Cinta Anisa

Cinta Anisa
Kedatangan Resti


__ADS_3

Siang hari nya, Resti datang kerumah sakit ia ingin meminta maaf kepada Kakak ipar sepupunya


" Assalamu'alaikum.. kak " ucap resti yang membuat pintu


" Wa'alaikumsalam.. " jawab Anisa. Anisa tidak tau siapa yang masuk kedalam rumahan nya karena ia tidak pernah melihat wanita cantik ini


" Halo kak, bagai mana keadaan nya? " Tanya Resti sambil berjalan kearah ranjang Anisa


" Keadaan Kaka baik-baik saja. Maaf kalo boleh tau Nona ini siapa ya? " Tanya Anisa


Resti tersenyum ramah " perkenalkan kak, Aku restu adik sepupunya kak Afnan yang kemarin menyusul kak Afnan ke kota M " jawab Resti


" Oh.. salam kenal ya " jawab Anisa ramah


Resti duduk di kursi dekat Anisa " kak Afnan kemana kak? " Tanya Nya sambil mencari keberadaan Afnan


" Tadi lagi keluar dulu mau mencari rujak "


" Oh.. " jawab Resti ber-oh ria


" Oh iya kak, aku ke sini Mau minta maaf sama kakak dan Kak Afnan, gara-gara ulah teman ku kakak sampai masuk rumah sakit dan hampir kehilangan Anak kakak " ucap Resti menunduk


" Aku sudah tidak apa-apa ko, jangan merasa bersalah seperti ini " ucap Anisa


Resti mengangkat wajah nya " kakak sudah memaafkan aku? "


Anisa mengangguk " iya, Kakak sudah memaafkan ko "


" Terimakasih ya kak. Kakak apapun yang di omongin teman ku itu bohong jangan di percaya dia hanya sirik dan tidak terima jika kak Afnan menikah dengan kakak " ucap Resti. Resti menceritakan semua nya tentang Elif, Resti tidak ingin Kakak iparnya berfikiran yang aneh-aneh dan membuat tidak percaya lagi kepada Kakak sepupunya itu


Anisa menunduk ia sebenarnya bukan tidak percaya kepada sang suami namun karena ia masih trauma dengan mantan suaminya dulu, bilang ingin pergi mencari nafkah tapi nyatanya ia malah menikah dengan wanita lain


" Kakak harus percaya kepada kak Afnan, kak Afnan tidak mungkin mengkhianati kakak, bukan aku membela kak Afnan tapi aku berkata jujur jika kak Afnan tidak pernah mengkhianati kakak dia sangat menyayangi kakak " ucap Resti meyakinkan Kakak ipar sepupunya itu agar percaya


Anna terdiam ia membuang napas nya pelan lalu menoleh kearah Resti " terimakasih ya kamu sudah menjelaskan semuanya kepada kakak " ucap Anisa sambil tersenyum


" Iyah kak, sama-sama. Aku memang harus menjelaskan kepada kakak karena aku tidak ingin kakak dan kak Afnan bertengkar karena kekonyolan Teman aku " lirih Resti


" Sudah jangan di pikirkan lagi, semuanya sudah berlalu dan kamu pun sudah menjelaskan kepada kakak. Yang berlaku biarlah berlalu "


" Iyah kak, kak Afnan gak salah pilih kakak menjadi istrinya ternyata Kakak sangat baik sekali " ucap Resti


Padahal usai Resti di atas Anisa beberapa tahun namun Resti tetap memanggil Anisa dengan sebutan kakak karena Sudah menjadi Kakak sepupunya


" Cepatlah sembuh kak, biar kita bisa jalan-jalan bareng " ucap Resti


" Doakan saja agar kakak cepat sembuh dan di perbolehkan untuk pulang "

__ADS_1


Ceklek..


Anisa dan Resti Langsung menoleh kearah pintu


" Kamu di sini "


" Eh kakak sudah datang, iya kak " Ucap Resti yang melihat Kakak sepupunya nya yang baru masuk


" Oh " jawab nya lalu beralih kepada sang istri


" Sayang, ini pesanan mu " ucap Afnan memberikan satu Kap rujak tumbuk kepada Anisa


" Terimakasih mas " ucap Anisa yang mengambil kap itu dari Afnan


" Wah, sepertinya enak tuh, apa aku juga boleh mencoba? " Tanya Resti


Pletak..


