
" Mang Dadang bisa aja " kata Anisa malu
" Asli neng, ini nikmat apa boleh mang Dadang minta buat Istri mang Dadang " kata mang Dadang malu-malu
" Is Mang Dadang mah di kasih hati malah minta jantung " kata Bi Jum sebal
Anisa tersenyum melihat kerukunan Bi Jum dan juga Mang Dadang " Gak apa-apa Bi, lagian Nisa buat banyak ko. Kalo mang Dadang mau boleh bawa " kata Anisa
" Terimakasih Non " jawab mang Dadang seneng karena bisa membawakan Brownies untuk anak dan istrinya
Anisa kembali ke dapur untuk membuat Puding Mangga yang akan di bawa ke rumah Bu Ani anggap sebagai Buah tangan
" Mau Bi Jum Bantu Non " Tanya Bi Jum
" tidak Perlu Bi, lagian ini tinggal gini saja gampang ko " jawab Anisa
" Bi Jum istirahat saja pasti bi Jum capek habis pulang dari supermarket " kata Anisa
" Tidak ko Non, justru Bi Jum merasa tidak lelah karena sedari tadi Non mengambil tugas Bi Jum membuat Bi Jum tidak melakukan apa-apa " kata Bi Jum
Baru sehari Anisa tinggal di rumah ini tapi ia sudah menguasai kekuasan Bi jum. Dapur yang rapih dan juga komplit membuat Anisa senang berada di sana
Anisa langsung bersiap untuk pergi ke rumah ibu mertua nya. Anisa menggunakan Gamis yang sangat cantik dan kerudung yang senada dengan Gamis miliknya
" Non, mang Agus sudah ada di depan " kata Bi Jum
" Iyah Bi, terimakasih " kata Anisa yang sudah turn dari tangga
" Bi Nisa pergi dulu ya " kata Anisa
" Assalamu'alaikum.. "
" Wa'alaikumsalam.. " jawab Bi Jum menutup pintu rumah
Sedangkan Cucu dia masih menatap kepergian Anisa dengan tatapan sinis
" Apa sih kelebihan wanita itu sehingga Den Afnan tertarik kepada dirinya " kesal Cucu
" Karena Non Nisa Sholeh dan tidak memiliki hati yang busuk Seperti mu " jawab Bi Jum yang mendengar ucapan Cucu
" Is bibi mah malah gitu, Bukan nya Dukung aku " keluhnya
" Bibi akan mendukung mu, tapi dengan pasangan yang setara dengan mu bukan Pria milik orang lain apa lagi yang tidak sebanding dengan kita " kata Bi Jum sedikit menyindir
Tak butuh waktu lama untuk Anisa sampai di rumah Kedua mertua nya
__ADS_1
" Assalamu'alaikum... " Ucap Anisa sambil mengetuk pintu
" Wa'alaikumsalam... Sebentar " teriak di dalam rumah
Ceklek..
