Cinta Anisa

Cinta Anisa
SANGAT MENGGEMASKAN


__ADS_3

Layar lebar sudah mulai di putar mereka menikmati tonton mereka, Ada hati yang menghangat dari hati Daren ia sangat bahagia karena bisa menonton bersama dengan sang Adik.


Setelah Film usai, Adi, Daren dan Killa mereka berjalan bertiga bersama dengan Killa di tengah-tengah Adi dan juga Daren


" Sekarang kemana lagi? " tanya Adi


Killa melihat jam yang melingkar di pergelangan tangan nya " Eum.. kaya nya aku tidak bis lanjut soalnya ini sudah mulai sore " kata Killa melirik ke arah kedua pria yang ada di sampingnya


" Yah, gak seru " keluh Adi


" Maaf ya, lain kali kita bisa nonton lagi " kata Killa


" Iyah, lagian gak baik anak gadis pulang malam-malam " kata Daren walaupun sebenarnya dirinya masih ingin bersama sang adik namun Daren harus sabar dan menanti Samapi waktunya tiba.


" Makasih ya, sudah mau mengerti aku " kata Killa sambil tersenyum


" Iyah " jawab Daren


" Oke kalo gitu, tapi nanti kita nonton bersama lagi ya " kata Adi


Killa menganggukkan kepalanya " Yaudah kalo begitu aku duluan ya " Ucap Killa yang di balas anggukan oleh kedua pria ini


Setelah kepergian Killa, Adi dan Daren mereka juga langsung pulang " Bagai mana kak, rasanya bisa jalan sama Ade sendiri? " tanya Adi yang sambil menyetir Mobil


" Luamyan " jawab Daren sambil tersenyum kecil. Jika ada orang yang bisa baca pikiran dan hati Daren sudah pasti tau bagai mana perasaan Daren saat ini.


" Dih, ditanya malah cengar cengir " kata Adi " Tapi aku juga seneng bisa jalan bersama Killa apa lagi aku tau jika Killa adalah saudara ku " kata Adi Yang mengutarakan kebahagiannya kepada Daren.


" Andai saja Jika kita bisa terus bersamaan "


" Semua itu ada waktunya di " jawab Daren yang memejamkan kedua matanya ia sudah membayangkan bagai mana melihat wajah bahagia sang Bunda nanti.


~ RUMAH DAMAR


Killa turun dari mobil ia melihat rumah yang sudah terang karena lampu " Assalamualaikum.. "ucap Killa namun tidak ada jawab " Ibu kemana ya " Gumam Killa

__ADS_1


" Ah.. " Killa terhuyung ke belakang karena ada yang menarik " Mas "


Damar memeluk Killa lalu mengecup Bi*** Milik Killa " Mas " tegur Killa


" Aku merindukan mu Dear " kata Damar yang memeluk Killa


Killa terdiam ia membiarkan Damar memeluk dirinya karena Killa juga merindukan Damar " Tapi aku belum Mandi Mas " kata Killa pelan


" Gak apa-apa, Gak mandi juga kamu tetap wangi sayang "


" Mas, Mas ada-ada saja " kata Killa sambil tersenyum


Damar membawa Killa kedalam kamar miliknya dan membaringkan tubuh Killa di atas tempat tidur " Mas.. "


" Biarkan seperti ini dulu " kata Damar yang memeluk Killa di atas tempat tidur


Deg..


Jantung Killa mulai tidak karuan lagi ia merasa jantungnya sangat tidak sehat " Mas, gak boleh begini nanti Ibu liat " ucap Killa


Killa Membulatkan kedua matanya, " Jika ibu tidak ada bisa-bisa aku akan terus berada di kamar Mas Damar " ucap Killa Di dalam hatinya


" Kenapa Dear, apa kamu senang kalo Ibu pergi? " kata Damar " Aku pun sama Dear " Kata Damar sambil tersenyum


" Bisa-bisanya Mas damar bilang begitu, Bukanya aku senang tapi aku malah jadi takut "


" Kemu kenapa Dear? " Tanya Damar yang melihat wajah Killa yang memerah


" Aku tidak apa-apa " Jawab Killa yang malu-malu " Aku mau Mandi dulu Mas " ucap Killa yang langsung pergi meninggalkan Damar. untuk pria itu sedang melepaskan pelukan nya


