Cinta Anisa

Cinta Anisa
PENCARIAN


__ADS_3

Jam sudah menunjukan Jam Delapan malam, Killa masih tidak bisa tidur memikirkan bagai mana cara ia bayar rumah sakit " Jangankan buat tidur, makan pun merasa enggan " Gunma Killa


Ceklek..


Kedua mata Killa langsung melihat kearah pintu " Tuan " Ucap Killa


" Kenapa belum tidur? bukanya kamu harus banyak istirahat agar cepat sembuh " Ucap Damar yang berjalan kearah Killa


Killa meremas jari-jarinya " Bagai mana aku bisa tidur jika di pikiranku penuh dengan tagihan rumah sakit " Lirih Killa polos


Damar mengulum senyamannya " Jika ingin tertawa, tertawa saja jangan di tahan Tuan " Ucap Killa yang melihat Damar menahan senyumannya


" Hahaha.. Kamu ini polos atau bagai mana sih, ngapain kamu memikirkan biyaya rumah sakit, semuanya sudah aku bayar jadi kamu tidak perlu Khawatir " ucap Damar


Bukannya lega Killa malah membuang napasnya pelan " Tetap saja aku harus bayar, namun bedanya aku harus membayar kepada tuan bukan ke rumah sakit "


" Kamu gak usah pikirkan itu semua. Sudah kamu istirahat lah " ucap Damar namun ia melihat piring nasi yang masih utuh " Apa kamu belum makan? " tanya Damar


" Aku gak selera Makan " Jawab Killa


Adam Langsung duduk dan langsung mengambil piring Yang berisi nasi itu " Aaa.. " ucap Damar memberikan suapan kepada Killa


Killa langsung membuka mulutnya " Jangan banayk pikiran, Kamu harus celah sembuh dan kembali aktivitas " Ucap Damar


Tiba-tiba saja wajah Killa berubah menjadi sendu " Aku hanya bisa melanjutkan kerjaan ku tapi aku gak bisa melanjutkan kuliah ku " lirih Killa


" kenapa seperti itu? " Tanya Damar pura-pura tidak tau


" Aku takut Jika kakak ku menyuruh ku untuk pulang dan memaksaku untuk menikah dengan Pria tua itu " Killa merasa sedih karena ia harus putus kuliah di tengah jalan padahal tinggal dua semester lagi ia bisa lulus.


" Kamu gak perlu takut, ada aku yang akan menjaga mu dan Aku janji Jika mereka tidak akan berani mendekati mu jika kamu bersama ku " ucap Damar meyakinkan Killa

__ADS_1


" Bagai mana aku bisa percaya dengan orang asing seperti Tuan? "


" Kamu pegang janjiku kalo aku akan selalu ada untukmu. Mulai sekarang kamu tidak perlu bekerja lagi Cukup kuliah yang benar dan kejar cita-cita mu "


" Omongan Tuan sangat Manis tapi, apa Tuan selalu Berkata Manis kepada setiap Wanita? " tanya Killa


" Stop panggil aku Tuan, karena aku bukan Tuan mu " keluh Damar


" Lalu aku harus panggil Tuan apa? "


" Panggil Aku Mas " jawab Damar


Killa Membulatkan Kedua matanya " Apa aku pantas memanggil Tuan dengan sebutan Mas? Nanti jika istri Tuan marah bagai mana? "


Damar Memalingkan Wajahnya jangankan seorang istri ia malah di kejar-kejar oleh ibunya untuk cepat menikah dan akan di jodohkan dengan wanita pilihannya jika dalam seminggu dirinya tidak membawa seorang wanita.


" Kamu tidak perlu pikirkan yang lain-lain, Cukup kuliah dengan benar "


" Heum... Mas ini bagai mana sih, bagai mana aku bisa kuliah dengan benar dan apa tadi kata Mas, Aku harus berhenti bekerja? lalu kalo aku berhenti, Aku mau makan apa? dan tinggal di mana? Kuliahan saja tidak cukup pasti membutuhkan uang juga "


pletak..


