
Meskipun tidak di respon oleh suaminya, gadis tak henti henti melantunkan ayat suci Al-Quran di sebelah suaminya, pagi siang sore malam ia slalu berada di sisi suaminya
Hingga suata kekita, saat itu kondisi anhar jauh membaik sikap dingin nya sudah mulai mencair saat gadis ingin menanggalkan pakaian suaminya, anhar berkata
" kenapa tidak menikah dengan dia "
seketika gadis berhenti , ia melihat anhar dan melanjutkan kembali
" menikah dengan siapa maksud nya ?"
" menikah dengan Riki, bukan kah kau sangat menyayangi dia "
" dari pada tau aku sayang dia ? apaa pernah lihat isi hati aku ?"
" Bukankah didalam doapun kau slalu sebut nama dia ?"
" maafkan aku, tapi tak sedikitpun maksudku untuk melukaimu, dan tak sedikitpun maksudku untuk menyakiti mu , aku mengira dia lah suami sah ku maafkan aku demi diriku, aku tidak pernah menyentuh nya tanpa sepengetahuan mu "
Anhar tersenyum " maafkan aku juga sudah terlalu cemburu , "
" kenapa waktu itu pergi ke luar kota ? untuk menghindarkah ?"
anhar tersenyum " aku hanya mau kau bahagia "
" dengan cara membuat aku bahagia seperti ini ? ini bukan bahagia tapi membuat aku terluka "
" maaf kan aku sayang , boleh kah aku memelukmu sebentar saja "
" gak"
wajah anhar cemberut begitu mendengar istrinya menolak untuk di peluk
" mandi dulu , selesai mandi baru boleh peluk aku "
anhar tersenyum dan keduanya tersipu malu.
Kondisi anhar jauh meningkat dokter sampai tidak menyangka jika peningkatan kesehatan anhar begitu siknipikan.
__ADS_1
" waaah... saya tidak menyangka pak anhar cepat sekali pulih sudah bisa duduk dan tinggal belajar berjalan saja ya pak padahak waktu pertama sekali saya tangani bapak saya sudah tidak bisa memberi kan harapan apa apa lagi "
" Alhamdulillah dok itu juga berkat doa istri dan orangtua "
Ucap anhar mengecup tangan gadis dan ibunya .
" Alhamdulillah saya ikut senang pak , kalau yang saya lihat bapak sudah boleh pulang tapi masih harus kontrol y 2 Kali seminggu jangan terlalu di paksaya pak "
" baik pak dokter trimaksih "
Ibu langsung memeluk putranya dan berkata " selamat ya nak perjuangan kita gak sia sia perjuangan istrimu juga luar biasa , makasih ya nak gadis "
" sama sama Bu itu udah jadi tugas gadis Bu"
" bahagia slalu kalian "
" aamiin "
Kabar terdengar ke telinga Riki, jika anhar sudah sehat dan sudah kembali kekediaman mereka .
bahkan di tengah tengah kebahagiaan atas kesembuhan suaminya
mereka mendapat kabar gembira bahwa gadis positif hamil lagi ,
waktu itu sedang sarapan pagi, ibu mertua gadis dan anhar yang masih duduk di kursi roda
tiba tiba gadis mual mual dan berlari ke kamar mandi di dekat dapur
" uweeeekkk"
" kenapa istrimu nak ? apa mungkin gadis kecapean ya jagain kamu waktu dirumah sakit itu ya Allah kasihan sekali menantu ku "
" tapi kalau firasat anhar bilang itu bukan mual sembarang mual ma tapi itu mual karena hamil "
" Alhamdulillah ya Allah semoga aja ya nak "
Tak berapa lama gadispun datang dengan wajah pucatnya
__ADS_1
" ibu bawa kerumah sakit ya ?".
" gak usah Bu gadis gak papa kok "
" sayang, "
" iya sayang "
", gimana kalau sayang coba testpack deh "
" oh ia aku lupa , ya udah aku balik ke kamar mandi lagi ya "
" iy syNG "
Mereka menunggu hasil tespek milik gadis menunggu gadis keluar dari dalam kamar mandi, tidak berapa lama kemudian gadis keluar sambil membawa sebuah alat tespek di tangannya
" gimana sayang apa hasilnya "
" apa yah kasih tau gak ya "
" ayolah sayang apa hasilnya "
" hasilnya Alhamdulillah gadis dua sayang"
ibu melotot kaget mendengar perkataan gadis yang menyatakan dirinya sedang berbadan dua
" mana coba ibu lihat " ucap ibu mengambil alih tespek
dan bersujud di depan anhar dan gadis
", Alhamdulillah ya Allah trimaksih ya Allah"
" Kita jaga baik baik yah anak kita ini " .
" iya sayang "
__ADS_1