
Cinta bisa dagang Tiba-tiba dan tanpa permisi Mungkin inilah yang sedang di rasakan oleh Damar, Ia mencintai wanita yang baru saja ia temui bahan pertemuan mereka terkesan tidak elok karena Killa yang harus masuk rumah sakit gara-gara ketabrak oleh Damar Namun walaupun begitu Damar Percaya Takdir jika dirinya memang sudah di jodohkan oleh Allah sedari kecil.
" kita kemana lagi? " tanya Killa setelah mereka membeli barang untuk Killa kuliah dan tidak lupa memberikan pakaian baru untuk Killa karena Damar tidak mau jika sang Kekasih menjadi Perhatian para pria di kampus.
" Kita pergi makan " Ucap Damar yang enggan melepaskan Tangan Killa
Killa tersenyum Dan mengikuti Damar. Damar membawa Killa ke Salah satu Restoran favorit Damar di sana menyediakan tempat yang cukup indah untuk mereka berdua
" Mas ini? "
" Bagai mana indah bukan " Kata Damar yang membawa Killa ke tengah-tengah lalu menarik kursi untuk Killa duduki
Tidak Semarang orang yang bisa duduk di meja ini, Damar harus mengoceh kantungnya agar bisa mendapatkan meja dengan pemandangan yang Cukup indah Seperti ini.
" Ini sangat Indah " puji Killa
" Ini belum seberapa sayang " Damar Sengaja mengucapkan sayang agar Killa terbiasa dengan panggilan yang di berikan kepada dirinya
Killa tersenyum malu kali ini Damar bisa melihat bagai mana wajah Killa yang tersipu malu karena ulah nya " Kamu semakin cantik kalo lagi malu-malu seperti ini " ucap Damar
" Mas ih " Sebelah Killa karena Damar yang terus menggodanya.
Makan malam mereka begitu romantis apa lagi dengan di iringi musik yang membuat suasana semakin romantis.
Damar mengajak Killa untuk berdansa Banyak yang melihat Aksi dansa Damar dan juga Killa mereka cukup tersanjung melihat aksi mereka bahkan mereka juga ikut berdansa bersama dengan Killa dan Juga Damar
" Love you Killa " bisik Damar di telinga Killa. Killa hanya membalas dengan senyuman manis nya.
Karena hari sudah mulai malam, Damar membawa Killa pulang, Mungkin karena Killa kelelahan membuat Killa tertidur pulas di dalam Mobil. Damar memangku Killa dan membaringkan tubuh Killa di Tempat tidur
" Good night Dear. Mimpi indah " Damar memberikan kecupan di kening Killa lalu ia langsung pergi keluar dari kamar Killa
Killa membuka matanya sedikit demi sedikit ia melihat Damar yang sudah keluar dari Kamar miliknya, Jantung Killa benar-benar tidak karuan bahkan Killa merasa jantungnya akan copot " Ya ampun ada apa dengan jantungku? apa aku sudah menyukai Mas Damar? " gumam Killa
Ternyata Killa sebenarnya sudah bangun ketika Damar Memangku dirinya ke dalam kamar namun karena ia tidak ingin Malu, Killa memilih untuk pura-pura tidur.
Malam ini Killa tidak bisa tidur ucapan Damar masih terngiang-ngiang di telinganya " Apa Ucapan Mas Damar serius? ko aku takut jika kak Damar hanya becanda saja " keluh Killa
__ADS_1
Karena pusing memikirkan apa yang di ucapkan oleh Damar Akhirnya Killa bisa tidur juga setelah dirinya susah payah untuk tidur.
~ KEESOKAN HARINYA
pagi ini Killa sudah bangun lebih awal mungkin karena ia tidak bisa tidur dengan nyenyak makanya ia Bangun lebih awal apa lagi dirinya akan pergi ke kampus otomatis Killa harus siap dari pagi
" Selamat pagi Sayang " sapa Ibu damar
" Pagi Bu " jawab Killa sambil tersenyum manis
" wah pagi-pagi sudah siap aja nih Sarpan di meja makan "
Killa tersenyum " Iyah Bu, tadi Killa bangun pagi jadi sekalian saja Killa menyiapkan sarapan untuk Ibu dan juga Mas Damar " jawab Killa
Ibu mengangguk " Lalu bagai mana kencannya semalam, lancar? " tanya Ibu
" Ibu " killa menggaruk kepala yang tidak gatal dirinya jadi malu-malu
" anak gadis ibu sekarang jadi pemalu ya " Goda ibu
" Ibu ih " Killa semakin malu karena di goda seperti itu oleh Ibu Damar
wajah Killa sudah memerah namun walaupun begitu Killa langsung mengangguk dan langsung membangun Damar di kamar nya.
