Cinta Anisa

Cinta Anisa
KEMBALI NGAMPUS


__ADS_3

Daren dan Adi sudah hampir sampai di kampus namun Mereka melihat pemandangan yang tidak biasa " siapa dia? " Tanya Adi yang belum mengetahui soal Damar


" Entahlah " jawab Daren Asal. Daren tidak tau kenapa Damar menurunkan Adiknya di pinggir jalan Namun ia akan tanyakan langsung kepada Damar nanti. " Kakak harap kamu baik-baik di sana Dek, dan kakak juga harap Jika Damar akan membahagiakan kamu nantinya, Kakak bisa lihat jika kamu juga mulai jatuh cinta kepada pria tua itu " Batin Daren


Adi langsung membawa mobilnya ke dalam kampus namun mereka tidak langsung pergi, Merek memilih Menunggu Killa " Hai Killa " teriak Adi ketikan melihat Killa yang sedang jalan


Kill yang merasa di panggil langsung menoleh kearah suara " Adi, Daren " gumam Killa namun Killa memilih menghindar karena ia takut jika Kakak angkatnya akan memergoki dirinya.


" Kenapa dia malah pergi " keluh Adi


" Mungkin dia tidak tau jika wanita ular itu sudah tidak masuk kampus " jawab Daren. padahal kenyataannya Winda sudah lama tidak terlihat Masuk kuliah Entah kemana perginya Winda, Namun itu semua malah di sambut bahagia oleh Adi karena ia tidak akan di ganggu lagi dengan ular betina itu.


" Sudah ayo masuk " ajak Daren kepada Adi. Adi mengangguk lalu mereka berjalan ke kelas bersamaan namun langkah mereka terhenti ketika mendengar desas desus soal Killa yang turun dari Mobil mewah


" Gue yakin jika dia Jandi simpanan om-om "


" Serius Lo? "


" Gue yakin, Gue tadi liat sendiri kalo dia turun dari mobil mewah terus gue juga liat si cowok nya itu sudah tua " katanya " Dan kalian liat kan bagai mana penampilan Killa sekarang, Pakaian nya serba mewah "


" Wah!! ini mah Gosip heboh dan Paling Hot "


" Ini mah Hot tau, Mungkin Dia sudah bosan hidup miskin makanya jual dir* "


Begitulah kira-kira Ucapan mereka terhadap Killa. Tadi ketika Killa turun dari Mobil ada salah satu temannya yang melihat Killa yang turun dari Mobil mewah.


Daren mengepalkan kedua tangan nya ia tidak terima adiknya di hina seperti itu " Sepertinya Harus gue sumpel mulut mereka " gerem Daren


" Sudah kak, ayo masuk " ucap Adi menenangkan kakak sepupunya


Daren melihat adiknya yang duduk di pojok dengan buku tumpukan Buku " Killa " Panggil Adi


Killa menoleh " Iya ada apa? " jawab Killa yang masih membuka buku


" Killa, kenapa tadi kamu gak nunggu kita? " Tanya Adi

__ADS_1


" Maaf " jawab Killa


" Kenapa kamu harus minta Maaf "


Daren merasa sakit ketika melihat sang adik menahan tangisnya, mungkin Killa merasa sakit mendengar ucapan para teman-teman nya


" Killa, Nanti siang kita makan bareng ya, tadi Gue bawa bekal lebih dari Mamah " ucap Adi


Killa Menganggukkan kepalanya " Baiklah kalo gitu " ucap Adi


jam sudah menunjukan Jam Dua belas siang, sudah saatnya mereka untuk Pulang namun Killa tidak langsung pulang dan tadi juga Sudah janji sama Adi Dan Daren untuk ketemu makan siang.


Killa awalnya ingin menghindar dari Adi dan juga Daren namun Ketika Killa mendengar Kalo Winda sudah tidak kuliah lagi di sini Killa merasa lega karena Killa tidak akan bertemu dengan Kakak angkatnya lagi.


