
"kalau gitu Khalifah pamit pulang ya kak assalamualaikum kak " ucap Khalifah melirik ke arah wanita itu jauh di dalam hatinya ia juga mencurigai wanita itu hanya saja ia tidak mau berprasangka buruk dulu.
Ia pun pergi meninggalkan cafe saat situasi terasa aman Agnes kembali merangkul Riki kemudian mereka pun pergi meninggalkan cafe.
Semakin hari kelakuan Riki semakin menjadi bahkan ia sering sekali pulang ke rumah dalam keadaan mabuk, bau parfum wanita , lipstik wanita di pakaian dan tubuhnya gadis tetap husnuzan pada suaminya kalau pun suaminya selingkuh ia harus berbuat apa.
Hari ini tepat 1 tahun pernikahan mereka gadis tak kunjung hamil mengundang poleming baru di dalam rumah tangga nya. Riki slalu menuntut gadis untuk segera hamil begitu juga omah mami dan anggota keluarga lainnya.
bahkan omah sering menuduh gadis kalau gadis itu mandul tapi ia tetap tenang dan tidak terlalu merespon perkataan omah ia percaya keajaiban tuhan itu ada.
sikap dan perlakuan Riki yang semakin menjauhi istrinya membuat gadis sudah nyaman kemana mana sendirian dan tidak bergantung lagi pada suaminya
"mau kemana kamu nak?"
ucap mami yang melihat gadis berpakaian rapi
"gadis mau ke pasar mi mau belanja sayur"
"belanja sayur ? kan ada mbak sama bibi itu tugas mereka kamu diem dirumah biar mereka yang ke pasar "
"gak papa kok mi sekalian gadis mau beli sesuatu "
__ADS_1
"oh kalau gitu di antar supir ya?"
"gak usah mi gadis udah pesan taksi online"
"ya udah deh kalau begitu hati hati ya nak "
"iya mami gadis pamit ya mami"
"iya sayang"
setelah gadis pergi ke pasar tidak berapa lama Riki pun turun dari kamar kebetulan hari ini cuti kantor Riki bangun kesiangan dari biasanya.
"udah bangun kamu? ucap mami yang berdiri di dekat tangga
"eh ada mami udah mi hari ini libur jadi Riki bangun nya kesiangan hehehe "
"kemana istri kamu?"
"gadis maksud mami masih di kamar mi beres beres kamar "
"o ya tadi yang pamitan ke pasar siapa ya ? apa kembaran nya ?"
__ADS_1
"kepasar ?"
"kenapa kamu kaget kan, iya kepasar kesndirian kamu malah asyik ngorok di kamar "
"maaf mi tapi gadis gak ada izin sama Riki"
"dia udah izin kamu nya aja yang enak tidur sampe gak sadar gadis pergi, kalian baik baik saja kan ?"
"hhmmm... baik kok ma"
"kenapa mami lihat kalian gak pernah jalan berdua lagi"
"Riki gak ada waktu mi schedule di kantor padat baget mi"
"gak usah banyak alesan mami udah tau semua nya jangan ngeless trus terusan "
"mami tau apa mi"
"jangan macem macem kamu "
Dengan mata tajam mami mengancam Riki untuk tidak macam macam dan berbuat konyol sejauh ini mami sudah selidiki kasus perselingkuhan anaknya tapi ia masih merahasiakan nya dari siapa siapa.
__ADS_1