Cinta Gadis Bercadar

Cinta Gadis Bercadar
Ucapan terimakasih


__ADS_3

" maafkan aku mas aku cuma bermaksud Ainun belajar itu saja "


" sudahlah, kita doakan saja Ainun semoga selamat dan semua berjalan lancar " sambung mami ibunya Riki .


" aamiin "


Hampir 2 jam menunggu operasi berlangsung seluruh keluarga ada disana termasuk keluarga Arya calon suami Ainun .


Ia begitu terpukul mendengar kabar calon istrinya mengalami kecelakaan .


Setelah lama menunggu kabar yang di bawa oleh para dokter dari ruang operasi , tibalah saatnya lampu ruang operasi berubah warna biru .


" Alhamdulillah lihat umi lampunya sudah berubah" ucap Ibrahim yang sejak tadi fokus melihat lampu ruang operasi di atas pintu di dekatnya .


" Alhamdulillah , iya nak semoga kakak mu baik baik saja "


" aamiin umi "


Tidak berapa lama beberapa dokterpun keluar dari ruangan, dengan wajah kelelahan mereka tersenyum sambil berkata " ini luar biasa ini keajaiban luar biasa , operasi berjalan lancar tidak ada kendala sama sekali "


" Alhamdulillah bagaimana kondisi anak kami dok" ucap Riki dengan mata berkaca-kaca


" Alhamdulillah anak bapak baik baik saja dan sedang tahap pemulihan beliau masih blm bisa bicara karena benturan yang sangat keras di bagian rahang nya mengakibatkan retak dan cukup parah , untung saja beliau cepat d bawa kerumah sakit kalau sampai terlambat bisa saja pasien mendahului kita "


" ya Allah"


Aryaa beranjak dari kursi dan di halau oleh kedua Tante Ainun


" mau kemana kamu Arya "


" Arya mau kedepan dulu Tante mau cari siapa yang sudah mengantar Ainun kerumah sakit ini Arya mau berterimakasih pada beliau "


"sepertinya yang antar masih di depan rumah sakit , karena beliau masih menunggu kabar pasien ini " ucap dokter


" baik dok trimakasih informasi nya " Arya bergegas ke depan rumah sakit menghampiri pria yang dicarinya benar saja pria itu masih berada di depan rumah sakit sambil duduk dengan tangan memegang Al-Qur'an. Langkah Arya terhenti ia tersenyum lebar ia tau pria itu baik dan tidak memiliki maksud lain .


" assalamualaikum " ucap Arya , pria itu terus menyelesaikan kajiannya dan menutup perlahan Alquran di tangannya sambil tersenyum

__ADS_1


" walaikumussalam, maaf ada yang bisa saya bantu "


" Apa benar bapak yang antar korban kecelakaan wanita tadi pagi pak ?"


" masyallah, benar bagaimana kondisi wanita itu apa beliau sudah siuman ?"


" Alhamdulillah baru saja operasi calon istri saya selesai pak, dan saya selaku perwakilan dari keluarga besar mengucapkan terimakasih banyak"


" masyaallah nak, sama sama saya ikut senang mendengar kabar baik ini, kalau begitu saya permisi pulang dulu ya "


" tunggu sebentar pak "


Arya merogoh kantong nya dan mengeluarkan beberapa lembaran uang kemudian memberikan nya pada pria itu , tapi pria itu malah mendorong kembali tangan Arya berisi uang itu dan berkata


" ambillah nak, calon istrimu lebih membutuhkan ini, saya ikhlas lillahitaala " ucapnya sambil tersenyum sumringah


Arya benar benar merasa hutang Budi, ia seketika memeluk pria itu dan berkata


" trimakasih banyak pak, semoga Allah membalas kebaikan bapak "


" aamiin , kalau begitu saya pamit ya nak "


Saat Yusuf ingin pulang meninggalkan rumah sakit tiba tiba seseorang menghentikan nya


" tunggu sebentar "


Yusufpun berhenti dan berbalik badan, ia kaget begitu melihat Ibrahim dan seorang pria muncul dari dalam rumah sakit .


" Ibrahim " ucap Yusuf


" paman Yusuf " timpal Ibrahim kembali


Ibrahim berlari menghampiri paman Yusuf yang sudah ia kenal.


" assalamualaikum paman "


" walaikumussalam nak Yusuf "

__ADS_1


Riki terheran heran melihat kedekatan keduanya


" Ibrahim apa kamu kenal bapak ini ?"


" kenal pa, ini teman umi dulu sewaktu masih di kampung "


" oooh , kenal kan saya Riki " sambil mengulurkan tangannya ke arah Yusuf dengan senang hati yusufpun meraih nya dan keduanya berjabat tangan


" trimakasih sudah menolong putri saya "


" ooh ia sama sama pak Riki "


" tunggu sebentar nak Ibrahim tadi panggil bapak ini sebutan papa apa bapak ini bapak nak Ibrahim ?"


Ibrahim tersenyum manis


" bapak nya Ibrahim sudah meninggal paman sejak Ibrahim masih belita , dan papa ini papa sambungnya Ibrahim "


" itu artinya umi kamu sudah menikah lagi ?"


"gak paman, umi masih tetap sendiri papa ini mantan suami umi jauh sebelum umi menikah dengan papanya Ibrahim "


" oooh... begitu maaf saya takut salah paham "


" yaa. Gak papa trimakasih sudah menolong putriku dan saya harap anda bisa menerima ini"


Riki mengeluarkan sebuah amplop kuning dari dalam kantong celananya


" maaf, anak bapak lebih membutuhkan ini , saya ikhlas lillahitaala"


" trimakasih kalau begitu kami mau kedalam lagi"


" iya saya juga mau pamit pulang "


Riki menarik tangan Ibrahim untuk masuk bersama nya kedalam rumah sakit .


" itu artinya pria tadi suami gadis yang sudah mengkhianati dia dulu "

__ADS_1


Ucap yusuf kemudian meninggalkan rumah sakit


__ADS_2