Cinta Anisa

Cinta Anisa
CCTV UNTUK TWINS


__ADS_3

Malam telah tiba kebahagian di rumah Afnan dan Juga Anisa sangat terlihat Apa lagi mereka kini memiliki anak kembar membuat keluarga itu semakin Lengkap dan semakin Harmonis Seperti Saat Ini Afnan, Anisa dan kedua anak mereka sedang Bermain di Atas karpet di Ruang Tengah.


" Nah loh ayo tangkap Sayang " Ucap Afnan kepada Daren


Anisa dan Afnan sangat bersyukur mempunyai Anak yang cerdas dan juga aktif di usia nya yang baru enam bulan tapi si kembar sudah bisa duduk bahkan tidak jarang ocengan mereka mengisi ruangan sehingga rumah tidak pernah sepi lagi


" Ayah, jangan jauh-jauh lemparnya Kasian tuh Anaknya susah buat ngambil " ucap Anisa


" Biarin Bund, Biar mereka belajar merangkak " Kata Afnan


Anisa hanya membuang napasnya pelan, Memang benar sih Anak emang harus di ajarin agar pertumbuhannya semakin Bagus.


" Yaudah kalo begitu ajak main dulu twins ya, Aku mau buatkan mereka susu dulu karena ini sudah waktunya si kembar untuk tidur " Ucap Anisa yang langsung pergi ke dapur


Anisa selalu mengatur waktu jam tidur Untuk Twins, setiap jam delapan Malam Si kembar sudah harus Tidur dan Setiap lima jam Sekali Anisa akan masuk ke kamar twins untuk mengecek kedua anak nya. Anisa mengikuti Anjuran dokter Untuk selalu mengatur jam tidur si kembar agar Nanti terbiasa.


" Iyah bunda " Jawab Afnan dengan meniru suara anak kecil


Si kembar mencoba mengambil boneka yang tadi Afnan lempar ke sembarang arah Namun bukannya merangkak Si kembar malah ngesot


" Loh ko jalannya gitu sih sayang? " Tanya Afnan kepada si kembar, Afnan heran kenapa anaknya malah ngesot ke samping bukannya Merangkak ke depan


si kembar hanya tersenyum menunjukan gigi yang belum pada tumbuh " Karena si kembar lagi menunjukkan keahlian nya Ayah " Sambung Anisa yang sudah membawa dua botol susu


" Maksudnya? " Afnan bingung


" Jadi Anak kita itu sudah mempunyai keahlian yaitu jalan ngesot, Mungkin pada umumnya anak di usia Si kembar akan merangkak tapi anak kita mah beda hehehe " Ucap Anisa panjang lebar sambil terkekeh " Apa lagi sekarang si kembar sudah mau tujuh bulan "


" Wah anak ayah ternyata semakin pintar aja ya " ucap Afnan bangga


Inilah kenapa Anisa tidak ingin anak-anaknya di asuh oleh Pengasuh karena Anisa ingin terus mengawasi perkembangan Kedua anaknya tanpa harus tau dari orang lain.


" Ayah. " Tegur Anisa karena anaknya di cium bertubi-tubi oleh Afnan " Sudah ayo ajak anak-anak ke kamar ini sudah saatnya untuk mereka tidur " ajak Anisa kepada Afnan

__ADS_1


" siap Bu bos " balas Afnan dengan Patuh " Let's go twins sekarang saatnya kalian tidur, Nanti setelah kalian tidur giliran Ayah yang di tidurin heheh "


" Ayah!! "


" Hahahah lihat Bunda cantik ya kalo lagi kaya gitu " ucap Afnan yang sudah menggendong kedua anaknya


Anisa Menggelengkan kepalanya melihat kelakuan sang suami bisa-bisa ia ngomong seperti itu di depan anak-anaknya.


Afnan langsung menidurkan twins di Bok Bayi yang ukuranya cukup Luas " Ini sayang minum dulu ya susunya " ucap Anisa sambil mengelus kepala anak-anaknya


Anisa dan Afnan langsung keluar dari kamar Dan mematikan lampu. Twins sudah terbiasa mereka di tinggalkan oleh kedua orang tuanya dengan keadaan lampu di matikan agar mereka juga cepat tidur. Namun walaupun begitu Afnan dan Anisa tetap memantau mereka dari CCTV yang di pasang oleh Afnan.


