Cinta Anisa

Cinta Anisa
KEMBALI BEKERJA


__ADS_3

Leon pulang ke rumah sudah hampir jam dua pagi Ia masuk kedalam rumah dengan kondisi keleyengan karena habis kalah taruhan dari teman-temannya yang kalah harus menghabiskan MInuman yang di pesan mereka


Sudut bibir Leon terangkat ketika melihat Nara yang tertidur di sopa ruang tamu. Leon berjongkok agar bisa melihat Nara lebih dekat lagi ia pun mengelus wajah Cantik Nara


'' Apa kamu menungguku '' Ucap pelan Leon karena tidak ingin membangunkan Nara yang sedang tertidur '' Kamu itu sangat Cantik tapi kenapa kamu selalu menolak ke hadiran ku, Apa karena kamu cantik kamu bisa mengabaikan diriku heum.. '' Leon membuang napas pelan lalu menyandarkan tubuhnya ke sopa lalu memejamkan keuda mata nya


Nara terbangun dari tidur nya karena merasa ada perutnya yang tertindih sesuatu '' Em.. Apa Ini '' Gumam Nara mencoba membuka mata nya Namun siapa sangkan Jika pemandangan yang pertama kali Nara LIhat Adalah Leon yang sedang memeluk dirinya dengan posisi duduk '' Dia! '' Gumam Nara terkejut. Nara mencoba untuk melepaskan pelukan Leon namun semakin ia berusaha untuk lepas semakin kencang juga pelukan Leon


'' Pria ini benar-benar bikin aku naik darah, Sudah pulang telat dan kini dia malah berani memelukku '' Kesal Nara menatap Leon tajam namun


Nara melihat jam, jam sudah menunjukan jam Tiga Pagi sudah saatnya untuk sahur, Mau tidak mau Nara harus membangunkan Leon karena ia tidak ingin terlambat untuk Sahur '' Hei bangun, lepaskan Aku '' Keluh Nara sambil menepuk-nepuk pipi Leon pelan


'' Dia benar-benar sangat menyebalkan '' kesal Nara '' Bau Apa ini, Apa ini bau minuman? '' Gumam Nara sambil tersenyum sinis ke arah Leon. Mau sampai kapanpun jika sudah bejad ya bejad saja Nara yakin jika Leon tidak hanya minum sendiri pasti Ada wanita yang menemani Leon minum.


Nara Mendorong Leon ke samping lain ia benar-benar tidak habis pikir kepada Leon, ternyata janjinya Adalah Janji palsu. Setelah berhasil melepaskan tubuhnya dari Leon Nara langsung pergi ke dapur untuk membuat sahur


Tanpa adanya Leon, Nara memakan makannya sendiri ia enggan untuk membangunkan Leon Apa lagi Leon yang sudah mengingkari janjinya kepada dirinya


Nara langsung masuk kedalam kamar setelah melakukan Sahur ia tidak melanjutkan untuk Tidur nara malah langsung melakukan aktifitas paginya yaitu bersih-bersih rumah karena hari ini Adalah Hari pertama Nara Kembali masuk kerja ia tidak ingin telat karena harus membereskan rumah


Sebelum pergi Nara sudah menyiapkan keperluan Leon untuk pergi ke Kantor karena Hari ini juga Adalah hari pertama Leon bekerja


Setelah melakukan perjalanan Tiga puluh menit Akhirnya Nara sampai di perusahaan tempat ia bekerja


Sesampainya Nara di Perusahaan Nara langsung di sambut oleh kepala OG " Halo Nara apa kabar " Sapa Nya dengan ramah


" halo Bu, Kabar Nara baik " Jawab Nara memeluk Kepala OG itu


" Aku sangat Merindukan mu Nara, Bagai mana bisa kamu kembali ke sini lagi, Apa Pekerjaan yang di berikan oleh Tuan Ali sudah beres? " tanya Nya yang mengetahui Nara sedang Melakukan Tugas dari Ali

__ADS_1


tidak ada yang tau soal Pernikahan Nara dan Juga Leon Karena waktu itu tidak ada yang di Undang oleh pihak keluarga Bukan tidak ingin Mengekspos Tapi keadaan nya yang Tidak menentukan Untuk mengundang Para Karyawan


" Alhamdulillah sudah Bu, Makanya Nara sekarang kembali bekerja di sini karena kerjaan Nara dari Tuan Ali sudah usai " Jawab Nara


" shukur deh kalo begitu jadi kita bisa kerja bareng lagi " Nara menganggukkan kepalanya Sambil Tersenyum


" Yasuda kalo begitu Nara mulai bekerja ya Bu, takut Ada sidak nanti kita kena tegur lagi " Pamit Nara


