
Setelah pertemuan tadi Damar langsung pulang kerumah. Damar seolah jatuh Cinta pada pandangan pertama kepada Killa bahkan Ia selalu tidak sabar ingin bertemu dengan Killa
" Assalamualaikum.. " Ucap Damar yang masuk kedalam rumah " Dimana Mereka " ucap Damar mencari keberadaan Killa dan juga sang ibu
" Bu.. ibu.. " panggil Damar
" Di sini. gak usah teriak kaya di hutan saja " keluh Sang ibu
" Hehehe Maaf Bu " jawab Damar
Ibu damar yang melihat sang anak celingak-celinguk seperti kucing yang sedang mencari ikan segar " Apa yang kamu cari? Killa? " tanya Ibu Damar
" Diaman Killa Bu? " jawab Damar sambil menggaruk kepala yang tidak gatal
" Ada. tadi bilang mau mandi Soalnya tadi ibu habis ajak Killa olah raga " jawab sang ibu jujur
" Eh kamu mau keman? " tanya Ibu Damar ketika Melihat sang anak yang hendak pergi
" Mencari Killa Bu " jawab Damar yang langsung pergi ke Kamar Killa
" Dasar perjaka Tua " Hardik ibu Damar
Damar sudah berdiri di depan kamar Killa, ia ingin mengetuk kamar Killa namun ia takut Jika Killa sedang mandi atau.. " Ketuk jangan ya " gumam Damar bingung " ah. aku ketuk aja deh "
Tok.. tok..tok..
Damar memberanikan diri untuk mengetuk kamar Killa " Killa. ini Mas " ucap Damar
ceklek..
Killa keluar dari kamar dengan keadaan masih menggunakan Handuk jubahnya " Ada apa Mas? "
Damar yang melihat Killa terlihat sangat cantik apa lagi leher jenjang putih yang terpajang di sana membuat Damar tidak berkedip " Mas.. "
" Ah ia Killa "
" Mas mau apa cari aku? " tanya Killa heran
" Eum. itu "
" itu apa? " tanya Killa heran
" Mas, Mau ajak Killa nonton sekalian Ajak Killa jalan-jalan " elak Damar padahal sebenarnya ia juga bingung harus bilang apa kepada Killa
Killa mengangguk " Baiklah, tapi Aku ijin dulu sama Ibu " Ucap Killa
__ADS_1
" Biar Mas saja yang ijin, kamu siap-siap saja " ucap Damar yang di balas anggukan oleh Killa
Damar menunggu Kila di bawah ia juga sudah ijin kepada sang Ibu untuk membawa Killa pergi jalan-jalan " ko lama banget sih " keluh Damar yang sudah tidak sabar
" Sabar, namanya juga perempuan ya kalo dandan pasti lama " ucap Ibu " Gini nih kalo Perjaka Tua mulai jatuh Cinta " ledek ibu
Damar Prayoga.
" Bu. apa ibu tidak mendukung Jika aku dekat dengan Killa? " tanya Damar kepada sang Ibu
" kata siapa? Ibu senang-senang saja jika kamu dekat dengannya bahkan ibu sangat setuju. Killa gadis cantik bahkan ia juga pintar, Ibu suka " jawab Ibu
Damar mengembankan senyumannya " Terimakasih Bu, Jadi biarkan perjaka Tua ini menarik hati Killa dan doakan supaya Killa mau menerima perjaka Tua ini " ucap Damar memeluk lengan sang Ibu
" Ibu selalu mendoakan mu Nak, Walaupun ibu ragu jika Killa akan menerima pria Tua seperti mu " ledeknya sambil terkekeh
" Mas "
Damar dan Ibu langsung menoleh ke arah Suara " Killa sayang, Kamu cantik sekali Nak " puji Ibu " Iya kan perjaka tua? " tanya ibu sambil menyenggol lengan Damar
" I..iya. Cantik " ucap Daren yang tidak berkedip
" Iyah sayang, Hati-hati ya " Killa mengangguk lalu tersenyum
Setelah berpamitan kepada ibu, Killa dan Damar langsung pergi ke salah satu Mol. sebenarnya Killa merasa tidak nyaman dengan pakaian yang ia gunakan Namun di dalam lemari pakaian nya hampir semua seperti ini " Ini pasti Kerjaan ibu yang mengisi lemari Pakaian milik Killa " Batin Damar
" Eum.. Mas "
" Iyah sayang.. eh maaf. ia Killa " Ucap Damar keceplosan
Killa membulat mata nya " Maaf ke ceplosan " Ucap Damar
" Iyah gak apa-apa Mas " jawab Killa
" nanti kita Beli pakaian buat kamu ngampus ya "
" Loh kenapa? di lemari sudah banyak pakaian " ucap Killa
" Di lemari mu, tidak cocok untu di pakai ke kampus. Ibu pasti lupa Jika kamu adalah mahasiswa jadi ia ngisi pakaian nya yang begini " Keluh Damar
Killa terkekeh ia merasa lucu ketika melihat Damar yang menggerutu seperti itu " Iyah Mas, aku ngikut aja " jawab Killa. Killa tidak ingin banyak tawar menawar dengan Damar karena ia malah merasa senang ketika Damar memperhatikan penampilannya.
