
Bugh...
Cekittttt........
" Ah sial Pake nabrak segala lagi " Keluh Nya
Pria itu langsung keluar dari mobil dan Melihat Keadaan orang yang ia tabrak " Hai Nona " ucap si pria Namun tidak ada jawaban " Apa dia mati " Gumam nya. si Pria langsung melihat ke kanan dan Kiri ternyata Sepi, karena tidak mungkin Meninggalkan wanita yang di tabrak nya, ia pun membawa Wanita yang ia tabrak ke salah satu rumah sakit terdekat.
Di Rumah sakit si pria langsung membawa Orang yang ia tabrak ke UGD untuk segera di tangani " Ah sial Andai saja tadi tidak buru-buru mungkin keadaannya tidak akan seperti ini " keluh Nya sambil Menjambak Rambutnya sendiri " Lagian kenapa wanita itu lari, apa ada orang yang mengejarnya " gimana nya
DAMAR PRAYOGA. Pria berusia tiga puluh tahun ini adalah pemilik Perusahaan Tekstil terbesar di Asia maupun luar Asia. Perusahaannya sudah tidak bisa di ragukan lagi Bahkan Nama Damar sudah di kenal oleh kalangan Para pengusaha tekstil lainnya. Damar Sangat baik bahkan hatinya sangat lembut tapi Ia akan berubah menjadi macan jika dirinya merasa di usik ataupun di Hianati.
Damar yang tadinya buru-buru karena Harus pulang ke rumah Ibunya tiba-tiba saja ia menabrak seorang wanita yang kini entah siapa Namanya karena Damar tidak menemukan Identitas orang yang ia Tabrak.
" Bagai mana kondisinya Dok? " Tanya Damar ketika Dokter keluar dari Ruangan UGD
" Kondisinya Baik-baik saja, hanya ada Luka Ringan. Namun karena ia Shock makanya Nona ini pingsan " Jawab Dokter itu
Damar bernapas Lega karena keadaan orang yang ia tabrak baik-baik saja " Apa saya boleh Melihatnya? " Tanya Damar
" Silahkan Tuan " jawab si Dokter. Siapa yang tidak tau dengan Damar Orang kaya No Dua Di Asia.
Setelah mendapatkan Ijin dari Dokter, Damar langsung masuk kedalam Ruangan Si wanita itu
" Siapa kamu? "
__ADS_1
" Kamu sudah sadar? " Tanya balik Damar sambil berjalan ke arah Brankar " Cantik, Dan sepertinya masih muda " Batin Damar
Wanita itu mengangguk Pelan karena ia masih merasakan keningnya yang sakit " Siapa Nama mu? dan maaf Tadi Saya tidak sengaja menabrak mu " Ucap Damar yang sudah duduk di kursi
Wanita itu bernapas pelan tiba-tiba saja ia ingat dengan kejadian tadi pagi Jika dirinya akan di jodohkan oleh sang ibu " Saya mohon jangan Suruh saya untuk pulang, saya agak mau menikah dengan pria tua itu Hiks.. "
Ya dia adalah Killa, Killa tadi berlari ke jalan dan ia tidak menyangka jika dirinya akan di tertabrak.
Killa menangis sambil memohon agar dirinya tidak di pulangkan " Saya Mohon tuan hiks... "
Damar merasa iba kepada wanita ini entah apa yang telah terjadi kepada wanita yang ia tabrak ini " Baiklah, baiklah. Aku tidak akan memulangkan mu, tapi siapa Nama mu? dan kenapa tadi kamu lari ke arah Mobilku? "
" Tuan janji tidak akan memulangkan ku? " Killa menghapus air matanya " Nama saya Killa Tuan " jawab Killa dengan suara seraknya
" Lalu kenapa kamu lari ke arah Mobilku? masih untung kamu hanya luka-luka bagai mana jika luka kamu patal bisa-bisa saya di penjara gara kamu " keluh nya
" Maafkan saya Tuan. Saya juga tidak bermaksud menabrakkan diri saya ke mobil Tuan, semua itu terjadi begitu saja " Jawab Killa jujur " Tadi saya sedang di kejar oleh Ibu angkat saya, karena saya tidak mau menikah dengan pria tua yang sudah memiliki istri hiks.. " Killa
Damar mengusap Kepala Killa " Lalu kalo kamu tidak pulang ke rumah mu, kamu akan kemana? " Tanya Damar
Killa langsung menoleh kearah Damar " Mungkin saya akan pergi ke Mes tempat kerja saya Tuan, karena ibu angkat saya tidak mengetahui alamat Tempat kerja saya " jawab Killa.