Di kamar Damar, Tidak mudah untuk Killa membangunkan damar apa lagi Damar yang Berubah menjadi manja kepada dirinya " Mas bangun, Ini sudah siang " ucap Killa
" sayang sebentar lagi ya "
" Yaudah kalo begitu, Killa pergi ke kampus dengan Naik angkot saja " Ucap Killa. benar saja ancaman Killa sangat mempan untuk Damar, Damar langsung bangun dari tidur nya
" Tidak sayang, aku yang akan mengantarkan mu dan sekarang juga aku akan bersiap " kata Damar yang langsung pergi mandi
Sedangkan Killa malah cekikikan lalu ia juga pergi ke kamar nya untuk bersiap ke kampus.
Setelah siap Killa langsung turun ke bawah untuk ikut sarapan " Bu, Mas Damar belum turun? " Tanya Killa
" sudah tuh, lagi ke dapur katanya mau buatin kamu susu " jawab ibu
Benar saja, Damar yang sudah menggunakan stelan jas dengan rambut yang ia sisir rapih membuat Killa terpesona bahkan ia seperti jatuh Cinta kepada Damar
__ADS_1
" Biasa saja lihatnya sayang " tegur Damar yang sudah menaruh segelas susu di samping Killa
" Eh Mas " Killa Langsung memalingkan wajahnya kearah lain karena ia malu
Damar tersenyum " ini aku buatkan kamu susu " ucap Damar
" Terimakasih Mas " jawab killa
Semuanya sarapan dengan santai bahkan tidak ada suara di sana ya walaupun Damar beberapa kali mengisi piring Milik Killa dengan berbagai macam lauk
" Sudah Mas, Killa sudah kebayang " tolak Killa
Damar langsung mengambil Tisu lalu mengusap Sisa Makanan yang ada di bibir Killa. Perlakuan Damar tidak luput dari pandangan Sang Ibu, ia mereka anaknya benar-benar jatuh Cinta kepada Killa.
Killa yang mendapatkan perlakuan spesial dari Damar merasa senang " Apa kalian sudah tidak menganggap Ibu ada di sini? " tegur sang Ibu
" Ibu " Damar langsung tersenyum " Kalo makan Jangan belepotan nanti aku tidak tahan untuk membersihkannya " Ucap Damar yang di balas anggukan oleh Killa
Setelah sarapan Killa dan Damar langsung berpamitan kepada sang ibu " Bu kami pergi dulu ya "
" Iyan hati-hati " jawab Ibu
Didalam Mobil Damar tidak henti-hentinya menasehati sang kekasih untuk tidak dekat-dekat dengan Para pria.
Killa hanya mendengarkan saja tanpa harus menjawab karena di jawab juga percuma karena Damar pasti tidak menerima penolakan.
Sesampainya di kampus Killa meminta Daren untuk menurunkan dirinya di halte Bus " Kenapa di sini? "
" Aku tidak ingin Orang-orang mengira jika aku menjadi simpanan om-om Setelah tidak masuk kuliah beberapa hari " keluh Killa. Killa tidak ingin menjadi gunjingan para teman-teman nya Jika Samapi mereka melihat jika Killa di antar oleh Pria bermobil bagus
" Hanya itu kan alasannya tidak ada yang lain? " tanya Damar
" Yang lain yang mana? jangan aneh-aneh deh Mas " ucap Killa yang langsung mencium punggung tangan Damar lalu ia ingin pergi namun Damar langsung menahan tangan Kekasih nya itu lalu
" cup " Satu kecupan mendarat di kening Killa " Jaga hatimu untukku dan gunakan ini untuk membeli makan siang dan yang lain " Daren memberikan kartu kredit berwarna hitam kepada Killa
Killa yang tidak ingin semakin lama ia langsung turun dari mobil dan menerima pemberian Dari Daren.
." Siapa dia? "
__ADS_1