
Setelah makan malam, Afnan dan Anisa langsung masuk kedalam kamar, Anisa tidak langsung membaringkan tubuhnya melainkan Membereskan pakaian yang akan di bawa oleh sang suami untuk pergi keluar kota selama satu Minggu
" Sayang " ucap Afnan
" Iyan Mas " Anis langsung menoleh kearah sang suami
" Kamu baik-baik ya di rumah, Jika bosan di rumah minta supir untuk mengantarkan mu ke rumah Mamah, mamah pasti seneng Kamu main ke sana " ucap Afnan
Anisa tersenyum " Iyah Mas, nanti Jika Nisa bosan Nisa main ke rumah Mamah " jawab Anisa
" Kalo begitu Ayo kita tidur ini sudah malam " ajak Afnan dan di balas anggukan oleh Anisa
~ PAGI HARI
Pagi ini setelah sarapan Afnan langsung ijin kepada Sang istri untuk berangkat keluar Kota karena Ada pekerjaan yang harus ia selesaikan
Setelah kepergian Afnan Anisa kembali kedalam rumah ia berencana ingin membuat Brownies untuk di bawanya keruang sang ibu mertua
" Bi apa ada bahan-bahan untuk membuat Brownies? " Tanya Anisa
" Sebentar Bi Jum lihat dulu ya " ucap Bu Jum yang langsung memeriksa Bahan-bahan untuk bikin Browser
Setelah di cek bi Jum langsung kearah Anisa
" Non, bahan-bahan nya tidak ada. Apa mau Bi Jum Belikan? " Tanya Bu Jum
Anisa sedikit berfikir " Apa Anisa boleh ikut Bi, biar sekalian Nisa tau daerah sini " ucap Anisa
" Tapi, bibi tidak berani ajak Non tanpa seijin Aden " ucap Bi Jum
" Bi Jum tenang saja, Nanti Aku ijin kepada Mas Afnan " ucap Anisa
" Heum baik Non "
Anisa mengambil handphone nya lalu mengirim pesan kepada sang suami untuk meminta ijin pergi ke supermarket
" Ok, ayu bi, aku sudah ijin " Kata Nisa yang semangat untuk pergi
Anisa dan Bi Jum di antar oleh pak Agus untuk ke supermarket. Sesampai nya di Supermarket Anisa merangkul lengan Bi Jum tanpa ragu. Bi Jum yang melihat perlakuan Anisa ke BI Jum, Bu Jum merasa memiliki Anak gadis
" Bi, ayo kita ke sana " ajak Anisa ke tempat bahan-bahan kue
" Non ke sana bi Jum belanja yang lain nya biar cepat nanti kita ketemu di kasir ya Non " ucap Bi Jum yang mau sekalian belanja bulanan
" Baik bi " jawab Anisa
__ADS_1
Anisa mengambil Bahan-bahan untuk membuat Brownies dan kue yang lain nya, Tidak hanya bahan kue yang di beli Nisa, Nisa juga membeli Puding
Brug...
