Cinta Anisa

Cinta Anisa
BERKUNJUNG KE KANTOR


__ADS_3

Jam sudah menunjukan jam sebelas siang Resti langsung pergi ke dapur untuk membuat sup, Namun aktivitas Resti harus terhenti ketika Leon datang


" Halo cantik " kata Leon sambil bersandar di dekat kulkas


Resti Memalingkan pandangan nya lalu melanjutkan aktivitas " jika mau mengantarkan berkas taruh saja di sana, Nanti aku berikan kepada suamiku " kata Resti tanpa menoleh ke arah Leon


Leon tersenyum lalu mendekat ke arah Resti " galak banget sih sama adik ipar " goda Leon


" Orang seperti mu memang harus di galakin kalo tidak galak bisa-bisa kamu semakin jadi " kata Resti yang mengiris bawang


Leon membuang napas nya " aku tidak menyangka jika Kamu menikah dengan saudara ku, apa karena Saudara ku lebih kaya dari ku sehingga kamu mau menikah dengan Nya? " Tubuh Leon sambil meledek Resti


Brug..


Resti menaruh Pisau dengan kasar " apa ku bilang kau itu gak bisa dibaikkin, Di baikin sedikit Langsung berasa Dirinya benar " kata Resti


" Memang itu kenyataan nya kan, kalo kamu itu hanya mencari harta padahal Hartaku itu cukup banyak "


" Iya harta orang tua mu bukan harta mu, lagian jika aku mencari harta memang nya kenapa hah!! Ada maslah dengan mu? " Kata Resti


" Sudah Sanah pergi Aku muak melihat wajah mu " usir Resti


" Cih, sudah gue duga kalo kamu itu hanya Butuh harta bukan karena Cinta atau sayang Bulsit itu semua " kata Leon


" Terserah " jawab Resti cuek


Resti masih merasa jijik melihat Leon yang sudah berani ingin menyentuh tubuhnya, Tapi Resti sangat bersyukur karena Dirinya di bukakan mata hati nya dan di tunjukan bagai mana pria yang selama ini ia sayang


Leon tersenyum sinis ketika melihat Resti yang berubah menjadi galak padahal dulu Resti selalu bersikap manis kepada dirinya, jangankan berkata kasar jika salah ngomong saja langsung meminta Maaf kepada dirinya


Jujur saja jika Leon sangat menyesali perbuatannya waktu itu Apa lagi ketika melihat begitu cantiknya Resti setelah menikah dengan saudara nya membuat Leon meras menyesal telah melakukan hal yang tidak semestinya kepada Resti


'' Jika kamu bosan dengan suamimu kamu bisa kontak Aku '' Kata Leon yang langsung pergi meninggalkan resti di dapur


Sedangkan Resti ia langsung melotot ke Arah leon karena kesal dengan ucapan Leon yang sangat berani kepdanya


'' Dasar lelaki gila '' Kesal Resti dengan tatapan tajam nya


~DI APARTEMEN


Elif yang sedang uring-uringan berubah menjadi sumringah ketika mendapatkan pesan dari Leon, Pria yang selama ini menjadi tambang emas untuknya Bukan hanya kenikmatan yang di dapat oleh Elif tapi Uang dan kemewahan pun telah di dapatkan oleh nya


'' Tidak apa dia datang kepadaku di saat Butuh pelampiasan yang penting aku mendapatkan apa yang aku mau hahaha.. '' kata Elif dengan wajah yang ceria


Elif segera masuk ke dalam kamar mandi dan berdandan secantik mungkin


'' Aku memang cantik body ku pun bagus hanya saja peria di luar sana buta tidak bisa membandingkan mana yang cantik dan mana yang tidak mereka sangat bodoh '' Ucap Elif memoles wajah cantiknya


Ting..tong...


Elif langsung menoleh ke arah pintu senyumnya langsung terbit ketika mendengar bel D kamar nya

__ADS_1


'' Itu pasti Leon '' gumam Elif yang langsung lari ke arah pintu dengan menggunakan Gaun yang cukup tipis yang berwarna merah


'' Halo baby '' Kata Elif setelah membuka pintu


Leon yang melihat penampilan Elif yang sudah siap untuk tempur ia langsung membawa Elif kedalam dan menjatuhkan Tubuh Elif di Atas Sopa


'' Sabar Baby kamu tidak sabaran sekali '' Kata Elif Menahan tubuh Leon


'' Jangan banyak basa basi aku paling tidak suka lebih baik kau yang memimpin Agar Mood ku membaik '' kata Leon yang langsung menarik tubuh Elif ke Atas tubuhnya


~DI RUMAH AFNAN


Anisa yang sedang menonton Tv di ruang tamu harus ngeces ketika melihat Iga bakar yang sangat luas biasa enak nya


'' Bi, Apa di lemari es ada Iga bakar? '' Tanya Anisa karena saat ini Anisa sedang Nonton bareng bersama Bibi


'' Pasti si Non ngiler liat acara yang tadi kan? '' Kata Bibi


Anisa mengangguk '' Kira-kira Ada gak bi di dalam lemari es? ''


'' Biar bibi lihat ya Non '' Kata Bibi dan di balas anggukan oleh Anisa


Bibi langsung pergi ke dapur kotor untuk melihat stok daging di dalam lemari Es apa masih ada Iga atau Tidak


Anisa dengan setia menunggu bibi


'' Non ''


