Cinta Gadis Bercadar

Cinta Gadis Bercadar
Omah tau rahasia yang Agnes sembunyikan


__ADS_3

Tepat jam 8 ternyata Agnes sudah sampai di Indonesia tanpa sepengetahuan suami dan keluarga nya, ia langsung menuju rumah untuk melihat kondisi Airin .


sesampainya dirumah ia mendapati Airin sedang tidur di kasur di sebelah Riki yang sedang menyusun proposal melalui laptop nya.


" tau jalan pulang juga kamu"


"ya aku khawatir sama kondisi Airin sayang"


"khawatir kamu bilang buktinya kamu tega ninggalin dia liburan ke luar negeri ibu macam apa kamu"


seakan tak menghiraukan amarah suaminya Agnes menggendong Airin yang masih tertidur di tempat tidur


" kamu kenapa sih ? apa yang kamu sembunyikan dari aku "


"gak ada aku gak sembunyikan apa apa dari kamu plies jangan berpikir kotor trus ke aku, aku gak suka kamu Deket sama dokter Tomi dan aku gak mau dokter pribadi Airin di ganti sama dokter lain"


"kenapa ? coba kamu kasih alasan kenapa ?"


" aku , aku gak mau Airin di tangani dokter lain selain dokter Ririn apapun itu siapapun itu dokternya "


"buktinya dokter Tomi bisa nangani Airin bisa buat mod Airin balik lagi udah deh gak usah aneh aneh "


" aku gak setuju titik"


Riki menahan rasa geram nya melihat betapa keras kepala istrinya .


Demi menambah konflik semakin melebar Riki memilih mengalah keluar kamar meninggalkan ibu dan anak ini di dalam kamar.


saat menuruni anak tangga mami melihat wajah Riki yang memerah menahan emosinya


"kamu kenapa sayang ?" ucap mami


Riki menarik nafas panjang dan menghelanya


"gak papa mi" ucapnya melempar senyum manis ke arah sang ibu


" ibu dengar suara Agnes apa Agnes udah balik ke Indonesia "


"yees mi, tu dia lagi di kamar sama Airin"


" trus kenapa muka kamu di tekuk gitu" timpal omah yang duduk di kursi ruang tamu


" lagi gak mod omah rasanya kepala Riki mau meledak "


" jangan dong sayang , ambil air wudhu sholat sana"


"betul kata omah sholat jalan keluarnya nak"


"iya omah iya mami"


" omah bisa kasih saran kamu jangan terlalu lembek sama istri kamu dong "


"iya omah Riki bakal coba keras sama Agnes "


Setelah mendapat masukan dan saran dari omah dan mami Riki kembali ke dalam kamar melihat Agnes tertidur di sebelah Airin Riki sedikit tersentuh melihat keduanya .


ia berdiri memperhatikan mereka lalu berkata


" mungkin dia memang jodoh yang tuhan kirimkan untukku, mau tidak mau aku harus siap menerima segala sesuatu kekurangan dia cuma tugasku lebih berat dalam mendidik dia aku harus bisa move on dari gadis " ucapnya


Sore harinya, Tomi kembali datang kerumah Riki sambil membawa banyak kotak susu dan biskuit untuk Airin .


satu persatu kotak besar berisi susu ia turunkan dari dalam bagasi mobilnya


" maaf bro gue balik lagi cuma mau kasih susu ini buat Airin bro "


"banyak baget bro gak usah repot-repot "


"gak papa anggap aja salam perkenalan buat Airin oiyah Airin mana ? "


" Airin di dalam bro bareng istri gua"

__ADS_1


"istri ? bukannya lu bilang tadi malam istri lu lagi di luar kota"


"udah balik bro tadi pagi baru sampai indo"


"oh syukurlah "


"maaf ya bro udah buat lu repot "


"ah gua gak ngerasa di repotin bro Selow aja "


sementara Agnes yang sedang menggendong Airin sambil mengintip dari balik kaca rumah melihat keberadaan Tomi wajahnya seketika berubah .