" jadi kamu bekerja? " Killa menganggukkan kepalanya " Kerja di mana? " Namun Killa tidak ingin menjawab Pertanyaan Pria ini " baiklah jika kamu tidak ingin menjawab pertanyaan saya, tidak jadi maslaah " Ucapnya
" Saya kerja di sebuah Restoran sebagai Resepsionis " Jawab Killa
__ADS_1
Damar menganggukkan kepalanya " Baiklah kalo begitu. Saya harus pergi dulu karena ada urusan, jika urusan saya sudah beres saya akan segera ke sini lagi " Ucap Damar " dan Jangan kemana-mana sebelum saya datang lagi ke sini. kamu dengar? " Killa menganggukkan kepalanya
Setelah Kepaegain Damar. Killa melihat ke sekeliling " Ini kamar bukan kamar murah, bagai mana cara ku untuk membayar nya " Gumam Killa. Killa hendak ingin keluar Namun siapa sangka Jika di depan ruangannya Ada dua pria bertubuh tegap
" Maaf Nona, anda di larang untuk keluar dari ruangan ini Samapi Tuan kami datang kembali " Ucap si pria itu
Killa Mengedip-ngedipkan kedua matanya " Aku hanya ingin jalan-jalan karena bosan "
" Maaf Nona tidak bisa, silahkan Nona masuk kembali " Ucap si pria
Dengan pasrah killa pun masuk ke ruangannya kembali Ia benar-benar Tidak menyangka jika dirinya akan di awasi oleh mereka. Killa kembali duduk di atas Brankar " Bagai mana cara aku kabur dari sini, Apa lagi ini Ruangannya kelas atas bagai mana membayarnya dan kenapa harus ada dua pria di depan kamar, apa mereka juga harus aku yang bayar? Tapi uangnya dari mana? " keluh Killa bingung, Biro-biro untuk bayar rumah sakit ini Bukan makan pun tidak ada.
Damar sudah menyuruh anak buahnya untuk mencari Identitas Killa, Damar bukan pria yang gampang percaya begitu saja dengan orang yang baru ia kenal.
" Tuan ini laporannya " ucap orang suruhan Damar
Damar Langsung mengambil Amplop Coklat dari Anak buahnya. Di sana tertulis indentitas Asli Killa dari lahir hingga ia di adopsi oleh orang tua angkat nya " Jadi Killa adalah Naila Putri dari Tuan Afnan dan juga Nyonya Anisa yang mereka anggap telah meninggal? dan kini Killa telah di adopsi oleh pasangan pasutri namun setelah Ayah angkatnya Meninggal Hidup Killa menjadi semakin Menyedihkan karena selalu di perlakukan tidak baik oleh mereka? "
" Betul Tuan. Dan saya juga mendapat kabar jika Nyonya Anisa selalu Mengalami depresi karena Kehilangan Putrinya " Ucap orang itu " Dan saat ini Kakak dari Nona Killa juga sudah mengetahui jika Nona Killa adalah adik beliau hanya saja Ia masih Menunggu waktu yang pas untuk menjelaskan semuanya kepada Nona Killa " Lanjut nya.
Damar memijat pelipisnya " Balaskan rasa Sakit Killa kepada Kedua wanita sampah itu, dan Jangan Samapi ada jejak " Ucap Damar yang merasa sakit hati karena Killa telah di perlakukan seperti itu " Saya mendengarnya saja sangat geram Apa lagi Killa yang selama ini menjalaninya "
" Baik Tuan " ucap nya yang langsung pergi
" Killa, Mungkin pertemuan kita tidak terduga namun Aku janji akan menjagamu dan mempertemukan mu dengan kedua orang tua mu " Ucap Damar kepada dirinya sendiri.
__ADS_1