" Iyah Nara, Selamat bekerja dan selamat Datang kembali " Ucap kepala OG itu


Nara Melakukan Aktivitas nya seperti biasa Orang-orang juga memperlakukan Nara seperti Baisa karena memang mereka tidak mengetahui soal pernikahan Nara dan juga Leon


Sedangkan Leon Di rumah ia sedang melampiaskan kekesalannya karena Nara pergi bekerja tanpa sepengetahuan dirinya " Apa mau gadis itu, kenapa dia Berani-beraninya kembali bekerja tanpa sepengetahuan ku, apa dia mau membuat ku malu! " kesal Leon


Tadi ketika Leon Baru bangun tidur ia mencari keberadaan Nara namun nihil Leon tidak menemui Nara, Rasa marah muncul ketika mendapatkan laporan dari Ali jika Nara telah kembali bekerja menjadi OG di perusahaan


" awas saja jika sampai Dia membuat aku malu di perusahaan " Gumam Leon


Setelah Sampai di perusahaan Leon langsung masuk ke ruangan  dan memanggil Nara untuk datang ke ruangan miliknya. Leon mengabaikan Sapaan para karyawan yang mengucapkan salam kepada dirinya.


Nara yang mendapatkan panggilan dari Leon hanya bisa membuang napas nya pelan " Nara Ada apa kamu dengan pak Leon, Apa kamu telah membuat salah kepada beliau? " Tanya OG yang lain nya


" Entah lah, Biar aku samperin dulu " jawab Nara


" Baiklah hati-hati " Nara menganggukkan kepala nya


Siap yang tidak tau Leon, semua orang tau bagai mana Leon jika sedang marah " Mudah-mudahan saja Nara tidak ada maslaah dengan pak Leon "


" aku turun prihatin kepada Nara, Baru juga masuk kerja sudah terkena masalah  " Kata Teman nya yang satu lagi

__ADS_1


" sudah ayo kita kembali bekerja, kita doakan saja agar Nara tidak di pecat "


" Iyah "


Nara sudah Samapi Di depan ruangan Leon, sebelum Masuk Nara Membuang napas nya pelan


tok.. tok.. tok..


" masuk.. "


Nara masuk kedalam ruangan Leon, Nara melihat Leon yang sedang menahan amarah " Duduk "


Dengan patuh Nara duduk di sopa " Maaf pak, Apa Saya telah membuat salah sehingga bapak memanggil saya?". " Tanya Nara


Leon mengerutkan kening nya " Apa yang kau Maksud? Aku ini suamimu apa tidak bisakah kamu menghargai ku? atau kamu mau membuat aku malu dengan kamu kembali bekerja menjadi OG hah!! " Bentak Leon


" maaf sebelumnya pak, Memang nya ada apa di antar kita? Kita hanya Menikah Paksa lagian Karyawan kantor juga tidak ada yang mengetahui tentang pernikahan itu jadi kenapa bapak harus malu " ucap Nara " Bapak tidak usah khawatir aku tidak akan pernah membiarkan orang lain tau tentang status kita, anggap saja saya adalah bawahan anda seperti dulu " lanjut Nara


" kamu benar-benar! " Leon menahan amarah nya ia tidak habis pikir dengan pikiran Nara bisa-bisa nya Nara berucap seperti itu kepada dirinya bagai mana pun dirinya adalah suaminya


" berhenti bekerja, aku tidak mau Kamu bekerja menjadi OG lagi. Kamu itu istriku kamu tidak panas menjadi OG "


" bapak salah, Bukan saya yang tidak pantas menjadi OG tapi Saya yang tidak pantas menjadi istri bapak. Saya minta kepada bapak, bapak jangan membawa-bawa masalah pribadi ke sini karena aku tidak ingin Menjadi bahan gunjingan para karyawan yang lain nya  jadi aku harap Bapak bisa profesional " ucap Nara tenang


Nara tidak mengharapkan lebih dari pernikahannya makanya ia memutuskan untuk kembali bekerja, lagian Nara masih belum yakin dengan Leon yang bisa berubah dan menerima dirinya.


" baik jika itu mau mu, akan aku kabulkan. Sekarang keluar dari ruangan ku "


" baik pak, kalo begitu saya permisi " Nara Langsung keluar dari ruangan Leon dan kemabli melanjutkan pekerjaan nya

__ADS_1


Sedangkan Leon ia masih kesal kepada istrinya itu dengan enteng nya Nara tidak  menganggap dirinya sebagai suami


" baik Nara jika ini mau mu, Maka aku akan mengikuti keinginan mu, jangan salahkan aku jika aku akan membuatmu tidak betah bekerja di sini dan memutuskan untuk diam di rumah dan  menungguku pulang " Ucap Leon


__ADS_2