" kamu kenapa ngintip ?" ucap omah yang tiba tiba muncul dari belakang nya


"omah ngagetin aja "


" kamu ngapain di sini, ngintip ngintip gak jelas"


"oh gak ada kok omah aku mau kekamar dulu"


"aneh kamu, bukannya biasanya kamu slalu kepo kalau ada teman cucu saya datang ini kok kamu aneh "


"apaan sih omah aku lagi gak pengen ribut"


"jangan kamu pikir aku lupa ya sama apa yang udah kamu lakuin ke aku dulu, aku gak akan pernah lupa Agnes pelan pelan akan aku ungkap kebohongan kamu"


" udah ah omah Agnes pusing omah ngomong apa sih" ucapnya lalu pergi tapi omah langsung menahannya untuk tidak pergi


"saya tau apa hubungan kamu sama dokter Tomi"


mendengar perkataan omah Agnes terkejut dengan mata melotot ia semakin ketakutan


ayooo... sepertinya sampah busukmu mulai tercium Agnes 🤣


" omah ngomong apa sih "


" masih blm jelas , saya tau kamu punya hubungan apa sama dokter Tomi "


" kamu gak usah mengalihkan pembicaraan saya Agnes , saya juga tau Airin itu anak siapa sebenarnya "


"omah ngomong apa sih jelas Airin ini anak rikilah" ucapnya sambil terbata bata


"masih bisa bohong kamu lihat saja saat ini kamu mulai gak tenang kan dengan kehadiran dokter Tomi tapi nanti kamu akan menangis seperti kamu membuat gadis dulu menangis kehilangan Riki"


" udah deh Agnes mau ke atas mau nidurin Airin"


"dasar wanita ******"


ucap omah penuh emosi saatdi tinggalkan Agnes begitu saja.


setelah berada di kamar Agnes semakin gelisah


"gimana ini kok bisa si tua Bangka itu tau semuanya, gimana kalau nanti dia cerita ke mami ke semua pasti mas Riki bakal talak aku gak gak aku gak mau "


"aku harus ngelakuin sesuatu demi Airin "


sesekali ia menyingkap kan gorden kamar untuk melihat situasi di luar rumah yang jelas terlihat dari kamar .


Tomi masih berada di depan rumah sambil menurunkan satu persatu karton susu yang ia beli untuk Airin di bantu oleh Riki dan pekerja dirumah Riki.


"makasih ya bro Lo baik baget gua gak bisa ungkapin pakai kata kata "


"sama sama bro "


"gimana kalau kita masuk dulu minum dulu dirumah kebetulan ibu aku buat kue di dalam"


"ahh.. boleh bro "


Tomipun di giring masuk ke dalam rumah


" silahkan duduk bro " ucap Riki mempersilakan Tomi untuk duduk di kursi tamu

__ADS_1


"makasih bro, sepi baget rumah lu bro"


"iya bro kalau hari sibuk semua keluarga aku pada ontime bro sama usaha dan pekerja nya masing masih cuma ada istriku mami omah dan kakak pertama "


"wah... gue iri sama lu bro keluarga lu masih lengkap "


"Alhamdulillah bro lengkap baget cuma kurang anak kembar gue bro"


" sabar bro nanti juga lu bakal kumpul sama anak kembar lu lagi"


"aamiin bro"


Mamipun datang membawa sebuah nampan berisi kue buatan ibu


" silahkan di cicip nak ini kue buatan ibu"


"waaah... ada kue pie kesukaan aku ini Bu"


"Oya sama Riki juga suka sekali kue ini"


" dulu waktu ibu saya masih hidup sebelum pergi ke sekolah saya wajib makan ini kue kalau gak saya mogok ke sekolah Bu"


" wah manja baget kamu, papa masih ada nak Tomi"


"papa udah meninggal Bu, baru sih baru 1 tahun yang lalu"


" ya Allah yang sabar ya nak, saudara nak Tomi masih ada ?"


" saudara perempuan Bu cuma saudaraku di perkosa sampai meninggal Bu".


"ya Allah "


" mungkin itu karma buat aku Bu"


"yang sabar ya nak"


"iya Bu trimakasih, tapi ngomong ngomong ini kue ibu enak baget"


"makasih loh nak Tomi"


"iya Bu Tomi juga trimakasih udah di izinin buat nyicip kue Pai buatan ibu"


" sama sama sayang"


"saya boleh numpang ke kamar mandi Bu?"


"oh boleh nak boleh "


"makasih Bu"


" kamar mandinya lurus bro nanti belok kanan sikit dah sampai"


"iya bro "


setelah Tomi berada di kamar mandi ia menelpon Agnes


" hallo Agnes , kamu kenapa sembunyi? bawa Airin turun aku mau lihat anak ku"


".gak gak akan gak akan aku izinin Airin ketemu kamu lagi"


" oooh... kamu berani sama aku kamu berani sama aku !!"


" aku gak takut !"


" jangan macem macem Agnes bisa saja aku bongkar kebusukan kamu apa kamu pikir suami kamu yang paling kamu cintai itu akan trima wanita kotor seperti kamu ? hahahaha"


"hahahaha.... kamu bermimpi dia saja tidak mencintaimu "


"diammm kamu!!! kamu gak ada hal buat ngomong gitu ke aku"


" kalau gitu bawa Airin turun kebawah, sekarang!"

__ADS_1


__ADS_2