
Hari sudah semakin sore Adam sudah bersiap untuk pulang ke rumah Tidak lupa untuk mampir di salah satu kedai baso tahu. Tadi Resti meminta di belikan baso tahu di salah satu kedai baso tahu yang sedang viral di media sosial
'' permintaan istriku macam-macam saja apa tidak ada menu yang lain selain baso tahu '' keluh Adam di dalam mobil
Ali yang mendengar grutu'n sang majikan hanya bisa diam tidak mampu untuk berkomentar karena ia juga takut salah jika berkomentar
'' Apa kamu tiba-tiba budeg Ali, Sudahlah kau tidak usah berkomentar pasti jawaban mu juga tidak berfaedah '' Adam memalingkan pandangannya ke arah lain
Bukan Adam tidak senang dengan permintaan sang istri namun Adam tidak suka saja jika harus membeli sesuatu dengan susah payah apa lagi harus ngantri hanya untuk mendapatkan sebungkus baso tahu yang sedang di inginkan oleh Sang istri
'' Ternyata perjuangan menjadi seorang Ayah itu tidak mudah ''
Sesampainya di rumah Adam langsung di sambut oleh Resti yang sudah menunggu nya di depan rumah
'' Haby.. '' Teriak Resti sambil berjalan kearah sang istri
'' Assalamualaikum.. Istriku sayang lihat nih apa yang suamimu bawa '' Kata Adam lembut
'' Wa'alaikumsalam.. Haby, Wah pasti itu pesanan ku kan Haby '' Tebak Resti
'' Tentu sayang Apapun akan ku lakukan demi kamu asalkan jangan minta di belikan penjualnya saja '' Adam mencubit pipi gemas Resti
Ali yang melihat perubahan sikap Adam kepada Istrinya hany bisa menelan ludahnya '' Memang beda jika sedang bersama pawangnya '' Batin Ali memalingkan wajah nya kearah lain
'' Kalo begitu ayo kita masuk sayang Nanti Ali iri melihat keromantisan kita '' Adam mengajak Resti untuk masuk kedalam rumah dan meninggalkan ali seorang diri di depan rumah
Resti langsung pergi ke dapur dan meminta Bibi untuk menyiapkan baso tahu Sedangkan Resti ia membantu sang suami yang akan mandi
'' Haby, AKu sudah siapkan air hangat nya lalu baju gantinya juga sudah aku taro di atas tempat tidur ''
Adam yang tadinya sedang memainkan handphone langsung menoleh ke arah sang istri '' Terimakasih Istriku Sayang kamu memang paling the best '' Kata Adam mengecup pipi sang istri
Resti tersenyum '' Kalo begitu apa boleh aku turun duluan aku sudah tidak sabar ingin mencicipi Baso tahu viral itu ''
'' Iyah Sayang, kamu boleh turun duluan '' Kata Adam
'' Terimakasih suamiku '' Resti langsung meninggalkan suaminya di dalam kamar
Adam yang melihat kepergian Resti hanya tersenyum entah kenapa jika di depan Istrinya Adam tidak bisa banyak berkutik padahal tadi di dalam mobil dirinya sangat kesal harus mengantri berjam-jam demi mendapatkan seporsi baso tahu
Tak butuh waktu lama untuk Adam mandi dan bersiap, Setelah usai Adam langsung turun ke bawah ia melihat sang istri yang sedang menikmati Baso tahu yang di bawa oleh nya
'' Apa seenak itu ampe lupa menyapa suamimu ini '' Kata Adam yang pura-pura mengeluh padahal Adam sangat senang melihat istrinya yang begitu lahap
'' Haby ''
Adam mengacak-acak Rambut sang istri '' Bi tolong buatkan Saya Teh panas dan pisang goreng ya '' Pinta Adam kepada bibi
__ADS_1
'' Baik Den ''
Adam duduk di kursi meja makan sambil menatap sang istri
'' Haby tumben banget minta pisang goreng sama bibi? '' tanya Resti heran
'' Hanya sedang ingin saja '' Jawab Adam
" Lanjutkan makannya "
" Haby mau? Ini enak loh " kata Resti yang sambil memberikan satu suapan kepada sang suami
" Tidak kamu saja sayang "
" Haby.. " rengek Resti
Adam Langsung menyantap suapan yang di berikan oleh Sang istri Mana tega Adam menolak apa lagi melihat Wajah Resti yang sangat menggemaskan
Senyum langsung mengembang di pipi Resti " Enakkan Haby "
" Iyah Sayang " jawab Adam
" oh iya Haby, bagai mana apa Leon sudah ada kemajuan? " tanya Resti
" belum, Namun Tadi Aku sudah mengirimkan orang untuk mengurus Leon selama Leon berada di rumah sakit, Aku tidak percaya dengan Tante Lesti " jawab Adam
" jadi ayah Kirim siapa untuk menjaga Leon? "
" OG yang Ada di kantor Yang kemarin ngobrol sama Kamu sayang " jawab Adam yang sedang memakan Pisang goreng
uhuk..