" Bund. Anak-anak sudah tidur " Kata Afnan dengan nada yang menggoda


" Lalu? " jawab Anisa yang pura-pura Tidak tau apa yang di inginkan oleh suaminya


" Sekarang Giliran ayah yang Ne**n Bund. Biar Ayah bisa tidur Nyenyak seperti Twins "


Anisa mengangkat sebelah Alisnya " Jangan Ngada-ngada Ayah "


Anisa Menggelengkan kepalanya, Namun walaupun Begitu Anisa membuka Kancing baju atasan lalu mengeluarkan Sebelah isinya " Dua-duanya Bund kan yang satu di Ne* dan yang Satu Ayah pegang-pegang hehehe "


" Baiklah " Jawab Anisa Pasrah Karena kalo gak di turutin bisa-bisa Anisa gak akan bisa tidur karena Bayi besar nya yang akan terus merengek


" Eum.. "


" Jangan Mend*** Bund, Nanti Pengen " Kata Afnan


Bagai mana tidak mendesah Orang ia hisap Dan tangan sebelahnya gak bisa diam " Eumm.. Ayah "


" Iyah Bund" Jawab Afnan Sambil melirik ke arah sang istri


" Bunda ko jadi pengen " Lirih Anisa dengan nada pelan karena Malu

__ADS_1


Kucing di sodori ikan pasti Maulah ia gak akan pernah nolak " Siap Bund "


Afnan langsung memposisikan dirinya di bawah Lembah Kenik*** Jar* yang bermain dan Lid** yang ikut bergoyang Membuat Sang empunya tidak tahan untuk Tidak mengeluarkan lembah pertamanya


" Eum.. A..yah Terusss...." Anisa menekan Kepala sang suami Agar semakin dalam Mengh** Lembah miliknya. Afnan terus menggoyangkan Lid* dan juga Jar* nya Di dalam Lembah


" Aku menyukainya Sayang " ucap Afnan ketika Ia sudah mengh** Habis lembah milik Sang istri. Kini Giliran Anisa yang tidak mau kalah oleh sang suami


" Sekarang Giliran Bunda " ucap Anisa yang mendorong Sang suami agar ada di bawah Kungkungannya


Anisa Menj** Biji Ceri milik salah suami lalu ia gigit kecil " Auch.. sayang " lirih Afnan bukannya marah Afnan malah mend**


" Ayah suka? "


" Ten..tu " Jawab Afnan


Anisa tersenyum Ia terus bermain di atas Dada bidang sang suami dengan tangan Yang sudah memegang singkong yang sudah Berdiri tegak, setelah puas bermain di atas sana Anisa langsung turun ke bawah, Ia tidak menunggu lama lagi Menikmati sesi menjilat Singkong seperti ia menjilat eskrim kesukaannya


" Oh dear it's so delicious, Deepen it again dear " Anisa mengikuti arahan sang suami Untuk memperdalam dan mempercepat Alurnya


Karena sudah tidak tahan Afnan langsung menarik sang istri untuk bermain di atas dan memegang kendali " Move quickly honey " Kata Afnan yang sudah tidak tahan lagi


Anisa mempercepat gerakan nya semakin gerakan cepat semakin gunung yang menempel pun ikut bergoyang cepat Membuat Afnan benar-benar kewalahan dengan Sensasi yang di berikan oleh sang istri


" Kamu di bawah sayang " Afnan langsung menidurkan sang istri ia langsung memasukan Singkong kedalam lembah Afnan memberikan gerakan cepat agar singkong bisa membasahi lembah yang sudah siap untuk Menyembur


" Aaaaahhhhhhhh..." Teriak keduanya ketika Merasakan kedua lembah menjadi satu.


" Terimakasih sayang. cup " Afnan mengecup kening sang istri Lalu membelinya


Anisa yang merasa lelah langsung memeluk sang suami dan menenggelamkan wajahnya di dada bidang sang suami.


~ PAGI HARI

__ADS_1


" Bi. Dimana Afnan dan juga Anisa? "


__ADS_2