" Maaf mau mencari siapa ya? " Tanya Mbok yang melihat wanita cantik
Anisa tersenyum " maaf Bu, apa Mamah Ani nya ada? " Tanya Anisa
Si mbok yang belum tau jika Anisa istrinya Afnan hanya bingung sendiri
" Siapa Mbok... " Teriak di dalam rumah
" Ini Bu, ada yang menarik ibu, wanita cantik tapi manggil nya mamah, apa Ibu punya anak lain selain den Afnan? " Tanya Si mbok sambil teriak
Bu Ani yang penasaran dengan wanita yang di sebut si Mbok langsung ke depan
" Neng Nisa " ucap Bu Ani yang terkejut pasalnya Setau Bu Ani Nisa dan Afnan masih berbulan madu
" Mah " ucap Anisa Sambil tersenyum
" Si mbok ini bagai mana sih, ini kan istrinya Afnan, ko malah gak di ajak masuk " tegur Bu Ani kepada si mbok
" maaf Bu, Si mbok tidak tau " jawab Si mbok sambil menunduk
Bu Ani membuang napas nya " jangan di ulangi lagi ya Mbok " tegur Bu Ani
" Baik Bu "
" Kamu ke sini sama siapa sayang, ayo masuk " ajak Bu Ani
Anisa tersenyum ramah kepada si Mbok " Nisa kesini sendiri Mah, Mas Afnan sedang pergi keluar kota " jawab Anisa
" Is kalian ini pulang tapi gak bilang-bilang, suamimu juga baru juga pulang tapi sudah pergi lagi " keluh Bu Ani
" Hehehe.. mungkin karena sangat penting Mah " jawab Anisa
" Oh iya mah, ini Anisa tadi buatkan Browser dan Puding buat Mamah, semoga mamah suka ya " ucap Anisa memberikan paper bag kepada mamah
" Wah, kamu repot-repot segala Sayang. Terimakasih ya " ucap Bu Ani yang langsung menyuruh si Mbok untuk memindahkan ke atas piring
" Tidak repot ko mah, malah Nisa seneng bisa membuatkan sesuatu untuk Mamah dan juga papah "
" Sekali lagi terimakasih sayang. Ayo kita ke taman tadi mamah sedang memetik bunga di sana " ajak Bu Ani kepada Anisa
__ADS_1
" Iyah mah " Anisa mengikuti Bu Ani ke taman yang ada di belakang rumah
" Wah mah, ini bagus sekali " puji Anisa
" Mamah sangat hobi menanam bunga jadi ya gini lah hasilnya " kata Mamah
" Nisa jadi ingin bikin yang seperti ini di rumah agar ada kegiatan " kata Anisa mencium harum bunga mawar
" Minat lah kepada suamimu sayang, pasti Afnan akan membuatkan nya untukmu " kata Bu Ani
" Iyah Mah " kata Anisa
Hari sudah semakin sore tapi Anisa masih berada di rumah mertuanya karena mamah ingin mengajak Anisa makan malam bersama dan menyuruh Anisa untuk menginap di rumah Mamah
Anisa : Mas malam ini Nisa menginap di rumah Mamah ya. Mamah menyuruh Anisa untuk menginap di sini soalnya Mamah meminta Nisa buat nemenin Mamah Arisan di rumah besok
Afnan : Iyah sayang, Biar kamu juga Ada teman ketika Mas ada di sini, Nanti jika mas pulang Mas jemput kamu di rumah Mamah ya
Anisa : Iyah Mas, Mas baik-baik ya di sana jangan lupa makan dan juga Sholat
Afnan : iyah sayangku, Kamu juga ya sayang love you. Aku sangat merindukan mu
Anisa tersenyum melihat pesan yang terakhir sang suami kirim
'' Kenapa Sayang apa Afnan tidak mengijinkan mu menginap di sini? '' Tanya Bu Ani
'' Enggak ko mah, Malah mas Afnan menyuruh Nisa buat menginap di sini selama Mas Afnan pergi ke luar kota '' Kata Anisa
'' Wah benarkah sayang, Papah pasti seneng nih ada kamu di sini ''
'' Mamah bisa aja ''
'' Assalamu'alaikum .. Papah pulang '' teriak Pak Yusuf
'' Tuh Papah, baru saja di omongin sudah muncul Aja ''
'' Wa'alaikumsalam... '' Jawab Anisa
'' wah Ada siapa ini, Papah kira kalian masih bulan madu '' Kata Pak Yusuf
Anisa langsung mencium punggung tangan Pak Yusuf
'' iyah pah, Mamah juga pikirnya mereka masih pergi Bulan Madu eh ternyata mereka sudah pulang dari kemarin dan lebih parahnya lagi Anak mu langsung pergi keluar kota karena Ada kerjaan yang tidak bisa ia tinggal kata nya '' Adu Mamah
'' Anak itu walaupun sudah Menikah tetap saja Gila kerja '' lanjut Pak Yusuf Menggelengkan kepalanya
__ADS_1
'' Mungkin emang gak bisa di tinggal Pah, Lagian Nisa tidak apa-apa ko, Kan ada Papah dan mamah '' ucap Anisa