Killa Berjalan ke taman tempat biasa mereka kumpul " Killa " panggil Adi


Killa tersenyum lalu duduk di antara Adi dan juga Daren " Maaf lama, tadi ke perpus dulu " kata Killa


" Iyah tidak apa-apa, Ayo duduk sini " Ajak Adi " nih Aku bawa makanan luamyan banyak, aku kangen kita kumpul kaya gini "


" Iyah, kita maafin kamu, sudah ayo makan dulu " ajak Adi


Sedari tadi Daren memerhatikan Killa adiknya, Ingin rasanya Daren memeluk Killa namun apa daya jika dirinya harus menahan rasa rindu kepada sang adik


Setelah makan Mereka tidak langsung pulang, mereka berbincang-bincang dan mengenang kebersamaan mereka " Oh iya, sorry nih Aku mau tanya, tapi kamu jangan marah ya "


" apa ini soal gosip yang beredar? " Tebak Killa yang di balas anggukan dari Adi. Killa tersenyum " apa dengan aku menjelaskan kepada kalian, kalian akan percaya? " tanya Killa


" Tentu, kita ini kan sahabat mana mungkin kita tidak percaya kepadamu " Ucap Adi


Killa membuang panas pela lalu ia menceritakan semuanya kepada Adi dan juga Daren, tidak ada yang Killa lewati karena Killa tidak ingin kedua temannya ini salah paham apa lagi ada gosip yang beredar Jika dirinya menjadi simpanan om-om, Adi mengangguk mengerti dengan perkataan Killa sedangkan Daren yang sudah tau semaunya ia hanya terdiam saja Dan memperhatikan Sang adik yang sedang bercerita dengan sesekali menahan tangis nya.


" Aku harap kamu dan dia bisa hidup bagia, kamu tidak perlu pedulian ucapan mereka selama kamu melakukan hal yang benar " ucap Adi menepuk bahu Killa


" tapi aku masih bingung dengan prasaan ku sendiri "

__ADS_1


" kenapa? "


" Aku tidak tau kalo aku itu suka atau tidak sama dia tapi kalo aku sedang dekat dengan Mas Damar jantungku seperti mau copot dan kalo lagi jauh aku suka memikirkan dirinya " Ucap Killa polos


Daren Tersenyum kecil ia sangat yakin jika Adiknya saat ini sedang jatuh Cinta namun ia belum bisa membedakan perasaanya sendiri.


" Kamu jalani saja dulu, Jika sudah jodoh tidak akan kemana " jawab Adi


" Selama kamu nyaman dan merasa aman dengan nya maka jalani saja tapi jangan asal rasa keterpaksaan karena dalam sebuah hubungan tidak boleh ada rasa keterpaksaan " ucap Daren yang mulai berbicara


" Tumben Bijak " kata Adi


Daren tidak membalas ucapan Adi ia hanya meneruskan tahapan dinginnya kepada Adi lalu beralih kepada Killa " Jika kamu sudah tidak tahan dengannya, kamu bisa pergi bersama kami " ucap Daren


Killa tersenyum " terimakasih karena kalian sudah mau mendengarkan ceritaku dan sudah percaya dengan aku " ucap Killa


" Kita ini sahabat jadi sudah pasti kita perbuat kepadamu " Jawab Adi " Kami akan bahagia jika kamu bahagia "


" Sekali lagi Terimakasih " ucap Killa


" Nona " Panggil seorang pria berpakaian hitam


Killa, Adi dan Daren langsung menoleh ke orang yang memanggil Killa " Ada apa? " hanya Killa


" Maaf Nona, Tuan Damar Menyuruh saya untuk menjemput anda " ucap nya


" Cih, sepertinya pria tua itu bucin " keluh Daren


" Pria tua? " Tanya Killa dan juga Adi


" Ah sudah lah, Sanah balik. Tuh sudah di jemput " kata Daren kepada Killa


Killa mengangguk mengerti " Baiklah kalo begitu Aku pamit pulang dulu ya " ucap Killa kepada Kedua sahabatnya itu


" Iyah, hati-hati di jalan, dan kalo ada apa-apa segera hubungi kita " Ucap Daren kepada Killa

__ADS_1


Killa menganggukkan kepalanya lalu ia pergi dengan supir yang akan membawanya pulang.


__ADS_2