mu hancur. Aku tidak ingin terus menolong mu sedangkan kau malah menyakitinya '' 


Leon semakin menunduk niat dia membawa seorang wanita itu agar Nara cemburu kepadanya dan mengakuinya sebagi seorang suami namun siapa sangka jika Semuanya malah berubah menjadi bumerang untuk dirinya sendiri


'' Maafkan Aku kak. Aku benar-benar menyesalinya ''


'' Aku tidak melihat rasa penyesalan di dirimu itu, yang aku lihat hanyalah keegoisanmu dan keangkuhan mu. Jika kamu memang menyesal dan ingin bertanggung jawab dengan apa yang kamu perbuat kepada Nara mungkin setelah kau menikah, Kau akan merubah sipat mu dan membuktikan kepada Nara jika kau bersungguh-sungguh menikahinya. Bukan dengan cara yang menjijikan seperti ini ''


Lagi-lagi Leon menunduk dan tidak bisa membalas ucapan kakak nya itu. apa yang di ucapkan oleh kakak sepupunya itu emang semuanya benar dirinya terlalu egois dan angkuh sehingga tidak bisa merasakan apa yang di rasakan oleh Istrinya


'' ini nasehat terakhir dariku sebelum rumah tangga mu hancur karena ulahmu sendiri '' Kata Adam memperingati '' perbaiki dirimu dan ambil hati Nara  buktikan kepadanya jika kau benar-benar serius dengan pernikahan mu itu. dengan begitu kau dan Nara akan hidup bahagia tanpa Ada masalah ''


Leon mengangkat kepala nya lalu melihat kearah Adam '' Baik kak. Akan aku ikuti saran kakak Dan terimakasih atas Nasehat kakak kepadaku ''


'' Pergilah aku muak melihat wajah mu '' Usir Adam kepada Leon


Dengan patuh Leon pergi dari ruangan Adam ia langsung kemabli keruangan nya namun ia sudah tidak melihat keberadaan Nara '' Kemana dia? '' Gumam Leon yang mulai panik


Leon langsung mencari keberadaan Nara Namun Nihil Leon Tidak melihat Nara " CCTV " Gumam Leon. Leon langsung pergi ke rumahan CCTV ia langsung meminta Rekaman yang ada di luar ruangan Leon


Walaupun mereka aneh Kenapa tiba-tiba atasan mereka meminta Rekaman namun mereka memilih Untuk Menurut dan memberikan rekaman CCTV

__ADS_1


__ADS_2