" Auh sakit.. " keluh Killa ketika Keningnya di sentil oleh Damar


" Sudah ku katakan jangan memikirkan itu semua, sekarang kamu adalah tanggung jawabku jadi apapun yang kamu butuhkan aku yang akan Memenuhinya "


~ DUA HARI KEMUDIAN


Sudah dua hari Killa tinggal di rumah Damar bahkan Ibunya Damar sangat senang ketika sang putra membawa seorang gadis ke rumahnya. Damar sudah menceritakan semuanya kepada sang Ibu tentang Killa, Ibu Damar merasa Iba dan ia juga merasa kasian kepada Nasib gadis yang di bawa oleh sang anak ini.


" Mulai sekarang kamu panggil Tante dengan sebutan Mamah ya Nak " ucap Ibu Damar

__ADS_1


Daren dan Adi mencari keberadaan Killa mereka khawatir karena Sudah dua hari ini Killa tidak masuk kuliah bahkan Daren dan Adi mencari Killa ke Tempat kerjanya namun Nihil di sana juga tidak ada yang tau kemana Killa dan Saat ini di sinilah mereka berada di depan rumah yang sederhana yang terlihat tidak berpenghuni


" Apa benar ini rumah nya? "


" Kalo dari alamatnya sih benar " jawab Adi


" Kalo begitu ayo kita tanya-tanya sama orang sekitar " ucap Daren yang di balas anggukan oleh Adi


Adi dan Daren langsung mencari informasi tentang keluarga angkat Killa namun lagi-lagi Nihil ternyata Ibu dan kakak angkat Killa sudah pergi satu hari yang lalu dan itupun di jemput oleh dua orang pria bertubuh besar


" Lalu dimana Killa sekarang Bu? " tanya Daren yang mulai khawatir


" Kalo Killa Dia sudah pergi ketika Ibu Angkatnya akan menjodohkan Killa kepada juragan kambing, Ibu lihat sendiri Jika Killa lari dan di kejar oleh kakak dan juga ibunya " Jawab Ibu itu jujur. Sudah bukan rahasia lagi jika Keluarga angkat Killa berlalu tidak baik kepada Killa bahkan Ibu angkatnya itu sampah membangga-banggakan Killa yang akan menikah dengan Juragan Kambing kepada para tetangga.


Daren mengepalkan kedua tangannya, Ia bandar-bandar Tidak habis pikir dengan keluarga Angkat Killa yang begitu kejam menurut nya " awas saja jika Sampai aku ketemu sama mereka, habis kalian " Batin Daren. kini Daren merasa menyesal kenapa dirinya tidak membawa Killa lebih awal.


" Kita cari kemana lagi Kak? " Tanya Adi


" kita cari terus. pasti saat ini Adikku sedang ketakutan dan.. ah sial!!! " teriak Daren di dalam Mobil Ia Baner-benar menyesali keputusannya untuk tidak membawa Killa lebih awal " Padahal sedikit lagi Keluarga ku akan kembali bahagia dan aku akan melihat Senyum bunda yang bahagia karena melihat Putrinya kemabli lagi "


Adi sangat tau bagai mana perasaan Daren saat ini, ia pasti kecewa dan menyesal " Tenang dulu kak, kita bisa cari killa Lagi, kakak jangan Putus asa " Ucap Adi


" Tapi cari kemana? "


" Kita minta bantu papah saja Kak, Kakak tau sendirikan Jika papah Orang yang berkuasa dan papah juga memiliki anak buah yang banyak pasti Papah bisa menemukan Keberadaan Killa saat ini " Usual Adi


Adi sangat tau betul bagai mana Papah nya, Apapun yang ia tidak tau pasti sang Papah akan Tau Mau hal sekecil apapun Papah nya pasti Tau


" Ya kamu benar. uncle " Jawab Daren " Saat ini satu-satunya orang yang bisa menemukan adikku adalah uncle Adam " Lanjutnya


" Kalo begitu Ayo kita Pulang " Ucap Adi kepada Daren

__ADS_1


Ting...


No tak di kenal : Saya tunggu jam Tujuh Malam di Restoran XXX


__ADS_2