Cinta Gadis Bercadar

Cinta Gadis Bercadar
Pilihan sulit


__ADS_3

Kesal saat di tegur kembali oleh ibu ny Riki, mertua gadis pulang meninggalkan pesta .


Ulang tahun pertama untuk Maryam malam ini benar benar berantakan, membuat gadis sedih dan menangis setelah acara selesai, merasa bersalah melihat ibunya menangis adam menghampiri ibunya dan tiba tiba saja ia bersujud di kaki ibunya dan berkata


" Maafkan Adam, umi ini semua karena Adam ini semua karena kecerobohan Adam"


Gadis menarik nafas nya dan menghelanya


" Udah gak papa , kedepannya Adam lebih bijak dalam melakukan sesuatu ya nak "


" iya umi, maafkan Adam umi maafkan Adam"


" umi sudah maafkan nak , umi boleh tanya saatu hal "


"boleh umi "


" apa benar selama ini papa diam diam menemui kalian di luar karena di ancam sama nenek ?"


Adam menunduk kepalany


" adam jangan tundukkan kepalamu ,umi gak tau apa jawabamu "


" iya umi, maafkan Adam "


" ya Allah , jadi selama ini kalian bohongi umi?"


Adam semakin kuat menangis .


" sudah jangan nangis lagi nak, umi gak marah kok "


" Adam terpaksa bohong sama umi, karena Adam gak mau nenek slalu menyalahkan umi"


" Ya sudah nak, pergilah masuk kedalam kamarmu "


" iya Bu maafkan Adam "


" umi sudah maafkan "


Terlepas dari dari permasalahan dengan mertuanya, gadis meluapkan kekesalannya dalam sujudnya meminta pertolongan Allah untuk membukakan hati ibu mertuanya .


" Ya Allah , hanya kepadamu hamba memohon ampunan hanya kepada mu hamba meminta pertolongan, engkau yang maha membolak-balikkan hati hambamu, lemah lembut kan hati mertua hamba ya Allah, sadarkan beliau bahwa hamba sama sekali tidak ada niat untuk menguasai harta almarhum suami hamba ya Allah, jika bisa di tukar hamba lebih baik tidak punya ini semua dan hamba akan memilih suami dan anak anak hamba utuh seperti sedia kala "

__ADS_1


ucapnya di dalam doanya , ternyata kesedihan gadis sampai pada ibunya yang tiba tiba saja mimpi Dengan putrinya yang terikat tali yang kuat sampai seluruh tubuh dan tangannya berdarah karena kuatnya ikatan tali yang melilit badan putrinya.


" Umiiii... tolong gadis umi... sakit umi..."


" ya Allah gadis pegang tangan umi nak , umi akan buka ikatan di badan mu nak "


" tolong umi "


berkali kali umi ingin meraihnya gadis semakin jauh dari jangkauan nya .


Inipun tersadar dari tidurnya dengan perasaan tak menentu


" Ada apa umi ,kenapa umi menangis ?"


"Abi barusan umi bermimpi sama putri kita gadis dia seperti di ikat dengan tali yang sangat banyak yang melingkari tubuhnya sampai mengeluarkan banyak darah astaghfirullah, umi terus mencoba meraih nya tapi tetap dia semakin menjauh dari umi sampai umi tidak bisa meraihnya, apa maksud dari mimpi umi ini Abi kenapa perasaan umi gak enak sama putri kita"


" semoga tidak terjadi apa apa pada putri kita"


" seperti umi harus ke kota besok Abi "


" pergilah umi, Abi juga beberapa hari ini kepikiran terus sama gadis dan anak anaknya"


" iya Abi "


Pagi harinya...


Dengan bismillah ia membuka butiknya di pagi hari ini bersama 4 orang karyawatinya yang ikut membantu gadis .


