Cinta Anisa

Cinta Anisa
MASIH NARA


__ADS_3

Seperti biasa Nara pulang kerumah dengan menggunakan Sepeda kesayangan nya. Setiap Hari Nara menggunakan Sepeda untuk pergi Ke Perusahaan Ia tidak malu dan bahkan Nara cuek-cuek saja ketika ada Yang meledek dirinya yang masih menggunakan sepeda untuk pergi ke perusahaan, Menurut Nara Kepada harus malu toh Nara menggunakan Sepeda milik Nara sendiri bukan Milik orang lain.


" Assalamualaikum... " Ucap Nara ketika sampai di rumah


Bu Sarah yang sedang Menggunting kuku nya Tidak membalas salam dari Nara ia malah asik mempercantik Kuku miliknya


Nara tidak sakit hati Karena ini bukan yang pertama kali nya Sang ibu tiri Tidak menjawab Salam dari Nara


" Jangan banyak basa basi pergi ke dapur dan siapkan makan malam " kata Bu sara dengan nada Ketus


" Baik Bu " jawab Nara sambil tersenyum


Walaupun Nara tidak pernah di perlakukan baik oleh Ayah, ibu dan adik tirinya Tapi Nara Menyayangi Mereka setulus hati Tanpa mereka Mungkin Nara tidak akan punya tempat tinggal pikir Nara.


Nara masuk kedalam kamar yang Ukuran nya sangat kecil bahkan Mungkin Kamar Nara tidak layak untuk di sebut kamar Karena Nara Tidur di kamar yang di penuhi dengan barang-barang yang tidak terpakai


Nara menaruh tas nya Lalu pergi ke dapur untuk membuatkan makan malam " Bu beras nya abis " kata Nara Kepada Bu Sarah


" Ibu gak ada uang, kamu gunakan saja dulu uang mu untuk membeli beras " kata ketus Bu Sarah


Nara membuang napas nya pelan lalu tersenyum " iya Bu " jawab Nara yang langsung pergi ke warung


Bu sara yang melihat kepergian Nara hanya tersenyum sinis " Rasain kamu Nara kamu pikir aku suka liat kamu ada di rumah ini, Aku tidak akan membuat hidupmu tenang dan Aku akan membuat mu angkat kaki di rumah ku " kata Bu Sarah yang sedari dulu tidak pernah menyukai keberadaan Nara di rumah nya


Nara masuk kedam rumah dengan membawa beras tidak butuh waktu lama Nara langsung pergi ke dapur dan membuat nasi Tidak lupa Lauk pauk yang ada di dalam lemari es


Setelah satu jam Akhirnya kerjaan Nara beres ia pun segera pergi ke kamar mandi untuk membersihkan badan sekalian Nara Melakukan kewajiban nya sebagai seorang muslim


Nara yang sudah siap untuk makan malam Ia pun keluar dari kamar Namun Senyum Nara Langsung surut ketika Sudah tidak ada makanan lagi di atas meja makan


" Sudah habis ya padahal Aku laper banget " kata Nara memegang perut nya


Bu Sarah yang melajang Nara Sedang berdiri di meja makan Hanya tersenyum kecut lalu masuk kedalam kamar nya


" Besok lagi aja deh makan nya sekarang Minum saja dulu buat Ganjel perut " gumam Nara yang langsung minum air putih sebanyak-banyaknya lalu pergi kedalam kamar nya untuk istirahat

__ADS_1


" Nara!!! "


Nara yang baru membaringkan tubuhnya Langsung bangkit kembali


" Ada apa Erika? " Tanya Nara kepada adik nya itu


Ya Nara mempunyai Adik Bernama Erika namun Buah emang tidak akan jatuh jauh dari pohonnya sikap Erika juga sama Menyebalkannya dengan Bu sara


" Nih kamu cuci Pakaian ku sekarang Dan Besok harus sudah kering wangi dan rapih Karena baju ini akan aku pakai buat kencan " kata Erika melempar pakaian Ke Nara


" Besok saja Erika Ini sudah malam " kata Nara


" Gue bilang sekarang ya Sekarang!!! " Bentak Erika


" Ada apa ini ribut-ribut " kata Pak Surya yang baru saja Datang dari luar


" Ini loh Ayah, Kak Nara gak mau bantu Erika buat Cuciin pakaian Erika padahal pakaian nya mau di pakai besok " rengek manja Erika kepada Pak Surya