" Maaf " ucap Pria itu
Anisa membuang napas nya lalu berjongkok untuk mengambil Barang yang terjatuh ulah pria itu
" Kalo jalan hati-hati mas, di sini bukan hanya ada mas tapi ada orang lain juga " keluh Anissa yang langsung pergi setelah usai memasukan Barang yang jatuh
Pria itu melongo melihat Anisa yang cuek kepada dirinya " siapa gadis itu, Berani sekali dia berkata ketus sepeti itu kepada ku " gumam pria muda itu
Karena penasaran Pria itu mengikuti Anisa tapi Anisa sudah tidak terlihat lagi di sana
" Jika aku Samapi ketemu lagi dengan nya maka aku harus bisa mendapatkannya " gumam Pria muda itu
Sedangkan Anisa dia sudah di kasir untuk membayar belanjaan nya, Bi Jum juga sudah selesai belanja bulanan
Setelah usai membayar Barang-barang di bawa oleh Mang Agus untuk di masukan kedalam mobil
Tidak butuh waktu lama untuk sampai di rumah, kini Anisa sudah sampai di rumah
" Bi Jum, bibi bawa semua nya ke dapur ya nanti biar aku yang beresin, Aku mau mandi dulu gerah " kata Anisa yang langsung naik ke lantai dua untuk mandi
~ Di Kafe
" Hai bro.. sori lama "
" Iyah, gue udah nunggu Lo dari tadi sampai jamuran " keluh nya
" Iya iya Sori tadi gue mampir ke supermarket dulu buat beli Pesanan Cewek Gue " ucap Leon yang sudah duduk di kursi
" Lo pesan dululah baru ngobrol " kata Ziko
Leon Langsung memesan minuman dingin dan juga cemilan karena ia belum sempat makan
" Lo sepertinya Bucin banget sama cewek Lo " ledek Ziko
" Hahaha gue bukan Bucin, Lo tau sendiri kan bagaimana repot nya Resti jika tidak di ikutin mau nya " keluh Leon
" Kalo sudah tidak merasa nyaman ngapain Lo pertahankan, mending Lo Putusin saja dia " kata Ziko
Leon Menggaruk kepala yang tidak gatal " Tidak segampang itu, lagian gue belom dapat apa yang gue mau dari dia "
" Sialan Lo, gue kira Lo sudah insyaf tapi taunya.. " Ziko Menggelengkan kepalanya melihat Teman sekaligus sahabat nya itu
__ADS_1
" habis bagai mana lagi, Dia buat gue penasaran " jawab Leon terkekeh
" Gila lu, Dia itu sahabat gue, jika Gue tau Lo hanya akan mempermainkan dia, gak akan gue kenalin Lo kepada Resti teman gue " keluh Ziko menyesali apa yang sudah ia lakukan. andai saja waktu itu Ziko tidak memperkenalkan Resti kepada Leon mungkin Ziko tidak akan merasa bersalah kepada Resti dan Resti tidak akan terjebak dengan Pria bejad seperti Leon
Di rumah Anisa dengan telaten membuat Brownies dan juga puding untuk ia bawa ke rumah ibu mertua nya dan sekalian membuatkan Untuk para pekerja di rumah
" Bi bagai mana enak tidak? " Tanya Anisa yang meminta bibi untuk Mencicipi Brownies buatan nya
Bi Jum Mengunyah Brownies dengan pelan seakan browser itu tidak enak " Ini sangat Enak Non, bahkan lebih enak dari toko langganan Nyonya besar " kata Bu Jum
Anisa membuang Napas nya lega " huh, aku pikir Tidak enak habis melihat ekspresi Bi Jum yang tidak meyakinkan " kata Anisa
" Hehehe.. maaf Non " ucap Bi Jum sambil tertawa
" Cu.. cucu..." Panggil Bi Jum kepada cucu
Cucu yang sedang ada di kamar miliknya Langsung menghampiri Bi Jum
" Ada apa Bi " tanya Cucu kepada bibi namun tidak menoleh kearah Anisa
" Cobain browser ini " pinta Bi Jum
Cucu tanpa menjawab langsung mencicipi Brownies " ini enak, bibi pakai resep baru ya " kata cucu
Bi Jum tersenyum " ini buatan Nona Nisa, bukan buatan Bibi " kata Bi jum
" Enak tapi agak pahit jadi pengen muntah " ucap cucu yang langsung memuntahkan browser yang sudah ada di dalam mulut nya
" Bi cucu kembali ke kamar ya, cucu capek ingin istirahat " ucap Cucu yang langsung pergi begitu saja
Sedangkan Anisa langsung menunduk karena Makanan nya di bilang tidak enak
" Cucu mungkin lagi sakit jadi rasanya tidak enak, tapi ini memang Enak ko " kata Bi Jum
Bi Jum yang melihat kang Dadang langsung memanggil nya " kang " panggil Bi Jum
" Iya ada apa bi, Nona " sapa Kang Dadang
" Ini cobain brownies buatan Non Nisa " kata Bibi kepada mang dadang
Kang Dadang langsung mencoba nya bahkan ia habis tiga potong
" Doyan apa laper Mang " tanya Bi Jum
" Hehehe.. maaf Atuh Bi, habis ini enak sekali apa lagi ada ci kopi pasti tambah mantap " kata Mang Dadang sambil menunjukan jari jempolnya
__ADS_1