Di kamar mandi Killa membuang napas beratnya ia merasa tenang karena dirinya bisa lepas dari pelukan Damar yang membuat jantung milinya Cenat cenut tidak karuan " Huh.. selamat-selamat Aku bisa kabur juga, Kalo terus bersamanya bisa-bisa kesehatan jantungku jadi menurun " Kata Killa mengusap dadanya sendiri


" Eh, Sebentar. " Killa melihat ke setiap Penjuru kamar mandi Ia rasa ada yang salah dengan kamar mandinya " Astaga, Ini kan " Killa menggigit bibir bawahnya " Ko aku bisa lupa kalo aku lagi di kamar Mas Damar sih " keluhnya sambil menepuk jidat


tok..tok..tok..

__ADS_1


" Nah loh, pasti itu Mas Damar, Bagai mana ini? apa Aku keluar aja gitu terus Minta Maaf lalu pergi ke kamar ku sendiri, Tapi... " Killa benar-benar pusing ia terus menggigit bibir bawah nya


" Dear. " Panggil Damar dari luar


Killa Langsung menghidupkan air keran ia lebih memilih pura-pura tidak mendengar


Sedangkan Damar di luar kamar mandi saja hanya tersenyum sambil menyenderkan tubuhnya di tembok dengan kedua tangannya yang di masukan kedalam saku celana " Kamu sangat menggemaskan " Gumam Damar


" Dear, aku hanya ingin bilang jika di dalam tidak ada handuk dan Aku mengetuk kamar mandi karena ingin memberikan handuk untukmu. jadi bukalah dulu " Kata Damar yang langsung mengambil handuk di dalam lemari handuk


Ceklek..


Killa membuka pintu kamar mandi hanya sedikit ia mengeluarkan sebuah tangannya " Apa kamu sudah tidak menggunakan pakaian Dear? " goda Damar


" Iyah, Mas. jadi Mana handuknya? " ucap Killa di dalam kamar mandi


Damar tersenyum ingin rasanya ia terus menggoda wanitanya namun Damar juga tidak ingin membuat wanitanya sakit hanya karena terlalu lama diam di akame mandi " Ini " Damar memberikan handuk ke tangan Killa


" Makasih Mas " Jawab Killa yang langsung menutup kamar mandinya kembali


Damar sudah duduk di Sopa sambil memangku Laptop karena tadi ia mendapatkan kiriman Email dari Asistennya Namun Kegiatan Damar harus terhenti ketika ia melihat pemandangan yang tidak boleh di lewatkan


" Dear " Ucap Damar yang langsung menaruh Laptop di sopa lalu ia langsung berdiri menghampiri Killa namun


" Maaf Mas, aku harus segera ke kamar " Ucap Killa yang langsung kabur dari kamar Damar


Damar yang merasa gemas melihat kepergian Killa langsung tersenyum ia benar-benar berhasil di kerjain oleh wanitanya " Awas kamu Dear " gumam Damar yang tidak berhasil mendapatkan Killa kali ini


Killa berlarian ke arah kamar, Untung kamar miliknya tidak jauh dari kamar Damar jadi ia lari dari kamar damar tanpa sepengetahuan orang-orang. Bagai mana Jika ada yang lihat bisa-bisa mereka Akan berfikiran yang tidak-tidak kepada dirinya dan juga Damar


" Huh.. selamat, Akhirnya Aku bisa kabur juga " Ucap Killa yang langsung mengunci kamar miliknya


Killa langsung mencari pakaian Tidur nya, Tidak lupa ia juga memakai skincare yang di berikan oleh Ibu Damar " Semenjak pakai ini kulitku jadi halus dan juga bercahaya " Gumam Killa sambil tersenyum. Killa melihat produk mana yang ia gunakan lalu dengan tangan isengnya ia mencari sosial media


Killa cukup jagung dengan Perusahaan Skincare yang ia gunakan " Wah selain banyak pengikutnya, di sana juga ternyata Ada Body spa nya juga. Aku harus mencobanya " Kata Killa yang penasaran dengan Skincare yang ia gunakan.

__ADS_1


__ADS_2