Cinta Anisa

Cinta Anisa
MALU


__ADS_3

Di dalam Bioskop Resti sangat menikmati Film nya bahkan sesekali Resti tertawa di kala ceritanya lucu


Adam yang memperhatikan Resti Ikut tersenyum ia merasa nyaman ketika Resti ada di dekatnya padahal Ini pertama kalinya mereka jalan berdua


" Kamu sangat cantik, bahkan di tempat gelap pun aku masih bisa melihat wajah mu yang sangat cantik " gumam Adam yang masih menatap Resti dengan bibir yang melengkung


Karena terlalu asik menonton Sehingga Adam tidak sadar jika Film telah usai dan lampu sudah menyala


" Mas.. mas!! " Teriak Resti Karena Adam yang di panggil terus saja menatapnya


" Eh, iya kenapa, Film nya seru ya " kata Adam Namun ia melihat orang-orang yang sudah tidak ada bahkan hanya ada mereka berdua di sini


" Mas, acaranya sudah usai dari tadi, makanya kalo Nonton itu di lihat Film nya bukan malah melihat ke arah lain " keluh Resti yang sudah berdiri


" Ayo.. apa Mas akan diam saja di sini? " Ucap Resti yang mengajak Adam untuk keluar dari bioskop


" Eh iya " Adam yang malu hanya bisa menggaruk kepala yang tidak gatal


Resti berjalan sambil melihat-lihat barang yang terpajang di toko namun ia enggan untuk membeli karena masih banyak yang harus ia beli sekalian pakaian dan juga tas


" Apa lagi yang mau di beli? " Tanya Resti kepada Adam


" Kita ke Toko perhiasan dulu buat beli Cincin pernikahan " kata Adam


" Ok " Jawab Resti yang langsung pergi ke tempat tujuan


Adam Dan Resti berjalan ke lantai Tiga Karena Toko perhiasan berada di lantai Tiga, Adam yang tidak melepaskan tangan Resti membuat Resti bingung dengan sikap Adam


" kemarin dia meminta ku untuk tidak mempublikasikan hubungan kita jika sedang di luar tapi dia sendiri yang sedari tadi tidak melepaskan Tangan ku dan membuat orang-orang akan salah paham " keluh Resti di dalam hati


Sesampainya di lantai Tiga. Resti melihat Ada Cincin yang simpel namun cantik. Resti tidak terlalu suka dengan yang glamor ia lebih suka yang simpul namun Cantik


" Mbak, aku mau lihat yang ini " kata Resti sambil menunjuk ke cin-cin Yang ada di dalam etalase


Pelayan itu mengambilkan Cin-cin yang di tunjuk Oleh Resti " cin-cin ini di buat Khusus untuk pengantin Mbak, bahkan cin-cin ini hanya ada dua pasang saja " kata Si pelayan itu menjelaskan


Resti mengangguk ia sangat menyukai cin-cin itu namun ketika menanyakan harganya Resti langsung mengurungkan niat nya dan berniat mencari yang lain saja


Namun beda halnya dengan Adam " Kami ambil yang ini " ucap Adam kepada pelayan itu

__ADS_1


" Mas.." tegur Resti sambil melotot


" Kenapa? Bukannya kamu suka dengan cin-cin nya " kata Adam


" Tapi harga nya mahal sekali mas " bisik Resti di telinga Adam


Adam Terkekeh " aku tidak peduli dengan harga nya selama kamu suka kenapa tidak " jawab Adam membalas bisikan Resti tadi


" Menikah itu sekali seumur hidup jadi jangan pernah menyia-nyiakan nya " lanjut Adam yang langsung mengeluarkan kartu Hitam nya


Cess..