" Is kakak.." keluh Resti yang jidatnya di jitak oleh Afnan


" Kalo mau beli sana sendiri, lagian ngapain kamu ke sini bikin ruangan ini sumpek saja " keluh Afnan


" Mas.." tegur Anisa


" Maaf sayang habis dia.. " Afnan menghentikan ucapan nya ketika Anisa memberikan tatapan tajam kepada dirinya


" Diam! " Ucap Afnan kepada adik sepupunya itu


Karena hari sudah semakin sore, Resti pun pamit pulang karena Kekasihnya sudah menunggu dirinya di lobby rumah sakit


" Kak Aku pamit pulang dulu ya " Pamit Resti


" Heum.." jawab Afnan dingin


" Iyah hati-hati ya " ucap Anissa


" Lihat tuh kak, kak Afnan gak sopan masa ia cuman jawab Hm.." keluh nya kepada Anisa


" Mas..."


" Iyah adikku sayang hati-hati di jalan nya ya, awas kalo nanti ada comberan jangan Di mainin dulu nanti Mamah marah " ledek Afnan kepada Resti membuat Resti semakin merengek kepada Anisa


" Massss...."


" Sudah Sanah pergi " usir Afnan kesal karena sedari tadi Resti terus saja menggunakan istrinya untuk mengeluh


" Siap kakakku sayang,.. muuaaahh.." ucap Resti kepada Kakak sepupunya itu

__ADS_1


" Jijik aku " ucap Afnan yang memalingkan wajah nya ke arah lain


Anisa hanya geleng-geleng kepala melihat Tingkah suami dan adik sepupunya itu sedari tadi sudah seperti kucing dan tikus


Resti berjalan kearah Life di dalam Life Resti Membernarkan riasannya dan mengoleskan pelembab Bibir agar terlihat segar


Ting...


Resti tersenyum ketika pria tercintanya sudah menunggunya di depan Life


" Sayang!!!!! " seru Resti memeluk Sang kekasih


Pria itu pun memeluk Resti dengan erat lalu melepaskan nya " Aku merindukanmu sayang " ucap Resti


" aku pun sama, Yasudah ayo kit pergi " ajak Pria itu dan di balas anggukan oleh Resti


Mereka langsung berjalan ke arah Mobil yang sudah terparkir di depan lobby RS sambil berpegangan Tangan


" kita mau kemana? " tanya Resti


" kita pergi Nonton aja yuk " ajak nya


" boleh. Kalo tidak salah ada Film yang lagi seru di bioskop " Kata Resti


" oke Kita ke sana saja ya " Resti menganggukkan kepalanya sambil tersenyum


" Oh iya, tadi kamu ngapain di rumah sakit? Gak biasanya minta di jemput di sana " tanya Nya


" Kakak Ipar sepupuku sedang di rawat di RS, kemarin Kak Nisa hampir ke guguran untung saja Segera di tangani oleh Dokter kalo tidak entah lah apa yang akan terjadi " jawab Resti


" wah kasian ya " kata Nya


" heum "


Tak butuh waktu lama untuk mereka Sampai di Salah satu Mol besar " Ayo " ajak Pria itu


Resti turun dari mobil mereka berjalan sambil bergandengan tangan " apa Kamu sudah makan? " tanya Nya


" Sudah tadi Kak Afnan membelikan ku makanan di sana " jawab Resti


" oh kalo begitu kita bisa langsung naik ke atas ya, kita beli cemilan saja nanti di sana " ucap Nya


" Iyah yank "


sambil berjalan Resti sambil melihat-lihat Pakaian Dan Tas yang begitu Cantik-cantik namun langsung di tegur oleh Sang kekasih


" Jangan aneh-aneh kita datang untuk Nonton Bukan untuk belanja " tegur Nya

__ADS_1


" iya iya, lagian aku cuman liat aja ko belum tentu beli hehehe "


__ADS_2