" Semoga hari ini butik kita ramai ya Bu"


"aamiin trimakasih ya kalian masih mau bekerja di butik ini "


" ya pastinya Bu, soalnya almarhum pak anhar baik sekali sama kami Bu , dulu aku di bantu banyak sekali Bu yang paling aku ingat sampai saat ini saat ibuku jatuh sakit dan pak anhar yang membiayai semua pengobatan sampai benar benar sembuh , bahkan aku siap meskipun harus di potong gaji tapi jawabn pak anhar malah "


" Sudah lah,, Nita yang penting kamu kerja yang bagus di butik kita ini, jangan kecewakan saya ya ". * pak anhar


"itu yang pak anhar katakan Bu, gaji saya sama sekali tidak di potong sama bapak "


ucap Nita menceritakan kebaikan pak anhar selama ia berkerja di butik


" Kalau saya Bu waktu itu saya baru datang ke kota saya di tipu tas dan barang barang saya di bawa lari sama mereka saya benar benar gak tau arah tujuan tapi Allah pertemukan saya dengan pak anhar, pak anhar memberikan saya baju dari butik ini Bu, baju itu masih ada bandrol harganya lagi Bu dia berikan ke saya yang saat itu sedang basah kuyup karena hujan, lalu pak anhar mengajak saya makan , saya benar benar berterimakasih kepada bapak, habis itu saya di tawarkan bekerja dengan nya dan beliau membayar kost untuk saya tempati blm sampai sebulan saya sudah di gaji penuh Bu"

__ADS_1


sambung Diana karyawati yang mengenang kebaikan pak anhar .


" kalau saya Bu waktu itu baru di pecat dari tempat kerja saya kebetulan jumpa sama pak anhar pak anhar menawar kan saya pekerja sayapun menerimanya padahal saat itu saya juga butuh uang untuk beli susu dengan besar hati pak anhar memberikan saya uang untuk membeli susu untuk anak saya Bu bahkan waktu anak saya sakit pak anhar bawa anak saya berobat Bu " ucap Ulfa


" Kalau saya ibu pasti sudah tau karena saya yang paling lama bekerja dengan bapak " sambung yina


" iya saya sudah dengar dari suami saya waktu itu , trimakasih ya sudah mengingat kebaikan suami saya , semoga beliau di tempat kan di tempat terbaik aamiin"


" aamiin " ucap mereka bersama sama .


Tiba tiba, mobil terparkir di depan butik


" Ayo kita mulai berkerja " kata yina


Tak berapa lama Riki keluar dari dalam mobil dan masuk kedalam butik , gadis yang melihat kedatangannya mundur dari posisinya semula


" assalamualaikum "


"walaikumussalam "


" maaf, saya lancang datang kesini tanpa sepengetahuan adek , maksud kedatanganku untuk memberitahu kalau aku akan mengambil hak asuh Adam dan Ainun sesuai hasil keputusan sidang dulu "


"kenapa bang ?"


" aku gak mau hanya karena ingin bertemu anak-anak kamu yang jadi imbasnya, aku juga gak mau terjadi fitnah di antara kita sudah terlalu banyak cobaan yang allah berikan untukmu dan terlalu banyak juga aku menyakiti mu "


Tak kuasa mendengar keputusan Riki yang harus memisahkan dirinya dengan anak anaknya ia bersujud di hadapan Riki ..


" aku mohon jangan lakukan itu bang "


" apa yang adek lakukan bangkitlah "


ucap Riki yang tidak bisa menyentuh gadis untuk membantunya berdiri


" gak aku akan tetap bersujud memohon kepada Abang untuk tidak memisahkan aku dari anak anak "


" aku tidak pilihan gadis , aku harus lakukan itu"


" aku mohon bang aku gak bisa hidup tanpa anak anak "


" kamu masih bisa kok bertemu mereka meskipun mereka bersama ku , aku kasih waktu adik untuk bersama anak anak Sampai nanti malam , kalau sudah nyakin aku akan menjemput mereka "

__ADS_1


Setelah selesai mengucapkan itu rikipun keluar dari dalam butik dan pergi .


__ADS_2