Hati Resti langsung dingin sedingin-dinginnya mendengar jawaban Adam yang membuat Resti terharu, ia tidak menyangka jika Adam akan biacra seperti itu


Tidak hanya Cin-cin pernikahan saja yang di beli oleh Adam, Tanpa sepengetahuan Resti Adam juga membeli satu set berlian untuk di gunakan mas kawin nantinya


" Sudah Mas, sekarang mau apa lagi, kaki ku sudah pegal " keluh Resti sambil membuka sepatu nya


Adam yang melihat Resti kelelahan langsung berjongkok


" Mas mau apa? " Tanya Resti


" Tapi Mas, malu ih di liatin orang-orang " Tolak Resti


" Kenaoa kamu harus peduli dengan mereka, ayo cepat " kata Adam


Karena tidak ingin semakin malu, Resti langsung menaiki punggung Adam dengan Tangan yang memegangi sepatu Miliknya


Banyak orang yang melihat Adam yang menggendong Resti namun Adam tidak peduli dengan pandangan orang lain.. a


Adam dan Resti membuat pasnagan lain nya iri.


" Kamu terlihat kecil tapi ternyata berat juga " ucap Adam Terkekeh


" aku tidak berat, Mas nya saja yang Cemen, lagian siapa juga yang mau di gendong oleh mas " Ucap Resti sebal


" Turunkan aku di sini mas " kata Resti


Adam menurunkan Resti " ya iya kamu harus turun orang sudah Samapi parkiran " kata Adam

__ADS_1


Resti yang baru memasang sepatunya kembali baru sadar jika sudah sampai parkiran


" Ayo masuk " kata Adam membukakan pintu mobil


Resti yang malu langsung masuk kedalam mobil, jika ada kantung kresek mungkin saat ini Resti sudah sembunyi di dalam kantung kresek tersebut


Adam mengulum senyumnya ketika melihat Resti yang malu-malu kaya gitu


" Sekarang mah kemana lagi? apa mau langsung pulang, atau kita cari makan dulu? kamu pasti sudah laper lagi kan, apa lagi tadi kamu hanya makan sedikit " kata Adam


" langsung pulang saja, aku bisa makan malam di rumah Mamah " kata Resti menolak ajakan Adam


" baiklah " Kata Adam membawa mobilnya ke alamat rumah Resti


~ SEDANGKAN DI HOTEL


sedangkan di Hotel Afnan Dan Anisa baru usai melakukan oleh raga Panas nya


Anisa yang merasa lelah ia langsung terbaring di samping sang suami karena Tadi Anisa yang memegang kendali sedangkan Afnan hanya menikmatinya saja


" kamu semakin Hot Sayang " puji Afnan mencubit dagu sang istri


" kan aku belajar dari mas " jawab Anisa yang tidak ingin kalah


" hahaha.. yakin kamu belajar dari aku bukan dari Vidio yang kamu download" ucap Afnan Terkekeh


ya Afnan tidak sengaja membuat Handphone milik sang istri, tadinya Afnan ingin menelpon Bu Ani Untuk bilang jika mereka tidak akan pulang dan Kana makan malam di luar namun pandangan Afnan tertuju ke salah satu aplikasi yang menurutnya Aneh, dengan kekepoan nya Afnan membual Aplikasi tersebut dan melihat apa yang ada di dalam nya sontak saja Senyum pun mengambang di wajah Afnan


" Mas tau dari mana? " tanya Anisa kaget karena setau Anisa dia sudah menghapusnya


" kenapa kaget begitu sayang, aku tidak marah ko, lagian bagus juga Film nya jadi kamu bisa lebih belajar lagi, asal jangan sampai kamu melakukannya sendiri saja " ucap Afnan sambil terkekeh


Anisa yang malu ia langsung menutup Wajahnya dengan Selimut, Jika ada lobang mungkin Anisa sudah masuk kedalam lobang itu


" sayang " panggil Afnan


" aku malu mas " teriak Anisa di dalam selimut


" Tapi aku suka sayang " bisik Afnan

__ADS_1


Anisa membuka selimutnya lalu menatap sang suami " Otak Mas, emang Otak Mesum " kata Anisa yang kembali menutupi wajahnya dengan selimut


__ADS_2