__ADS_1
Sesampainya di Mol, Damar membuka jaket Miliknya " Pakai ini "
" Loh kenapa? " tanya Killa heran
Damar memasangkan jaket Kepada Killa " Aku tidak Rela melihat orang lain melihat Pundak Putih mu itu " Jawab Damar jujur
" Makasih Mas, "
" Heum. ayo jalan " Ucap Damar sambil memegang tangan Killa. Killa yang tangannya di pegang oleh Damar hatinya merasa senang baru kali ini ada yang mau menggandeng tangannya.
Dengan wajah yang cerita Killa mengikuti langkah Damar. Mereka menjadi pusat perhatian para pengunjung karena mereka terlihat serasi bahkan sangat Cocok yang cantik dangn yang tampan.
Damar membawa Killa untuk nonton Bioskop, Film Romantis yang menjadi Pilihan Damar " Mas "
" Iyah " Jawab Damar ketiak merak sudah berada di dalam Bioskop
" Layarnya besar sekali ya " ucap Killa yang baru pertama kali ke bioskop
Damar tersenyum " Nikmatilah Film nya ya " ucap Damar kepada Killa
Killa langsung mengangguk dengan tangan memegangi minum.
Damar yang melihat Killa sedang minum ia merasa ikutan haus dan ingin mel*** Bi*** Killa yang basah " Astaghfirullah.. apa yang aku bayangkan " Gumam Damar menepis pikirannya
Bukannya menimati Film Damar malah tidak henti-hentinya menatap Killa yang sedang asik dengan Tongonannya " Ciptaan Allah memang tidak pernah gagal " Damar terus saja membatin dan mengangumi kecantikan Killa
" Mas.. " Killa mulai risih karena Damar terus saja Memandang wajah nya
" Ah iya Killa " jawab damar
" Mas, layarnya di depan bukan di samping " Ucap Killa
" Karena yang lebih menarik yang di samping bukan yang di depan Yank " Gumam Damar namun masih terdengar oleh Killa
Wajah Killa tiba-tiba saja berbuah menjadi merah seperti Tomat, entah itu ucapan yang di sengaja atau Tidak tapi jantung Killa tiba-tiba dag Dig dug tidak karuan. Untung gelap coba kalo terang mungkin Damar bisa melihat bagai mana wajah Killa yang sedang tersipu malu.
Damar mengambil tangan Killa lalu ia genggam Dan " cup " Damar mengecup tangan Killa " Love You " ucap Damar yang tidak baik menahan perasaannya lagi kepada Killa apa lagi Killa akan masuk kuliah pasti akan banyak saingan di sana.
" Mas.. apa yang mas Ucapkan? " Tanya Killa terkejut
" Aku menyukaimu Killa " Ucap Damar Blak-blakan
" Tapi.. "
" Aku tau. kamu pasti tidak memiliki rasa kepadaku tapi Aku akan membuat kamu jatuh cinta kepadaku Killa " Ucapnya Dengan percaya diri " jadi Ijinkan aku untuk membuktikan kepadamu kalo aku Sungguh-sungguh mencintai dan menyayangi mu "
__ADS_1
Killa tidak bisa berkata-kata ia masih Shock dengan ucapan yang di lontarkan oleh Damar, Sebenarnya Killa juga bingung dengan perasaannya sendiri, di kala jauh Killa merindukan Damar dan kalo Sudan dekat Jantung Killa berubah menjadi tidak karuan.