
" maafkan aku mas aku cuma bermaksud Ainun belajar itu saja "
" sudahlah, kita doakan saja Ainun semoga selamat dan semua berjalan lancar " sambung mami ibunya Riki .
" aamiin "
Hampir 2 jam menunggu operasi berlangsung seluruh keluarga ada disana termasuk keluarga Arya calon suami Ainun .
Ia begitu terpukul mendengar kabar calon istrinya mengalami kecelakaan .
Setelah lama menunggu kabar yang di bawa oleh para dokter dari ruang operasi , tibalah saatnya lampu ruang operasi berubah warna biru .
" Alhamdulillah lihat umi lampunya sudah berubah" ucap Ibrahim yang sejak tadi fokus melihat lampu ruang operasi di atas pintu di dekatnya .
" Alhamdulillah , iya nak semoga kakak mu baik baik saja "
" aamiin umi "
Tidak berapa lama beberapa dokterpun keluar dari ruangan, dengan wajah kelelahan mereka tersenyum sambil berkata " ini luar biasa ini keajaiban luar biasa , operasi berjalan lancar tidak ada kendala sama sekali "
" Alhamdulillah bagaimana kondisi anak kami dok" ucap Riki dengan mata berkaca-kaca
" Alhamdulillah anak bapak baik baik saja dan sedang tahap pemulihan beliau masih blm bisa bicara karena benturan yang sangat keras di bagian rahang nya mengakibatkan retak dan cukup parah , untung saja beliau cepat d bawa kerumah sakit kalau sampai terlambat bisa saja pasien mendahului kita "
" ya Allah"
Aryaa beranjak dari kursi dan di halau oleh kedua Tante Ainun
" mau kemana kamu Arya "
" Arya mau kedepan dulu Tante mau cari siapa yang sudah mengantar Ainun kerumah sakit ini Arya mau berterimakasih pada beliau "
"sepertinya yang antar masih di depan rumah sakit , karena beliau masih menunggu kabar pasien ini " ucap dokter
" baik dok trimakasih informasi nya " Arya bergegas ke depan rumah sakit menghampiri pria yang dicarinya benar saja pria itu masih berada di depan rumah sakit sambil duduk dengan tangan memegang Al-Qur'an. Langkah Arya terhenti ia tersenyum lebar ia tau pria itu baik dan tidak memiliki maksud lain .
" assalamualaikum " ucap Arya , pria itu terus menyelesaikan kajiannya dan menutup perlahan Alquran di tangannya sambil tersenyum
__ADS_1
" walaikumussalam, maaf ada yang bisa saya bantu "
" Apa benar bapak yang antar korban kecelakaan wanita tadi pagi pak ?"
" masyallah, benar bagaimana kondisi wanita itu apa beliau sudah siuman ?"
" Alhamdulillah baru saja operasi calon istri saya selesai pak, dan saya selaku perwakilan dari keluarga besar mengucapkan terimakasih banyak"
" masyaallah nak, sama sama saya ikut senang mendengar kabar baik ini, kalau begitu saya permisi pulang dulu ya "
" tunggu sebentar pak "
Arya merogoh kantong nya dan mengeluarkan beberapa lembaran uang kemudian memberikan nya pada pria itu , tapi pria itu malah mendorong kembali tangan Arya berisi uang itu dan berkata
" ambillah nak, calon istrimu lebih membutuhkan ini, saya ikhlas lillahitaala " ucapnya sambil tersenyum sumringah
Arya benar benar merasa hutang Budi, ia seketika memeluk pria itu dan berkata
" trimakasih banyak pak, semoga Allah membalas kebaikan bapak "
" aamiin , kalau begitu saya pamit ya nak "
Saat Yusuf ingin pulang meninggalkan rumah sakit tiba tiba seseorang menghentikan nya
" tunggu sebentar "
Yusufpun berhenti dan berbalik badan, ia kaget begitu melihat Ibrahim dan seorang pria muncul dari dalam rumah sakit .
" Ibrahim " ucap Yusuf
" paman Yusuf " timpal Ibrahim kembali
Ibrahim berlari menghampiri paman Yusuf yang sudah ia kenal.
" assalamualaikum paman "
" walaikumussalam nak Yusuf "
__ADS_1
Riki terheran heran melihat kedekatan keduanya
" Ibrahim apa kamu kenal bapak ini ?"
" kenal pa, ini teman umi dulu sewaktu masih di kampung "
" oooh , kenal kan saya Riki " sambil mengulurkan tangannya ke arah Yusuf dengan senang hati yusufpun meraih nya dan keduanya berjabat tangan
" trimakasih sudah menolong putri saya "
" ooh ia sama sama pak Riki "
" tunggu sebentar nak Ibrahim tadi panggil bapak ini sebutan papa apa bapak ini bapak nak Ibrahim ?"
Ibrahim tersenyum manis
" bapak nya Ibrahim sudah meninggal paman sejak Ibrahim masih belita , dan papa ini papa sambungnya Ibrahim "
" itu artinya umi kamu sudah menikah lagi ?"
"gak paman, umi masih tetap sendiri papa ini mantan suami umi jauh sebelum umi menikah dengan papanya Ibrahim "
" oooh... begitu maaf saya takut salah paham "
" yaa. Gak papa trimakasih sudah menolong putriku dan saya harap anda bisa menerima ini"
Riki mengeluarkan sebuah amplop kuning dari dalam kantong celananya
" maaf, anak bapak lebih membutuhkan ini , saya ikhlas lillahitaala"
" trimakasih kalau begitu kami mau kedalam lagi"
" iya saya juga mau pamit pulang "
Riki menarik tangan Ibrahim untuk masuk bersama nya kedalam rumah sakit .
" itu artinya pria tadi suami gadis yang sudah mengkhianati dia dulu "
__ADS_1
Ucap yusuf kemudian meninggalkan rumah sakit