Pak Surya menatap Nara dengan Tatapan Tajam " Nara kamu sebagai kakak seharusnya mengerti dengan kebutuhan Adik kamu " tegur pak Surya


Nara yang mendapatkan tatapan Tajam dari pak Surya hanya bisa membuang napas nya pelan lalu pergi ke dapur untuk mencuci pakaian Erika


~ KEESOKAN PAGI


Nara bangun lebih awal ia Memeriksa pakaian sang adik sudah kering atau belum namun apa daya Nama nya juga baru di cuci semalam sudah pasti belum kering karena tidak terkena sinar matahari


" Bagai mana ini ko gak kering ya " Gunma Nara " biar aku jemur di depan aja deh Nanti pas pulang kerja pasti sudah kering "


Setelah menjemur pakaian Adiknya Nara segera Menyiapkan sarapan untuk Keluarga nya


Setelah beres Membuat sarapan Membersihkan rumah Nara pergi ke kamar nya untuk bersiap berangkat kerja. Nara tidak ikut sarapan ia membawa bekal sarapan nya ke tempat kerja karena jam sudah pukul Setengah enam pagi.


Sebagai OG tidaklah mudah Karena harus datang lebih awal dari pada yang lain. Jam Delapan pagi pekerjaan OG harus sudah beres semua nya termasuk mencuci toilet karena akan di gunakan oleh para karyawan Namun walaupun begitu Nara tidak pernah mengeluh ia selalu bersemangat bahkan ia tidak pernah protes jika ada yang menyuruh-nyuruh nya di saat jam makan siang.


Setelah perjalanan Tiga puluh menit Akhirnya Nara sampai di tempat kerja seperti biasa Nara akan menaruh sepeda kesayangan nya parkiran Motor.

__ADS_1


Nara masuk ke perusahaan dengan hati senang karena ia bisa Sarpan sebelum jam kerja di mulai


" Seperti biasa pasti akan sepi seperti biasanya " gumam Nara yang masuk ke ruangan OG dan menikmati Sarapan nya.


Dengan antusias Nara melihat bekal makanan nya Apa lagi semalam dirinya tidak ikut makan malam membuat perut Nara menjerit Ingin segera di isi, Tidak butuh waktu lama untuk Nara Menghabiskan sarapan nya Setelah itu ia Langsung mengganti pakaian nya dengan seragam OG lalu melakukan aktivitas nya seperti biasa.


Inilah yang di sukai oleh Kepala OG Nara sangat gesit ia tidak pernah Telat bahkan Nara selalu datang lebih awal dari pada yang lain. kepala OG mengetahui itu dari Absensi Pada OG Nara lah yang paling awal Datang.


" Selamat pagi Mbak.. selamat pagi Bu.. " sapa Nara ramah Ketika para karyawan sudah mulai berdatangan


" Pagi Nara " jawab wanita itu


" Pagi juga Nara. Nanti kalo kamu udah beres ngepel Seperti biasa ya Bawakan Kopi ke ruangan Pak Leon " kata sekertaris Leon


" Siap Mbak " jawab Nara Sambil tersenyum


" Terimakasih ya Nara, kalo begitu Mbak Ke ruangan dulu ya "


" Silahkan Mbak " jawab Nara


Nara melanjutkan aktivitas nya, setelah usai ia Langsung menyiapkan kopi dan juga Cemilan untuk di antar ke ruangan Leon


Tok..tok..tok..


" Masuk " jawab Leon


Nara masuk kedalam ruangan Leon sambil tersenyum bukan senyum menggoda ya tapi senyaman ramah kepada atasan nya.


Leon yang melihat Nara Masuk ia malah tersenyum kecut ketika melihat Nara tersenyum seolah menggoda dirinya pikir Leon


" Ini Pak. Saya bawakan Kopi dan juga cemilan untuk bapak " kata Nara


" Hm.. taruh di meja " jawab Leon Dingin


Nara tidak memperdulikan sikap Leon kepada dirinya karena Nara tidak berniat lebih Sekali bekerja dan mencari uang, masa bodoh dengan sikap para atasan yang penting Nara Dapat gajih.

__ADS_1


" Sudah pak, kalo begitu saya permisi " ucap Nara Yang Langsung kelar ketika mendapatkan kode tangan dari Leon


" Cih.. Mentang-mentang cantik Mau coba-coba goda gue, Dia pikir dia tipe Gue apa " Leon berdecak merendahkan Nara


__ADS_2