" pelan-pelan sayang kenapa sampe tersedak kaya gitu? " keluh Adam memberikan tisu kepada sang istri
" Maksud Haby Nara? Nara kan Wanita yang polos Mana bisa menghadapi Singa betina " kata Resti
" aku mendengarnya Suang "
" Hehehe Maaf " Resti nyengir kuda Resti keceplosan Mengucapkan singa betina
" Tidak apa-apa Lagian Aku yakin jika wanita itu bisa menghadapi Wanita tua itu " kata Adam
" haby yakin? jika tidak bagai mana? "
" Sangat yakin sayang, Kita lihat saja nanti "
~ RUMAH AFNAN
__ADS_1
beda hal nya dengan Kediaman Afnan Saat ini Afnan sedang mencoba Memahami Istri nya yang sedang meminta yang aneh-aneh
" Bunda mana mungkin Ayah memaki ini semua " Keluh Afnan
" Subhanallah Ayah cantik sekali " puji Anisa
" Harga diri seorang pria benar-benar jatuh untung saja cinta kalo tidak hm.. " Gunma Afnan
" Sudah ya Bunda, Ayah malu sendiri liat nya " keluh Afnan
Bagai mana tidak Afnan di paksa memakai gamis milik Anisa. Afnan terlihat Cantik apa lagi Afnan menggunakan Kerudung Pasmina milik Anisa
" Bunda semakin cinta sama Ayah " kata Anisa Sambil menampilkan wajah yang sangat imut
Afnan menunjukan gigi ia tidak Menyangka jika dirinya Akan menjadi Bahan Ngidamnya Anisa
" Rasa-rasanya Ayah ingin segera melihat kedua Anak kita Bunda, di dalam Perut saja mereka sudah berani mengerjai ayah "
" Jangan mengeluh Ayah Ini demi Twins " kata Anisa mengedip-ngedipkan kedua bola mata nya
" Iyah demi Twins " jawab Afnan pasrah
Cekrek.. cekrek..
Anisa mengambil beberapa Foto Afnan Yang menurut nya cantik " Sudah ayah, Ayah sudah boleh Mengganti pakaian " kata Anisa
Afnan bernapas lega akhirnya Dirinya bebas dari siksaan sang istri juga
Anisa tersenyum-senyum ketika melihat Gambar Yang ia ambil " Lihatlah Twins ayah kalian sangat menyayangi Kalian Jadi nanti kalian juga harus Menyayangi nya Ya " kata Anisa mengelus perut buncit nya
Dug...
" Wah Anak Bunda Sekarang sudah pintar menendang ya " Anisa kemabli tersenyum Anisa sangat menikmati Peran nya sebagai ibu hamil, Anisa tidak pernah mengeluh dengan perut yang sudah cukup buncit ini
Afnan Keluar dari kamar mandi Dengan wajah yang sudah Fresh " Bunda Malam ini siapa yang masak? " Tanya Afnan
Anisa yang sedang memandangi Foto di dalam Handphone Langsung melihat kearah sang suami
" bibi yang masak Ayah, kenapa? "
" Oh tidak apa-apa " jawab Adam
Anisa Menaikan sebelah alisnya " Tumben ayah bertanya biasanya Ayah gak pernah tanya-tanya Ada apa heum? " Anisa yakin jika suaminya sedang menyembunyikan sesuatu
" Ayah ingin nasi goreng buatan Bunda " kata Afnan " tapi.. "
" Oke.. bunda buatkan ya Tunggu di sini Nanti jika Sudah Jadi Ayah langsung turun " kata Anisa yang langsung berdiri
__ADS_1
mana mungkin Anisa menolak keinginan Sang suaminya itu apa lagi Afnan sudah memenuhi keinginan nya memakai Gamis milik dirinya.