'' iyah Bi, bagai mana Ada tidak? '' Tanya Anisa dengan wajah yang berbinar


'' oh gitu ya Bi '' Anisa sedikit berfikir lalu mengembangkan senyuman nya


'' Bi, bibi Tidak perlu pergi ke supermarket biar Anisa pergi ke kantor suami Anisa Saja '' Kata Anisa yang langsung berdiri dan langsung pergi ke dalam kamar nya


Sedangkan Bibi masih bingung '' Ko si Non malah pergi ke perusahaan bukan nya lagi pengen iga bakar, memangnya di perusahaan ada yang jual iga '' Gumam Bibi bingung sambil menggaruk kepala yang tidak gatal


Anisa yang sudah siap untuk pergi ke kantor langsung menghubungi supir agar menyiapkan mobil dan mengantar dirinya ke perusahaan


'' Ayo Pak '' Ajak Anisa


'' Baik Non ''


Pak supir langsung membukakan Pintu mobil, Anisa pun langsung masuk kedalam Mobil


Di perjalanan Anisa sambil searching di mbah Google di mana tempat akan Iga bakar yang enak


Wajah Anisa langsung sumringah ketika mendapatkan tempat yang cukup Asik menurutnya


Tak butuh waktu lama untuk Anisa sampai di Perusahaan


Pintu Mobil langsung di buka oleh Sekuriti karena ia tau mobil siapa yang datang

__ADS_1


'' Selamat siang Nyonya '' Kata Sekuriti itu


Anisa tersenyum '' Siang juga '' Jawabnya


Ketika Anisa masuk kedalam perusahaan par karyawan langsung menunduk hormat kepada Anisa


Anisa membalas dengan Anggukan ramah kepada para karyawan


Sambil berjalan dengan eloknya apa lagi badan Anisa yang berisi dan perut yang buncit siapa saja yang melihatnya pasti akan langsung terkesima dan terpana oleh Anisa termasuk seorang pria yang baru keluar dari Life ia sangat terpana ketika melihat kecantikan Anisa yang natural namun mampu menggoyahkan hati pria itu


'' Siapa Wanita Itu dia cantik sekali '' Gumam nya


peria yang berada di belakang nya langsung menepuk bahu Pria yang mengagumi Anisa


'' Sadar Bos, dia sedang hamil dan kaya nya suami dia bekerja di sini '' kata nya


'' So tau kamu, Sudah ayo pulang '' Ajak nya


Anisa sudah berdiri di depan ruangan sang suami dengan senyuman yang mengembang ia langsung masuk kedalam ruangan Afnan


'' Bunda '' Kata Afnan yang melihat jika yang membuka pintu adalah Istri nya


'' Eh maaf Ayah, Bunda pikir gak Ada Tamu '' Kata Anisa yang merasa tidak enak


'' Tidak apa-apa sayang, sini masuk '' Kata Afnan. Afnan langsung berdiri dan mengulurkan tangan nya kepada Anisa


Anisa membalas uluran tangan sang suami lalu mengikuti sang suami duduk di samping nya


'' Bu sonya perkenalkan ini Istri saya Nama nya Anisa '' Kata Afnan sambil tersenyum


Wanita yang bernama Sonya itu langsung menatap Anisa dengan tidak suka


Anisa mengulurkan tangannya dengan '' Anisa '' Kata Anisa namun malah di tepis oleh sonya


Afnan yang melihat ke tidak Ramah Sonya hanya mengerutkan keningnya lalu menatap tidak suka kepada wanita yang ada di hadapannya ini


'' Pak Afnan, Ini sudah waktunya untuk makan siang bagai mana jika kita pergi makan siang sesuai dengan rencana kita tadi '' Kata Sonya


'' Oh Maaf Bu, saya tidak bisa pergi karena saya akan pergi makan siang dengan istri saya, Tadi saya lupa jika bilang kalo saya akan pergi bersama istri saya '' kata Afnan dengan nada dingin


'' Bukannya tadi kita sudah sepakat akan makan siang bersama, Pak Afnan jangan mempermainkan saya, saya sudah membatalkan makan siang dengan klien saya demi makan siang dengan bapak '' Keluh Sonya


'' Saya tidak pernah menyuruh Anda untuk membatalkan makan jadwal makan siang Anda ''


'' Dan jika Anda tidak suka dengan gagalnya makan siang bersama saya maka lebih baik di antara kita tidak ada jalin kerja sama karena saya yakin jika Anda punya Niat yang kurang baik kepada saya '' Kata Afnan tegas. Afnan bisa melihat dari cara Sonya menatap sang istri jika sonya punya Niat yang mungkin akan merugikan rumah tangga nya, dari pada harus ada kesalahpahaman antara dirinya dengan Anisa lebih baik kehilangan bisnis bersama Sonya yang untungnya pun tidak seberapa


Sonya langsung membulatkan kedua bola matanya ketika mendengar ucapan Afnan yang ingin memutuskan jalin kerja sama yang sudah berlangsung beberapa bulan ini


'' Ayah '' Kata Anisa


'' Tidak Apa-apa Bunda '' Ucap Afnan sambil tersenyum

__ADS_1


'' Tidak bisa begini dong Pak '' Keluh Sonya yang tidak terima jika kerja sama antara mereka harus putus hannya karena masalah makan siang


'' Maaf tolong keluar karena saya harus mengajak istri dan anak-anak yang ada didalam kandung istri saya untuk makan '' Kata Afnan sedikit mengusir


__ADS_2